
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Sera pulang dengan gigi ompong nya, dan hal itu benar-benar membuat Joy senang karena sekarang putrinya akan jera makan makanan manis.
Mom Arr dan Dad Lian pulang, mereka juga minta maaf karena terlalu memanjakan Sera hingga Sera tidak bisa sakit gigi.
Joy tidak menyalahkan mertuanya atas insiden ini, terkadang dia juga suka begitu karena sangat menyayangi putri nya, dan lagi pula Sera juga terkadang sangat susah di beri tahu untuk gosok gigi.
"Makan coklat lagi aja terus, biar rontok semua gigi nya" kata Joy dengan wajah gemas nya.
"Mommy hiks, nggak mau coklat" Sera memeluk paha Joy.
"Mau coklat banyak kan? Mommy belikan satu kamar mau?" Joy sangat kesal.
"Mommy cantik, Love Mommy" kata Sera masih memeluk paha Mommy nya.
Dan jika sudah seperti itu Joy tidak bisa marah lagi, kemarahan nya luntur saat melihat pipi gembul putrinya yang berderai air mata.
Joy membawa tubuh Sera ke gendongan nya, dan setelah itu dia menciumi pipi gembul putrinya.
"Sudah jangan mennagis lagi kau semakin lucu dengan gigi ompong ini sayang" kata Joy sambil mengusap lembut kepala putrinya.
"Mommy__" perlahan Sera pun tenang di pelukan Mommy nya sampai akhirnya dia pun tertidur.
Joy tersenyum saat melihat Sera tidur, dia mencium pipi Putri nya dan setelah itu dia membawa putri nya ke kamar sang putri.
Dengan gerakan pelan Joy menidurkan putri nya, Sera langsung terusik tidur nya dan mulai mengeluarkan suara Isak nya lagi.
"Mommy, mau bersama Mommy" Isak Sera sambil menangis.
"Cup.. cup.. sayang, Mommy bersamamu" ucap Joy sambil merebahkan tubuhnya di samping sang putri.
Joy menyampingkan tubuh nya menghadap putri nya, dan setelah itu tangan nya terulur untuk mengusap punggung sang putri.
__ADS_1
Sera akhir nya kembali terlelap dalam tidurnya, usapan di punggungnya itu benar-benar membuat dirinya nyaman hingga Sera pun masuk ke dalam mimpi indah nya.
Nino dan Vicky baru pulang mereka mencari keberadaan Mommy dan sang adik cantik nya, tapi setelah menemukan keberadaan Mommy dan adik nya Nino dan Vicky pun tidak berani membangunkan Mommy nya.
Keduanya memilih ke kamar mereka masing-masing, tidak ingin membangunkan Mommy nya karena saat masuk keduanya melihat Sera yang memeluk Mommy nya dengan erat.
Malam hari nya Willy datang, dan tidak menemukan siapa-siapa di ruang bersantai membuat dirinya langsung ke kamar nya.
"Honey" panggil Willy.
"Honey, aku pulang" teriak Willy lagi.
Dan sekali lagi tak menemukan sang istri, karena lelah akhirnya Willy memilih mandi dan berendam di bathub.
Menjelang makan malam Willy baru keluar kamar nya, dan saat turun Willy melihat Nino dan Vicky saja di ruang tamu yang membuat nya mengerutkan keningnya aneh.
"Mommy dan Sera kemana?" tanya Willy pada kedua putra nya.
"Mommy tidur di kamar bersama Sera, Dad" balas Vicky.
"Selama itu? apa Mommy tidak bangun?" tanya Willy lagi.
Tapi baru sampai di depan pintu Willy malah melihat pintu kamar yang di kunci dari dalam, membuat Willy langsung meminta bibi pembantu untuk mengambilkan kunci cadangan.
Ceklek..
Willy mendekati ranjang, dia mencium pipi putrinya dan hal itu membuat Joy terbangun dari tidurnya.
"Mas, sudah pulang?" Joy bangun.
"Hem, kau sakit?" tanya Willy mengusap lembut wajah istrinya.
Joy menggelengkan kepalanya sebagai jawaban, sedangkan Sera masih malu dan dia hanya diam karena tidak mau memperlihatkan gigi ompong nya pada Daddy dan kakak-kakak nya.
Cup..
__ADS_1
"Anak-anak sudah menunggu untuk makan malam, ayo" ucap Willy mengusap pipi sang istri.
Joy mengangguk lagi, dia pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajah nya dulu karena jujur saja dia benar-benar sangat mengantuk.
Willy menatap putrinya bingung, tangan nya terulur untuk mengusap pipi sang putri.
"Girls, ada apa?" tanya Willy.
"No Dad" cicit Sera pelan.
"Kau ingin sesuatu?" tanya Willy.
"No Dad" kembali menjawab dengan menundukkan kepalanya.
Joy keluar, dan dia seolah paham dengan wajah bingung suaminya Joy pun tersenyum.
"Sera ompong, mungkin dia malu memperlihatkan gigi ompong nya" kata Joy.
What?
Willy melihat wajah sang putri lama, Sera mencebikan bibir nya sebal menatap Mommy nya.
"Ini gara-gara coklat Dad, his coklat membuat gigi ku sakit dan ompong" Sera malah menyalakan gigi ompong nya pada coklat.
"Oh god girls, kau terlihat sangat lucu dan imut" kata Willy sambil mencium gemas pipi putrinya.
"Really?" tanya Sera lagi dengan mata berbinar nya.
"Hem, kau putri Daddy tercantik" balas Willy lagi.
"I love DADDY" Sera tersenyum dan langsung memeluk Daddy nya.
🌹
Oh iya, yang belum Mampir ke cerita Daffin anak nya Aunty Tara dan Om Darrel yuk capcuss ke judul ^^My Virginity^^
__ADS_1
Sedikit pemberitahuan kisah nya itu menceritakan dunia luar negri jadi maafin kalau agak bebas😁
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏