Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Malam-malam.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Malam nya Joy dan Willy setelah makan malam nya keduanya memilih langsung ke kamar, Joy nampak sedang membaca buku dan Willy dia sedang mengecek email yang baru di kirimkan Yuda.


Sesekali keduanya melirik dan bertatapan, tapi keduanya kembali fokus dengan kesibukan masing-masing lagi.


Tak lama kemudian Willy naik dan langsung mengganggu Joy. dia mencium bibir Joy hingga membuat Joy melirik ke arah nya.



"Ada apa?" tanya Joy.


"Aku ingin mencium mu apa salah?" Willy kembali menyesap pelan bibir Joy.


"Tidak salah tapi kamu terlalu buru-buru tanpa basa-basi" sahut Joy.


Willy memicingkan mata nya, lalu mencium Joy lagi dan ciuman itu cukup lama keduanya lakukan.


"Apa tidak bosan?" tanya Joy lagi.


"Apa aku harus mengatakan bosan sedangkan kita bahkan baru melakukan nya kurang dari dua bulan?" Willy menjawab dengan tangan yang sudah tidak bisa di kondisikan.


Joy melihat mata penuh gairah suaminya, tangan besar itu kini sudah masuk ke baju nya dan meraba-raba sesuka nya.


"Ini sudah seminggu, huh.. apa kau tidak merindukan ku?" Willy mencium leher Joy.


"Tidak" sahut Joy cepat.


Hah?


"Kenapa?" tanya Willy dengan wajah kaget nya karena dia benar-benar merindukan tubuh Joy.


"Bukan kah kita selalu tidur bersama di rumah sakit? kamu juga selalu mencium ku dan menyempatkan diri untuk menemani ku sebelum dan sepulang bekerja kan?" jelas Joy dengan senyuman nya.

__ADS_1


Huh..


Willy benar-benar gemas, bukan itu yang Willy maksud dia merindukan tubuh Joy! ingin memakan nya.


Tapi dalam pikiran Joy dia berpikir jika rindu itu sebatas rasa saat seseorang lama tidak bertemu dengan orang yang di sayangi, sungguh polos.


Tanpa banyak basa-basi Willy memilih menutup buku yang di baca Joy, lalu dia merebahkan tubuh Joy hingga istrinya terlihat pasrah di tempat tidur.


"Kau tau seminggu ini dia tersiksa?" Willy mulai membuka pakaian Joy dan pakaian nya.


Joy diam saat di perlakukan seperti itu, Willy selalu punya cara untuk membuat dia menjadi mati kutu tanpa berani menolak apapun yang di lakukan si bule.


"Dia bangun lebih cepat" Joy mengintip ke bawah sana.


Willy tertawa kecil mendengar ucapan Joy.


"Kau tau kenapa?" tanya Willy.


"Apa karena dia tidak masuk gua selama satu Minggu?" jawab Joy dengan menaikan sebelah alisnya ke atas.


"Ya, dia tidak mendapatkan apa yang menjadi kebutuhan nya dan sekarang dia akan mendapatkan nya, khusu malam ini kau di atas" bisik Willy sambil mengigit pelan cuping Joy.


Di atas?


Joy berpikir keras dengan ungkapan suaminya tadi, apa yang di atas? apa jangan-jangan Joy yang memimpin?.


Belum sempat Joy menjawab Willy sudah membalikan posisinya, Willy memiliki tubuh yang atletis, di bisa menahan tubuh Joy yang 64 kg itu.


"Apa berat" Joy panik karena melihat Willy mulai memejamkan matanya.


Di dalam pikiran nya Willy mungkin sesak nafas dan pingsan karena tidak tahan dengan berat tubuh nya.


"Jangan lambat, percepat" kata Willy.


Joy bingung, dia melakukan nya dengan pelan-pelan karena takut tubuhnya yang besar akan membuat Willy sakit.

__ADS_1


"Seperti ini" tanya Joy.


"No! terlalu pelan" teriak Willy.


"Seperti ini?" Joy menambah ritme nya agar tidak terlalu pelan.


Shiittt !


Willy bangkit dan kini dia sudah berada di atas, Joy sedikit kaget dengan keganasan suaminya di ranjang apalagi kini Willy memainkan nya dengan sangat cepat.


Huh..


Joy membusungkan dada nya saat dia akan mencapai puncak kenikmatan nya, tapi belum sampai dia merasakan nya Willy sudah kembali mempercepat ritme nya lagi.


"Uh, aku__" Joy di bungkam kembali dengan ciuman.


Joy memeluk Willy keduanya berpelukan dengan permainan yang masih berlanjut.


"Seperti ini" kata Willy di sela permainan nya.


Jot tidak bisa menjawab karena dia benar-benar tidak bisa mengeluarkan suaranya yang jelas, desahaaann lebih dulu menguasai bibir nya.


Hingga akhirnya keduanya sama-sama mendapatkan puncak nya bersama, Willy yang melihat Joy kelelahan langsung melepaskan penyatuan nya dan menggulingkan diri nya di samping Joy.


"Lain kali kamu harus lebih panas, aku ingin kau liar" kata Willy sambil mencium tangan Joy berulang kali.


Hmm


Joy hanya mendeuhem karena dia benar-benar lelah, permainan suaminya untuk kali ini benar-benar tidak bisa Joy spelekan, Willy bule terhot di mata Joy.


Malam semakin larut, karena kelelahan keduanya pun tidur dengan saling berpelukan.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2