Wanita Pekerja Malam

Wanita Pekerja Malam
Flashback Ken.


__ADS_3

"Baiklah.. Aku akan mulai bercerita sekarang. Bagian mana yang ingin kamu tahu lebih dulu?" Tanya Ken pada Monica.


"Ceritakan tentang dirimu, tentang hidupmu dulu."


"Aku Ken, Aku seorang pengusaha, dan pembisnis juga." Jelas Ken singkat.


"Siapa dirimu? keluargamu?" Tanya Monica lagi.


"Ah, aku malas membahas bagian ini." Jawab Ken dengan wajah gusar.


"Ayolah. Setelah ini aku yang bercerita tentangku." Ucap Monica memohon dan meyakinkan.


"Aku gak punya keluarga." Jawab Ken dengan singkat lagi.


"Ayahmu? ibumu? saudara atau mungkin anak istrimu, Ken?"


Ken menatap lekat ke arah Monica dan bertanya-tanya dalam hatinya. Haruskah ia menceritakan segalanya pada wanita nya? Ken tidak biasa bercerita tentang dirinya pada siapapun.

__ADS_1


Meskipun Ken adalah orang yang cukup terkenal tapi privacy nya sangat tertutup. Hanya secuil berita tentang dirinya dan biodatanya yang sering di dengar publik.


Namun akhir-akhir ini segala beban yang ia pikul terasa sangat berat, Ken merasa bahwa dia memang membutuhkan tempat untuk berbagi. Tapi apakah berbagi dengan Monica adalah hal yang tepat?


Tentu saja. Ken sudah mengikatnya dengan perjanjian dan jika Monica macam-macam sudah dipastikan dengan mudahnya Ia menghancurkan Monica dalam sekejap.


Ken menarik nafasnya panjang. Ia membulatkan niatnya untuk mulai membuka diri yang sudah sekian lama dia tutup rapat.


Rasanya Monica sudah berhasil mendobrak tembok besar dalam dirinya dan Monica juga berhasil menjadi cahaya yang telah lama padam dihidupnya.


Kemudian Ken merebahkan kepalanya di punggung sofa dan memejamkan matanya. Ken mulai flashback kehidupan masa lalu nya dan menceritakan semuanya kepada Monica.


Lima tahun berlalu kami berhasil berdiri kembali meski tidak sekuat dulu, Ibu ku kembali dan membawa adik ku pulang. Dia memohon dan menghiba agar dirinya bisa kembali dengan Ayah. Dengan tameng aku dan adik ku, akhirnya mereka kembali bersama namun itu terjadi hanya satu tahun saja.


Ibu ku mengulangi kesalahan yang sama bahkan membawa kabur sejumlah uang dan membuat perusahaan hampir jatuh lagi. Sejak saat itu Ayah ku mulai stress dan sakit-sakitan. Ibu dan adik ku tak perduli sedikitpun. Mereka hanya memikirkan uang uang dan uang.


Sampai akhirnya Ayah ku meninggal, Ibu dan adik ku tidak datang untuk pemakaman ayah mereka malah asik dengan dunia nya.

__ADS_1


Seminggu kemudian mereka datang, bukan nya berbela sungkawa mereka malah menuntut harta gono gini Ayahku. Dengan sangat muak aku melawan mereka dan membuat mereka tidak mendapatkan apapun.


Aku begitu benci mereka, bahkan aku juga membenci wanita. Kaum mereka sangat licik dan tidak punya hati! itu sebab nya aku tak pernah punya kekasih apalagi istri. Aku hanya menggunakan mereka untuk pemuas nafsuku. Mereka hanya ingin uang!. Uang adalah dewa untuk mereka."


Ken tersadar dari flashback nya tentang masa lalu, tanpa sadar air mata nya sudah bercucuran.


Monica yang menyimak itu ikut terharu dan langsung memeluk Ken. Ternyata dibalik sikap tegas dan aroganya tersimpan cerita pilu di dalam nya. Bahkan Monica sama sekali tidak menyangka bahwa Ken bisa menangis.


"Maaf, aku gak bermaksud buat ngungkit kisah sedih masa lalu kamu, Ken.." kata Monica sambil memeluk dan mengusap punggung Ken.


Ken mengeratkan pelukan dan membiarkan air mata nya terus mengalir. Meski tanpa isakan air mata itu mengalir deras sejak tadi.


Kapan terakhir kali Ken menangis dan meluapkan emosinya? bahkan Ken tidak ingat. Sudah sejak lama dia tidak menangis. Ken selalu meluapkan nafsu dan emosinya pada pelacur yang siap melebarkan paha nya untuk Ken kapanpun Ken mau. Ken akan menyetebuhi para pelacur nya dengn kasar bahkan tanpa ampun untuk melepaskan beban pikulan nya.


Berbeda dengan Monica, Ia melakukanya dengan gairah bahkan tak pernah sekalipun Ken memperlakukan Monica dengan kasar.


Mereka masih terus berpelukan hingga bel apartemen Monica berbunyi.

__ADS_1


Monica dan Ken melepaskan diri, Monica mengsuap air mata Ken dan mengecup kening dan bibir Ken kilas. Kemudian Monica berdiri dan menuju pintu. Dia tahu bahwa tadi Ken memesan makanan.


__ADS_2