Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Di kampus #1


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Pagi nya Joy terbangun dan dia tidak melihat Willy di samping nya, mata Joy melihat ke arah jam di nakas dan seketika Joy membulatkan matanya sempurna melihat jam yang sudah menunjukan pukul 8 siang.


"Astaga aku kesiangan" Joy langsung turun dari ranjang dan sedikit berlari ke kamar mandi.


Dia mencuci muka dan gosok gigi dengan cepat, dan setelah itu Joy langsung keluar dari kamar dengan langkah terburu-buru.


"Mbak tuan mana?" tanya Joy.


"Sudah berangkat, non" sahut pelayan.


"Kapan?" tanya Joy lagi.


"Satu jam yang lalu non, apa tuan melupakan sesuatu?" tanya pelayan.


Joy tidak menjawab dia memilih berjalan menaiki tangga dengan wajah kecewa nya.


Dia melupakan ucapan selamat pagi nya untuk ku. batin Joy.


"Nona" panggil pelayan.


"Ya?" Joy berbalik.


"Tuan menitipkan surat ini" ucap pelayan yang membuat Joy kembali menuruni tangga.


Joy menerima surat itu, lalu mengucapkan terimakasih pada pelayan nya.


Pagi istriku. kamu bangun telat pagi ini apa karena permainan kita semalam?, aku membuatkan nasi goreng spesial khusus untuk mu jangan lupa makan ya.


Pipi Joy memerah membaca surat dari suaminya, rasanya ingin menjerit karena suaminya benar-benar perhatian.

__ADS_1


Joy melangkah dengan cepat ke arah meja makan, dan benar saja Joy melihat nasi goreng bentuk love yang ada di piring.


"Dia benar-benar manis, nanti sore aku juga akan memasakkan makanan yang istimewa untuk suami ku" gumam Joy sambil tersenyum.


Sebelum makan Joy memotret dulu nasi goreng nya.



"Siang suami ku. Makasih nasi goreng spesial nya aku makan ya" isi pesan yang Joy kirimkan.


Joy tersenyum karena dia benar-benar sudah di buat tergila-gila pada suami bule nya itu.


"Duh kasihan padahal bagus tapi harus aku makan deh" Joy merasa ragu memakan nasi goreng nya yang menurutnya terlalu sayang untuk di makan.


Kriukkk !


Alarm perut Joy sudah berteriak, Joy tidak tahan lagi karena perut nya sudah meminta di isi pada akhirnya Joy pun makan nasi gorengnya dengan wajah penuh cinta nya.


Setelah beres sarapan Joy olahraga di temani pelayan, seperti biasa Joy menghabiskan waktu dua jam nya untuk membuat tubuh nya keringatan.


"Pak pulang aja ya, nanti saya telpon kalau udah selesai" kata Joy.


"Baik nona" sahut supir.


Joy berjalan ke arah kampus dengan wajah percaya dirinya, beberapa orang melihat ke arah nya. ya Joy memang tidak kenal dengan mereka pun sebaliknya karena mereka beda jadwal.


"Hy cantik, siapa nama mu" sapa seorang pria tampan.


Joy melirik pria tampan itu, mata keduanya saling bertatapan untuk beberapa detik sampai akhirnya Joy merasa ini salah dan dia menunduk.


"Apa kalian mengenal tuan Banu?" tanya Joy sedikit gugup.


Pria yang tadi bertatapan dengan Joy itu mengangguk dengan cepat, dia memberikan tanda pada teman-teman untuk menjauh karena dia melihat Joy yang pemalu.

__ADS_1


"Aku mengenal nya, dia dosen tergalak di sini" ucap pria itu.


Joy mengangguk, dia juga tau kalau dosen atau dekan nya itu memang sangat galak, lebih tepat nya tegas.


"Ayo aku tunjukan jalan nya, dia sedang mengajar di kelas ku" lanjut pria itu lagi.


Joy dan pria itu berjalan bersamaan, entah kenapa Joy merasa nyaman hingga dia tidak berpikir jika pria itu mungkin saja hanya ingin mengenalnya lebih dekat lagi.


"Kamu anak baru?" tanya pria itu.


"Hem, enggak aku anak beasiswa" jelas Joy.


"Hah? kok kita nggak pernah ketemu, aku di sini sudah hampir 6 tahun" pria itu melihat Joy dengan wajah bingung nya.


"Kebetulan aku bagian siang, jadi kita tidak akan bertemu karena jadwal kita berbeda" sahut Joy lagi.


Pria itu mangut-mangut mendengar penjelasan Joy, tak lama kemudian mereka sampai Joy melihat pak Banu yang masih mengajar sehingga dia memilih menunggu.


Pria itu mengajak Joy duduk di kursi panjang, dan Joy tidak masalah dengan itu dia memilih duduk dan melihat sekeliling kampus yang ramai tidak seperti jadwal nya yang sepi.


"Kita belum kenalan, siapa nama mu?" pria itu mengulurkan tangan nya untuk berkenalan.



"Aku Joy" sahut Joy menjabat tangan pria itu.


"Nama yang unik tapi bagus dengan wajah cantik mu. oh iya nama ku Radit" balas pria itu.


Joy melepaskan tangan nya, dan setelah itu dia kembali melihat sekeliling nya.


Pria bernama Radit itu terus melihat gerak gerik Joy yang terlihat lucu, apalagi pipi chubby Joy membuat dia ingin mencubit gemas pipi Joy.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2