Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Malam membuka kado #2


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Setelah selesai berpakaian Sera dan Nino pun langsung duduk di atas karpet bulu-bulu, di depan keduanya terlihat segunung kado-kado yang kecil ataupun besar.


"Yang mana dulu ya" gumam Sera.


"Random saja" usul Nino.


Sera melirik suaminya, lalu mengangguk kecil.


"Jangan lupa baca nama-nama nya, aku mau ngucapin Terimakasih buat yang ngasih" kata Sera mengingatkan.


Nino hanya mengangguk kecil, lalu keduanya mulai membuka satu persatu dari kado di depan nya itu.


"Wuah, dress cantik" Sera tersenyum melihat kado pertama yang dia buka adalah dress cantik.


Dress cantik itu tidak memiliki pengirim nya yang membuat Sera hanya bisa mengucapkan terimakasih dalam hatinya.


Nino juga membuka kado di tangan nya dan dia terdiam melihat isi kado yang dia buka.


"Apa itu?" tanya Sera.


"Bukan apa-apa" sahut Nino sambil menyembunyikan isi kado itu.


"Masa sih, coba lihat" Sera semakin penasaran.


Nino menggelengkan kepalanya, tapi Sera kekeh hingga akhirnya drama tarik-menarik pun terjadi.


"Apa ini?" Sera yang melihat isi kado itu merasa bingung.


Nino mengambil nya dan langsung membuang nya ke tong sampah, Sera mengerutkan keningnya aneh karena kado itu di buang oleh Nino.

__ADS_1


"Mubazir tau, kok di buang sih" Sera menatap suaminya dengan pandangan aneh nya.


"Key salah kirim, seperti nya dia agak gila" sahut Nino terlihat kesal.


Bagaimana tidak kesal, Key memberikan kado yang sangat mengesalkan, terang-terangan pria itu mengirimkan kado berupa kondominium.


"Oh jadi itu dari Key?" tanya Sera lagi.


Dan Nino hanya mengangguk kecil, Sera tidak berkomentar apapun karena dia juga tidak tertarik dengan kado itu, hanya bungkusan kecil yang bahkan Sera tidak tau guna nya untuk apa.


Keduanya kembali membuka satu persatu kado nya, hingga akhirnya Sera melihat kado dari Azhela yang berisi sebuah lingerie seksi.


"Kak Zhee memang mesum, lihat kak dia memberikan baju seksi, jika boleh memilih aku lebih baik telanjang dari pada memakai ini karena sensasi nya sama saja, iya kan?" Sera melirik Nino.


Nino hanya mengangguk lagi dan keduanya kembali sibuk membuka kado nya lagi.


"Dari Aunty Ayuni dan Uncle Devan" Sera tersenyum senang saat melihat kado besar dari adik Mommy nya.


"Beberapa dress cantik keluaran terbaru dari butik Aunty Ayuni, dan ada juga beberapa Koko keren untuk kakak" sahut Sera sambil tersenyum.


"Kita akan mengucapkan terimakasih pada Aunty dan Uncle nanti" kata Nino.


"Hem, kakak benar" balas Sera lagi.


Satu jam berlalu..


Sera dan Nino masih belum kunjung selesai membuka kado nya, banyak kado yang sudah keduanya buka dan hampir semua isinya barang-barang branded.


Lama kelamaan Sera menjadi malas dan mengantuk, sesekali Sera menguap karena kantuk mulai menyerang nya.


"Ngantuk?" tanya Nino.


"Iya, tapi mau makan" sahut Sera.

__ADS_1


"Jadi mau makan atau tidur?" tanya Nino lagi.


"Makan sambil tidur, ehk makan aja" balas Sera sambil menguap.


Nino bangkit dari duduknya, dia meninggalkan kamar dan keluar untuk mencari makanan agar istrinya tidak kelaparan.


Karena tidak memiliki makanan Nino pun mulai memasak makanan yang simpel, Nino memilih memasak capcay di campur sosis dan bakso karena hanya itu yang ada di kulkas nya.


Beberapa menit berlalu..


Nino selesai memasak dia pun langsung membawa makanan dan segelas air putih ke kamar, tapi sesampainya di kamar Nino malah melihat Sera yang sedang tertidur di tumpukan kado.


"Sera" panggil Nino dia mengusap pelan pipi Istri kecilnya dengan lembut.


"Aku ngantuk" sahut Sera masih memejamkan matanya.


Rasa lelah membuat Sera malas untuk bangun, Nino pun akhirnya tidak memaksakan istrinya untuk bangun tapi Nino mengangkat tubuh istrinya dan membaringkan nya di tempat tidur.


Merasakan ranjang yang empuk Sera pun merasa nyaman, dia langsung memeluk guling nya dan melanjutkan kembali tidurnya dan Nino melihat itu.


"Tidurlah, dan terimakasih sudah menjadi istriku" ucap Nino sambil tersenyum.


Cup..


Nino mengecup singkat kening istri kecilnya, setelah itu ia langsung menarik selimut agar Sera tidak kedinginan dalam tidur nya.


Karena tidak mau membuang makanan Nino pun akhirnya memakan nasi dan lauk pauk yang seharusnya untuk Sera, dia tidak mau membuang makanan karena Nino tau betapa sulitnya mencari sesuap nasi.


Dulu dia pernah berada di titik terendah, dan Nino akan menghargai sekecil apapun kenikmatan yang kini dia rasakan, seperti makanan ini yang akan dia makan dengan penuh rasa syukur tentunya.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2