Wanita Gendut Itu Istri Ku

Wanita Gendut Itu Istri Ku
Ingin segera punya baby


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Tidak terasa waktu berlalu dan sudah dua Minggu Ayuna meninggalkan mereka, Joy tinggal di rumah Ayah Bunda nya dan hari ini dia berniat pulang karena Willy ada perjalanan bisnis ke kota B.


Sebagai seorang istri Joy tentunya harus ikut kemanapun suaminya pergi, dan Willy telah mengajak Joy membuat Joy tidak bisa menolak ajakan itu.


"Jangan lupa kabari aku jika sudah sampai kak" kata Ayuni.


"Hem, itu pasti kamu jaga Ayah dan Bunda ya" balas Joy sambil tersenyum.


"Ya kak, jangan lupa oleh-oleh nya juga" lanjut Ayuni.


Membuat Joy tertawa kecil, hubungan nya dan Ayuni menjadi lebih baik dari sebelumnya, dan keduanya kini sudah sangat dekat.


Ayuni menerima fakta jika dia punya kakak perempuan, ia tidak mau kehilangan kakak lagi dan maka dari itu Ayuni akan berdamai dengan semua nya.


Meski dia masih belum ingin berkerudung karena Ayuni masih belum memiliki niat, bisa saja hari ini Ayuni memakai kerudung tapi tidak, ia tidak mau memakai kerudung hanya karena dorongan seseorang, ia masih ragu dan keputusan nya itu tidak di permasalahkan oleh keluarga nya.


"Mau apa? nanti kakak bawakan yang banyak buat kamu Ayah dan Bunda" sahut Joy lagi.


Ayah Robert sudah sehatan, meski rasa sedih kehilangan satu putri nya masih membekas dalam harinya.


Pun dengan Bunda Anasya yang selalu mencoba ikhlas akan takdir yang Tuhan berikan pada nya.

__ADS_1


"Ayah hanya ingin cucu, berikan Ayah cucu yang banyak sayang" timpal Ayah Robert.


"Bunda juga kak, Bunda tidak sabar untuk menggendong cucu dari kakak" Bunda Anasya tidak mau kalah dari suaminya.


Joy yang mendengar itu pipi nya bersemu merah, tapi tidak dengan Willy yang langsung tersenyum santai menanggapinya.


"Akan aku usahakan, doakan saja" kata Willy tidak membiarkan istrinya menjawab.


Dia memang berniat untuk segera program, sebenarnya program nya sudah lama tapi beberapa hari yang lalu mereka konsultasi pada dokter kandungan, rahim Joy sehat hanya saja Joy terlalu banyak pikiran.


Dan karena itu juga Joy sekarang sudah tidak aktif lagi menulis, Willy ingin Joy lebih rileks, apalagi kuliah Joy hanya tinggal menunggu lulus saja.


"Asyik punya keponakan, jadi Aunty dong" Ayuni terlihat bersemangat.


Dari kejauhan Radit hanya melihat dan mendengarkan obrolan itu, dia tidak ikut bergabung karena jujur saja dia masih canggung dengan semua itu.


Apalagi menanggapi Willy yang posesif dan cemburuan yang membuat Radit malas jika berhadapan dengan adik iparnya itu, ya meski Radit sudah mulai bisa menerima semuanya.


.


.


Joy dan Willy sudah dalam perjalanan ke kota B, Joy sangat senang karena dia kembali naik helikopter milik suaminya.


"Kau suka honey?" tanya Willy.

__ADS_1


"Hem aku sangat suka, terimakasih dan I love you" balas Joy sambil tersenyum.



"Tidak ada terimakasih, hanya ada aku yang mencintaimu dan sangat mencintai mu" balas Willy yang langsung memberikan kecupan lembut di pipi istrinya.


"Aku sangat beruntung karena memiliki suami yang sangat mencintai ku, uh" Joy memeluk suaminya dan memejamkan matanya.


Dia mencium harum tubuh suaminya dan membuka matanya setelah mencium dada suaminya.


Tangan nya menyentuh bulu-bulu halus yang ada di dagu suaminya, dia benar-benar sangat ter Willy-Willy pada suaminya.



"Aku tidak sabar untuk memiliki banyak anak dari mu, aku sangat ingin" ucap Joy dengan senyuman nya.


"Aku juga tidak sabar melihat bayi kita yang akan lahir dari rahim mu, cepat lahir sayangku" Willy mengusap lembut perut buncit istrinya.


Joy memang masih gendut, tapi meski begitu Willy tetap menyukai tubuh berisi istrinya, bahkan setelah ini dia berpikir untuk tidak memperbolehkan lagi istrinya untuk diet.


Willy mencintai Joy apa adanya, termasuk Joy yang gendut itu karena di mata nya Joy sangatlah cantik, dan Willy tidak bisa membayangkan jika Joy kurus akan secantik apa, bahkan untuk gendut saja Willy selalu tidak suka karena banyak yang menatap istrinya.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2