
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Aku tidak pantas untuk mu, aku hanya anak di luar nikah. aku hanya aib untuk orang tua ku.. hiks.. maafkan aku" Joy menangis kembali.
Joy benar-benar merasa dirinya semakin tidak pantas untuk seorang William Steep Xander.
"Hey apa yang kamu katakan, siapa yang aib? siapa yang tidak pantas? kita sama" Willy memegang tangan Joy.
Lalu memegang pipi Joy dengan lembut, dia mencium pipi Istrinya bertubi-tubi.
"Tapi aku hanya anak ha__" ucap Joy terhenti karena bibir nya langsung di bungkam oleh bibir suaminya.
Keduanya berciuman beberapa detik sampai akhirnya Willy merasakan jika Joy sudah mulai tenang.
"Kita sama, tidak ada anak haram dan anak buangan. aku dan kamu sama kita ada karena cinta satu satu malam dan jika kamu berpikir aku lebih baik dari mu, tidak.. Mommy ku mengandungku sebelum menikahi Daddy, Mommy meninggal karena melahirkan ku dan kamu tau masa kecil ku sangat menyedihkan, aku tidak punya seorang ibu yang bisa memeluk ku saat aku takut petir" Willy menjeda ucapan nya.
Joy melepaskan pelukan nya dan menatap suaminya dengan wajah yang masih berderai air mata.
"Aku selalu mencari perhatian dari banyak wanita yang dekat dengan Daddy, sampai akhirnya aku mengenal Mommy. Mommy Arr bukan ibu yang melahirkan ku tapi aku mendapatkan kasih sayang yang sangat luar biasa dari Mommy Arr" lanjut Willy.
Dan tanpa Joy sadari bukan hanya dia yang menangis, tapi Willy suaminya juga menangis yang membuat Joy menarik suaminya agar memeluk nya.
__ADS_1
"Maafkan aku, aku membuat mu mengingat masa kecil mu" Joy merasa bersalah.
Willy terisak dengan air mata yang mengalir di wajah tampan nya, dia jarang menangis bahkan saat Oma dan Opa nya yang di Belanda meninggal Willy sama sekali tidak menangis.
Tapi entah kenapa untuk sekarang Willy menangis, saat mengingat sosok Mommy nya yang meninggal karena melahirkan nya Willy selalu tidak bisa tidak menangis.
Sama seperti Joy, Willy juga tidak memiliki kesempatan untuk melihat wajah Mommy nya secara langsung, dia hanya memiliki foto Mommy nya dan itupun hanya beberapa.
"Jangan mengatakan hal-hal yang membuat mu merasa menjadi menyedihkan, kamu spesial di mata orang yang menyayangimu" kata Willy sambil mencium pipi Joy.
"Dan aku merasa spesial saat bersama mu" Joy menyunggingkan senyuman di bibir nya.
Keduanya berpelukan cukup lama, sampai akhirnya Joy dan Willy kembali tiduran lagi.
"Apa adik-adik ku di New York hidup dengan nyaman?" tanya Joy.
"Mereka hidup dengan nyaman, dan suami ibu mu sudah menikah lagi" jelas Willy.
Joy mengangguk, dia tidak akan mengusik kehidupan adik nya yang sudah nyaman, tapi untuk tidak bertemu ayah nya dia tidak bisa Joy ingin melihat pria yang menjadi ayah nya.
Hanya saja Joy merasa takut, dia takut jika Ayah nya menolak nya kehadiran nya begitupun dengan keluarga nya.
__ADS_1
Joy bisa menerima semua itu karena dia memang hadir dalam keadaan yang salah dimana ibu nya hadir di rumah tangga ayah nya yang sudah bahagia.
"Aku akan mempertemukan mu dengan ayah mu" ucap Willy.
"Bagaimana kalau mereka menolak ku?" balas Joy agak takut.
Dia tidak mau kembali kecewa lagi.
"Tidak akan, mereka orang baik dan pasti akan menerima mu. hanya saja ayah mu sedang sakit aku mendengar kabar itu dari Yuda kemarin" jelas Willy lagi.
"Sakit apa?" tanya Joy dengan wajah nya yang terkejut.
"Sakit jantung" jelas Willy.
"A_apa?" Joy semakin kaget
Willy memeluk Joy dan memberikan kecupan di kening istrinya.
"Jangan nangis lagi, jika nanti Ayah kamu udah sembuh kita akan menemui nya. dan untuk sekarang kamu nggak apa-apa kan tahan dulu?" tanya Willy.
Joy hanya mengangguk kecil, penyakit jantung tidak boleh terkejut dan dari penjelasan Willy seperti nya Ayah nya Joy tidak tau jika dai memiliki anak dari wanita lain, dan Joy akan mencoba berdamai dengan takdir nya.
Karena sudah malam akhirnya keduanya pun tertidur, Joy tidur sambil memeluk suaminya seperti yang Joy bilang jika dia sangat beruntung memiliki suami seperti William.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏