Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Kondisi Ayuna


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Ayuni terbangun saat mendengar suara alarm di ponsel nya, dia memang tidak bangun tepat waktu tapi Ayuni selalu menunaikan ibadah shalat nya meski selalu terlewatkan.


Ya senakal-nakal nya Ayuni dia tidak pernah meninggalkan yang lima waktu, hanya saja Ayuni tidak serajin kakak nya yang sangat perfect.


"Kak Yuna gimana sih katanya ngajak berjamaah tapi nggak bangunin" ucap Ayuni sambil mematikan ponselnya agar alrm nya berhenti.


Ayuni melihat ke nakas, jam sudah menunjukan pukul 5 lebih dan hal itu membuat Ayuni langsung bergegas ke kamar mandi.


Ceklek..


"Kak Yuna!" teriak Ayuni kencang.


Aaaaa !


Ayuni bertambah terkejut melihat wajah pucat kakak nya.


"Kak bangun" ucap Ayuni sambil menggerakkan tangan Ayuna.


Dan Ayuna tidak bereaksi apa-apa, hal itu membuat Ayuni semakin takut air mata nya sudah berderai jatuh mengenai pipi nya.


Ayuni tidak bisa berpikir lagi, dia menangis sampai akhirnya terdengar suara bunda nya, Ayuni langsung berteriak memanggil Bunda nya.


"Bunda! hikss bunda" teriak Ayuni.


Lama Ayuni menunggu sampai akhirnya terdengar suara Bunda nya.


"Yuni ada ap__" ucap nyonya Anasya terhenti.

__ADS_1


Nyonya Anasya menggeleng kepalanya, lalu tanpa bicara apa-apa dia keluar dan memanggil bibi pembantu.


"Yuni bantu Bunda bawa Yuna, jangan bilang Ayah Bunda takut Ayah akan syok dan kondisi nya kembali drop lagi" jelas Nyonya Anasya.


Ayuni mengangguk, dia membantu Bunda nya membopong Ayuna ke kamar, dan setelah di kamar bibi pembantu pun datang, Ayuna wanita Muslim yang menjaga aurat nya dari laki-laki dan maka dari itu yang menggendong Ayuna pun hanya perempuan.


Nyonya Anasya pergi ke rumah sakit sendiri, Ayuni masih syok dan dirinya masih belum bisa menerima kenyataan kakak yang dia sayangi kondisi nya sedang drop.


"Halo kak"


"Ada apa? pagi-pagi nelpon" tanya Radit.


"Ke rumah sakit sekarang kak, kak Yuna pingsan di kamar mandi dan sekarang kondisinya hiks.." Ayuni tidak bisa melanjutkan ucapan nya lagi.


"Rumah sakit yang mana?" tanya Radit suara nya terdengar cemas.


"Rumah sakit X, cepat kak temani bunda ya. aku akan mencoba bicara pada ayah agar ayah tidak drop" jelas Ayuni lagi.


Tut..


Di tempat lain Joy yang baru selesai mandi mendengar suara ponsel nya, dia langsung mengangkat nya.


"Halo, bunda?"


"Assalamualaikum kak, ini bunda."


Joy kikuk, dia lupa kalau keluarga nya sangat beragama.


"Walaikumsalam, ada apa bunda?"


"Kak, tolong temani Bunda, Ayuna jatuh di kamar mandi, Kakak bisa kesini?"

__ADS_1


"Apa? Bunda di rumah sakit mana?"


Joy memegang dadanya yang terasa sesak, mendengar kabar Ayuna sakit tentu dirinya merasa sedih dan syok.


"Rumah sakit X, kakak ke sini bersama Willy ya. minta ijin dulu"


"iya bunda"


"Assalamualaikum kak"


"Walaikumsalam bunda"


Tut..


Panggilan terputus, Joy langsung bergegas memakai pakaian nya.


dia menatap ke arah kamar mandi di mana suaminya sedang mandi.


Joy bingung apa harus pamitan atau bagaimana, dia merasa jika menunggu suaminya itu akan membutuhkan waktu yang lama dan Joy sangat khawatir saat ini.


"Sayang apa masih lama?" tanya Joy sedikit berteriak.


"Aku baru selesai poop, belum mandi" teriak Willy di kamar mandi.


Joy menghela nafasnya panjang, sudah dia duga suaminya pasti akan sangat lama di kamar mandi.


"Sayang aku pergi karena kamu masih poop di kamar mandi, aku akan pergi ke rumah sakit X karena adik ku jatuh di kamar mandi, maaf pamitan lewat voice note, aku mencintaimu sangat mencintai mu"


Joy mengirimkan Voice note itu ke nomer suaminya, dan setelah itu Joy langsung pergi menuju rumah sakit dengan di antar supir.


Ya Tuhan sembuhkan Yuna, dia gadis Sholehah yang sangat taat akan semua larangan dan perintah mu. batin Joy.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2