Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Kata tabu


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Willy mengajak Joy menemani nya untuk bertemu rekan bisnis nya, dan saat ini mereka sedang dalam perjalanan.


"Aku gugup" ucap Joy yang terlihat cemas.


Meski dia sudah pernah bertemu dengan orang-orang besar saat di kota A tapi Joy jelas itu berbeda karena sekarang adalah sekarang dan yang lalu adalah yang lalu.


"Kau bersama ku, tidak ada yang perlu di khawatir kan" kata Willy yang masih fokus menyetir.


"Em kamu nggak malu bawa aku yang __" ucap Joy terhenti karena Willy menyela ucapan nya.


"Jangan katakan omong kosong itu lagi, aku tidak berniat mengenalkan mu pada mereka" kata Willy dingin.


Huh..


Joy menghela nafasnya panjang, sikap suaminya memang tidak bisa di tebak, kadang baik kadang perhatian dan kadang juga dingin seperti sekarang ini.


Setelah melewati perjalanan 15 menit akhirnya mobil mereka sampai di tempat yang di janjikan, Joy yang baru turun melihat ke depan di mana restoran bintang lima di depan nya.


Kamu bisa Joy, jangan permalukan suami mu. batin Joy.


Willy baru keluar mendekati Joy, di mengulurkan tangan nya. keduanya berpegangan tangan dan masuk ke dalam restoran.


Willy sudah memesankan ruangan VIP sehingga saat mereka masuk keduanya sudah tidak perlu memilih meja lagi.


Keduanya duduk berhadapan, Joy mengerutkan keningnya bingung apa mereka akan makan dengan saling berjauhan?.


"Em.. bisakah aku duduk di samping mu? aku malu jika mereka__" ucap Joy lagi-lagi terhenti karena Willy menyela ucapan nya.


"Tidak!" singkat padat dan jelas.


"Baiklah" Joy menunduk dan memainkan kancing jas nya.

__ADS_1


Pelayan datang, Joy di suruh memesan apapun yang dia mau, tapi karena ini makan siang bersama rekan bisnis nya Joy memilih memesan satu makanan saja.


Dia harus menjaga nama baik suaminya, Joy tidak mau karena cara dia makan akan mempengaruhi pertemuan ini, Joy tidak mau suaminya menjadi terkena imbas nya karena dirinya.


Willy sedari tadi melihat ke arah Joy yang terlihat gugup dan cemas itu, sungguh jika saja bisa membawa istrinya ke kolong meja Willy mungkin akan melakukan nya di sini dan detik ini juga.


Tapi huh.. dia tidak akan bisa melakukan nya karena istrinya sedang datang bulan, dan ya Willy sudah puasa selama tiga hari ini dan jujur saja dia merindukan aktivitas favorit nya.


Beberapa menit berlalu..


Pelayan datang mengantarkan makanan.


"Makanlah" kata Willy.


"Em, bagaimana dengan rekan bisnis mu?" tanya Joy.


"Jangan banyak tanya, cepat makan" suara Willy terdengar cukup keras.


Pada akhirnya Joy memilih makan, sesekali Willy menatap Joy dan dia semakin gemas melihat Joy yang terlihat gelisah itu.


Sore menjelang malam Joy dan Willy pulang, hari ini Joy benar-benar merasa bingung dengan perubahan sikap suaminya.


"Bawakan tas nya" kata Willy dingin.


Joy melakukan nya tanpa berniat menjawab, dia berjalan masuk ke rumah nya di ikuti oleh Willy yang masih di belakang nya.


"Ambilkan minum untuk ku" Willy bersuara saat Joy sudah naik tangga.


"Sebentar aku akan mengantarkan tas ini dulu" balas Joy sambil melirik Willy.


"Aku bilang sekarang!" teriak Willy yang membuat langkah Joy terhenti seketika.


Joy agak kaget kembali di hadapkan dengan sikap Willy yang galak itu, dengan langkah pelan Joy menuruni tangga kembali.


Dia berjalan ke dapur dan tidak melihat satu pun pelayan di rumah nya, Joy mengerutkan keningnya karena tidak biasanya pelayan di rumah nya menghilang.

__ADS_1


"Tumben, mereka pasti libur" gumam Joy sambil menuangkan air ke dalam gelas.


"Joy aku haus!" teriak Willy di ruang bersantai.


Joy buru-buru berjalan, tapi sesampainya Willy malah bilang kalau dia tidak ingin minum air putih, tapi jus.


"Kenapa tidak bilang" Joy sedikit kesal.


"Salah mu tidak bertanya, cepat ambilkan aku minum!" kesal Willy membuat Joy langsung berjalan kembali ke dapur.


Kali ini Joy menangis, dia membuat jus jeruk untuk Willy dengan air mata yang terus mengalir di wajah nya.


*Ja*ngan menangis Joy. kau tidak lemah dia marah karena kau membuat kesalahan, dia selalu baik padamu jangan menangis hanya karena di bentak. batin Joy mencoba tenang.


Tapi semakin Joy mencoba untuk tidak menangis semakin jatuh pula air mata nya, hingga make up Joy kini sudah tidak berbentuk lagi.


"Aku akan ke kamar dulu" Joy memberikan jus nya, lalu berjalan menaiki tangga dengan langkah cepat.


Ceklek..


Joy membuka pintu nya dan saat dia masuk dia menutup bibir nya melihat apa yang ada di kamar nya.


"I love you istri gendut ku" bisik Willy di telinga Joy.



Joy tidak menjawab, dia masih bingung dengan apa yang ada di kamar nya di mana ada balon bertulisan I love you Joy.


Karena bingung Joy Akhirnya menangis, dia tidak bisa berkata-kata hingga akhirnya langsung memeluk tubuh sang suami.


"Jawab apa yang aku ucapkan tadi" kata Willy sambil mengigit bahu Joy.


"Hem.. I love you too suami tampan ku" Akhirnya Joy mengucapkan kata tabu nya karena suaminya juga mengucapkan kata tabu nya juga.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2