Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Bentol Sera.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Pagi-pagi sekali semua orang harus terbangun karena jeritan Sera, bagaimana tidak Sera menangis menjerit-jerit karena tubuh nya banyak bentol-bentol merah.


"Astaga! sayang lihat banyak semut" Joy menatap tidak percaya ke arah ranjang putri nya.


"Kenapa banyak semut seperti ini?" tanya Willy bingung.


Joy menjawab tentunya dia tahu apa penyebab banyak semut di ranjang putrinya, apalagi kalau bukan karena makanan.


Dan benar saja saat Joy menyibakkan selimutnya dia melihat potongan coklat yang di kerumuni semut-semut merah.


"Lihat, sudah aku duga dia menyembunyikan coklat" Joy menggelengkan kepalanya.


Willy sontak kaget, apalagi kini tatapan tajam istrinya mengarah padanya, seolah mengatakan jika dia adalah penyebab dari kejadian ini.


"Kamu pasti yang kasih Sera coklat kan?" tuduh Joy sambil membuang coklat itu ke tong sampah.


"Sudah satu Minggu yang lalu, dan itu hanya beberapa" jelas Willy.


Mana tahan dia melihat gadis gembul nya menangis, Willy hanya ingin putrinya senang dan coklat membuat mood Sera jauh lebih baik.


Huh..


Joy menghembuskan nafas nya kasar, dia pun akhirnya meminta bibi pembantu untuk membersihkan kamar Sera yang penuh dengan semut.


Sedangkan Sera kini masih menangis, Joy menggendong Sera tapi putrinya malah menangis semakin kencang, membuat Joy dan Willy terus mencoba menenangkan putri nya.

__ADS_1


"Mommy punya cookies tapi harus berhenti menangis?" Joy menawari makanan.


"No, sakittt hiks!" Sera malah semakin kencang menangis.


"Daddy akan membelikan banyak boneka, tapi jangan menangis lagi oke" Willy ikut mengimingi mainan yang dia percaya bisa menghentikan tangis putrinya.


Joy dan Willy berusaha menenangkan putri nya tapi Sera tidak mau diam hingga akhirnya Sera tertidur kembali di pelukan Nino, dan itupun karena Sera kelelahan menangis.


"Sayang coba angkat, tidurkan di kamar kita saja" titah Joy.


"Hem" Willy berniat mengambil alih Sera dari pangkuan Nino, tapi di tahan oleh Nino.


"Tidak apa Dad, biar aku saja" kata Nino.


Willy mengangguk, dan Nino langsung pergi ke kamar Mommy Daddy nya, sedangkan Willy memilih menelpon dokter karena tidak mau putrinya kenapa-kenapa.


"Sayang kau marah?" tanya Willy.


"Tidak apa, Sera masih kecil sayang" balas Willy. "Gendut itu lucu untuk gadis kecil seperti Sera" lanjut Willy lagi.


Joy mendengar itu menggelengkan kepalanya, pengalaman nya menjadi gendut sejak kecil membuat Joy tau rasanya menjadi Gendut, dan dia tidak mau masa lalu nya itu hadir untuk putrinya.


Bukan senang menjadi gendut terkadang orang memiliki pendapat lain untuk orang gendut, Joy tidak mau Sera mendapatkan bully-an dari teman-teman nya karena memiliki kelebihan lemak, dia ingin putrinya jauh dari hal apapun yang akan membuat putrinya sedih.


"Sayang"


"Kamu tidak tau rasanya di cemooh karena kelebihan lemak"


"No aku tau, dulu aku melakukan nya"

__ADS_1


Willy seketika teringat akan masa kecilnya, dia selalu mengatai Syakira gendut karena selalu menempel pada nya.


"Maaf" kata Willy lagi, dia mengakui kesalahan nya karena tidak bisa memahami perasaan takut istrinya.


"Apa menurut mu Sera menyukai Nino?" tanya Joy akhirnya memilih mengalihkan topik pembicaraan.


Willy terdiam, dia melihat Sera yang sama perais dengan gadis di masa lalu nya yang terlalu menempel pada nya, dan sekarang semua itu terjadi pada Sera yang selalu nyaman di dekat Nino.


"Apa itu masalah besar?" tanya balik Willy.


"Entahlah, aku hanya merasa putri kita terlalu mengidolakan kakak nya, apa itu baik untuk putri kita?" Joy terlihat bingung.


"Tentu saja itu baik, Nino adalah kakak nya dan dia akan menjadi idola juga pelindung adik-adik nya" jelas Willy.


Joy terdiam, dia tidak merasa begitu yang di lihat Sera sangat terobsesi pada Nino, dan semua itu terlihat dari Sera yang selalu luluh jika sudah di bujuk oleh Nino.


Meski pada akhirnya Sera menyukai Nino sekalipun Joy tidak merasa keberatan untuk hal itu, Nino anak yang baik dan Joy akan sangat senang jika Sera mendapatkan pasangan yang perhatian dan lembut seperti Nino.


"Kau memikirkan sesuatu?" tanya Willy..


"Ya, aku berpikir jika Nino adalah pasangan yang cocok untuk Sera nanti" balas Joy dengan wajah santai nya.


"Sayang mereka adik kakak, jangan mengharapkan lebih dari itu" kata Willy mengingatkan.


"Hem aku tau" sahut Joy lagi, dia memilih menyudahi obrolan nya karena menurut Joy jika di teruskan akan semakin panjang.


Dokter datang dan memeriksa Sera, dokter mengatakan jika bentol itu akan hilang dalam beberapa jam setelah minum obat, Willy dan Joy merasa lega karena putrinya sehat.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2