
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Halo tampan, salam kenal aku aunty Joy" ucap Joy ramah pada anak laki-laki berumur 5 tahun itu.
"Halo aunty Gendut" balas Sean acuh.
Sean anak laki-laki Bryan dan Wilona itu melirik sinis ke arah Joy.
Wilona melotot mendengar ucapan putra nya, dia langsung meminta maaf pada Joy, seperti yang di katakan Willy jika Sean adalah anak yang sangat baik.
"Dia memang sangat baik, maafkan anak ku ya Joy" kata Wilona merasa tidak enak hati.
"Tidak apa, aku paham kak" balas Joy sambil tersenyum.
Usia Wilona berbeda lima tahun dari nya, Joy masih 21 tahun sedangkan Winona sudah 26 tahun dan yang Joy kagumi wajah ibu satu anak itu masih seperti anak SMA.
Setelah makanan siap mereka pun langsung ke acara intinya yaitu makan malam, Joy duduk di dekat suaminya dan begitupun dengan Wilona dan Bryan.
Semuanya makan dengan khitmat, nikmat itulah yang mereka rasakan Joy sangat menyukai makanan yang di masak Wilona untuk menyambut nya.
"Kalian sudah nikah empat bulan kan? apa iya masih belum ada tanda-tanda kehamilan?" Wilona membuka suara nya.
Dan langsung mendapatkan tatapan tajam Willy, Bryan mendeuhem mendengar pertanyaan istrinya yang langsung mendapatkan tatapan tak suka dari Wiliam.
"Kita sedang program kak, doakan ya semoga secepatnya" Joy menjawab cepat.
"Yang banyak ya, kalau perlu satu lusin" celetuk Oma Mona.
__ADS_1
Uhuk..uhuk !
Joy seketika terbatuk-batuk mendengar ucapan Oma Mona yang sangat brutal itu.
Willy langsung memberikan minum pada sang istri, Joy menerima nya dan dia langsung meminum nya sedikit.
Wilona melihat itu, dia juga tidak habis pikir dengan Oma nya yang bisa-bisa nya berpikiran ke arah sana.
"Oma itu terlalu banyak" Wilona menggelengkan kepalanya.
"Si bule tua akan menyukai nya sayang" timpal Bryan.
"Benar itu, iyakan Will Joy?" Oma Mona melirik ke arah Willy dan Joy.
Pipi Joy memerah mendengar itu, dan Willy yang melihat itu hanya tersenyum gemas, saat malu istrinya akan terlihat semakin menggemaskan.
"Hem" Joy hanya menjawab singkat.
Dia malu karena semua orang kini menatap ke arah nya, dan Joy tidak nyaman dengan hal itu.
"Joy jangan menjadi pemalu kamu cantik loh, angkat wajah mu perlihatkan pada dunia bahwa kamu itu bukan wanita lemah tapi wanita yang penuh penuh percaya diri" kata Oma memberikan nasihat kecil.
"Iya Oma" Joy menjawab dengan sedikit ragu.
Setelah selesai makan Joy mengobrol di ruang bersantai bersama Oma dan Wilona, sedangkan Willy suaminya membicarakan bisnis nya dengan Bryan.
Bisnis mereka berbeda bidang, tapi meski begitu keduanya selalu membicarakan perkembangan perusahaan nya masing-masing, apalagi kesuksesan Willy saat ini tidak akan dia dapatkan tanpa kedua teman juga yang sudah meminjamkan dana padanya.
__ADS_1
.
.
"Kalian harus kesini lagi, Joy" kata Wilona yang mengantarkan Joy dan Willy ke teras rumah.
"Pasti kak, terimakasih untuk malam ini. lain kali aku juga akan mengundang kakak makan malam bersama ku" balas Joy.
Wilona mengangguk, dan setelah itu keduanya berpelukan cukup lama, Willy dan Bryan tersenyum melihat keduanya yang sudah sangat akrab padahal baru pertama bertemu.
Keduanya berharap persahabatan nya akan menjadi sangat panjang, tapi meski demikian tidak ada keinginan dari keduanya untuk menjodohkan anak-anak nya kelak karena bagi Willy dan Bryan pernikahan karena terpaksa itu tidak lah baik.
Dan mereka tidak akan membuat anak mereka mengalami situasi yang sama dengan mereka, yang pada awal nya menikah karena terpaksa.
"Cepat punya anak, kau sudah sangat tua uban mu akan banyak" kata Bryan.
"Di pertemuan setelah ini aku akan pastikan istriku hamil" sahut Willy dengan wajah dingin nya.
"Waw, itu bagus aku dan istriku juga berniat menambah momongan, Sean menginginkan adik" balas Bryan lagi.
"Hem, bagiamana kalau kita taruhan lagi?" lanjut Bryan.
Willy melirik ke arah Joy yang tubuhnya sangat seksi, dan tanpa bicara dia langsung menjabat tangan Bryan.
"Apa ini tandanya kau setuju?" tanya Bryan.
"Tentu saja, tidak ada kata kalah dalam kamus seorang William Steep Xander" balas Willy tersenyum devil.
Dan setelah itu mobil yang di kendarai Willy menjauh dari area rumah mewah Bryan dan Wilona, keduanya pulang ke hotel karena besok Willy harus melakukan pertemuan dengan rekan bisnis nya.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏