Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Perasaan.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Aku tidak bisa berhenti menangis" Sera semakin menangis.


"Kakak akan mengambilkan minum" Nino ingin melepaskan Sera tapi Sera menahan nya.


Jujur saja posisi ini cukup membuat jiwa kelakian nya bangun, tapi Nino bisa menahan nya karena dia masih menganggap Sera sebagai adik nya.


"Jangan di lepas, aku suka posisi ini aku merindukan kakak" Sera memeluk Nino.


Wajah Sera bersembunyi di balik dada Nino, Sera menangis di dada Nino hingga membuat kemeja Nino basah.


Boleh kah ia egois?


Kakak juga merindukan mu. batin Nino.


"Sera duduklah yang benar" kata Nino sambil mengusap punggung adik nya.


Perlahan Sera mulai bisa menahan diri nya, Sera duduk dan Nino berdiri dia mengambilkan minum untuk Sera.


"Minumlah" lanjut Nino sambil memberikan segelas air putih.


Sera menerima nya dia meminum nya sedikit, dan setelah itu Sera langsung menyimpan gelas nya di meja.


Huh..


Sera menghembuskan nafas nya panjang, rasa sesak di dada nya perlahan hilang, meski sebenarnya rasa ingin menangis nya masih ada.


Canggung dengan keadaan itu Nino memilih duduk di sofa, Sera melihat itu dia mengambil ponselnya di tas nya dan setalah itu memainkan nya agar canggung nya hilang.


Sera tidak tau kenapa dia bisa sampai seperti ini, Sera merasakan perasaan kesal dan rinduu di saat yang bersamaan, dan itu hanya untuk kakak nya.

__ADS_1


"Aku akan pulang" Sera tiba-tiba berdiri.


"Apa kata Mommy Daddy kalau tau putri nya bolos?" Nino membuka suaranya.


"Aku akan mengatakan kebenarannya, aku akan jujur jika aku kesini untuk menemui kakak" sahut Sera santai.


"Sera, jangan menyukai kakak" kata Nino, tapi matanya menunduk.


Sera mendengar ucapan kakak nya menggigit bibir bawahnya pelan, apa ini adalah penolakan?.


"Katakan sambil menatap ku" ucap Sera sambil menatap sosok yang masih menunduk itu.


Nino mengangkat wajahnya, dan dia melihat Sera yang juga sedang menatap nya dengan wajah sendu.


"Apa salah jika kita saling mencintai?" tanya Sera. "Kita bukan adik kakak aku bisa menyukai mu bukan, menyukai lebih dari perasaan adik pada kakak nya" lanjut Sera semakin berani.


"Ini bukan perihal itu Sera, aku kakak mu tidak mungkin untuk ku bisa membalas rasa mu meski aku juga memiliki perasaan yang sama" balas Nino dengan wajah serius nya.


"Aku tidak pantas untuk mu, aku hanya anak angkat dan seharusnya aku tidak melangkah terlalu jauh seperti ini karena kamu terlalu sempurna untuk ku" balas Nino dengan air mata yang perlahan jatuh ke pipi nya.


"No, jangan menangis" Sera mengusap air mata yang ada di pipi kakak nya.


Sedangkan di tempat lain nampak sepasang suami istri yang sedang duduk sambil melihat layar laptop.


Sebelum nya keduanya menyimpan Cctv sembunyi-sembunyi karena Joy sudah menyangka jika hal ini akan terjadi, keduanya tidak ingin Sera dan Nino melakukan hal aneh sehingga Joy dan Willy memasang Cctv di ruangan Nino.


"Sosweet banget ya sayang" bisik Joy yang sedang melihat rekaman Cctv. "Nino benar-benar pria yang sangat lembut" lanjut Joy terharu melihat putra nya yang sedang berbicara dengan putrinya.


"Kita nikahkan saja mereka, Nino sudah bekerja keras untuk menahan perasaan nya" timpal Willy.


Joy mengangguk kecil, dia juga merasa setuju dengan usul suaminya, Joy menjadi saksi kegalauan putra nya tanpa Sera.


"Telpon mereka" titah Joy.

__ADS_1


Willy melakukan nya, dia menelpon Nino.


Kembali ke kantor Nino dan Sera yang sedang saling mendiamkan tiba-tiba mendengar suara dering telepon.


"Siapa?" tanya Sera.


"Daddy" balas Nino.


"Speeker" titah Sera, dan Nino melakukan nya.


"Halo Dad"


"Daddy Mommy sudah tau semuanya, pulang lah kalian bisa membicarakan tanggal pernikahan kalian" bukan Willy melainkan Joy yang bersuara.


"Dad? Mom kalian mengintip?" tanya Sera kaget, matanya melihat ke sana kemari.


"Tidak mengintip, kami tau perasaan kalian yang saling mencintai sayang" balas Joy lagi.


"Mommy" Sera semakin kaget.


"Pulang lah sayang-sayang nya Mommy, kita bicarakan di rumah Mommy dan Daddy menunggu kepulangan kalian"


Tut !


Panggilan terputus, Sera melirik Nino yang kini juga sedang menatap nya, keduanya terdiam dengan pikiran nya masing-masing.


"Apa Mommy punya feeling?" tanya Sera.


"Entahlah, tapi mungkin saja" sahut Nino yang juga bingung dari mana Mommy nya tahu jika Sera dan Nino sedang bersama.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2