
Monica tersenyum senang, sangat senang. Menangis bahagia, dan juga tersenyum haru. Ternyata ada garis takdir yang mampu ia cerna dengan rasa yang luar biasa ini, setelah banyak kesakitan dan rasa pahit yang menggulung kehidupan Monica.
Hidup memang penuh misteri, penuh teka-teki yang kadang jawabannya diluar nalar manusia biasa. Terkadang dunia sangat menghantamu dengan keras, namun terkadang dunia juga membuaimu dengan sangat lembut.
Dan disinilah Monica..
Wanita muda yang harus menjalani lika-liku kerasnya kehidupan. Jatuh bangun dalam hitamnya dunia, hingga akhirnya tuhan memberikan setitik cahaya untuk menuntunnya menuju sinar yang lebih terang lagi. Menuntun jiwa yang tersesat itu untuk kembali.
Setelah ribuan jejak kisah dan ribuan bekas luka, akhirnya Monica bisa merasakan apa itu bahagia. Saat hatinya lega dan terasa berbunga, saat ia tidak bisa menahan diri untuk meledak saat itu juga.
Ia sungguh tidak menyangka dan tidak percaya sama sekali, bahwa kebahagiaan akan menghampiri hidupnya. Padahal ia hampir menyerah saat semesta selalu memberikan kenyataan pahit untuknya.
"Mohon maaf atas ke-keliruan kami dalam menyampaikan hasil sampel itu, nona. Sampel A yang anda berikan tidak cocok sama sekali dengan cairan amnion janin yang ada diperut anda, kami salah menandai hasil sampel saat itu. Lebih tepatnya cairan amnion anda cocok dengan susunan DNA sampel kedua."
Huwaaagghh... Seketika ada belenggu yang terlepas dalam hatinya. Tali yang hampir mencekik Monica, kini terlepas sudah.
"Akhirnyaaa... Akhirnyaaaa..." Monica menggenggam hati yang hampir meledak itu. Bulir-bulir airmata mencelos begitu saja.
__ADS_1
Terimakasih tuhaaaaan.. Monica berteriak saking bahagia mendapati kenyataan ini. Tangisnya sudah pecah sejak tadi, entah harus bagaimana lagi untuk menampilkan rasa bahagia ini.
Anak ini.. Anak ini adalah buah cintaku dan Ken.. Aku tidak perlu pergi dari hidup Ken, aku akan selalu disamping lelaki itu.. :')
Monica segera pulang, menemui lelaki yang sangat ia cintai itu. Segera memeluknya dan menumpahkan tangis bahagia disana, ia tidak bisa menerima ini sendirian.
"Hey, kenapa kau menangis?" ucap Ken yang tiba-tiba mendapat pelukan dan isakan Monica dalam rengkuhan.
"Peluk aku.." ucap Monica dengan tangis dan senyuman yang bercampur jadi satu.
"Kau tidak perlu menangis untuk mendapatkan sebuah pelukan sayang." Ken masih tidak mengerti.
"Apa maksutmu sayang? tentu aku nyata adanya." Ken melepas pelukan itu, menangkup wajah Monica lalu menatapnya dalam. "Ada apa? kau baik-baik saja bukan?" tanya Ken sambil menyingkirkan bongkahan air mata yang tidak bisa berhenti mengalir, dengan ibu jarinya.
"Terimakasih telah membuatku hidup.. Aku sangat mencintaimu.." ucap Monica tulus.
"Aaaa aaa.. sayang.." Ken kemudian merengkuh tubuh mungil itu lagi. "Kau yang telah membuatku hidup, dan aku sangat mencintaimu." ucap Ken sambil merengkuh Monica lebih dalam. "Aku yang seharusnya berterima kasih padamu." tambahnya.
__ADS_1
"Aku mencintaimu... sangat mencintaimu.." ucap Monica lirih.
"Jangan menangis sayang.." Ken melepas pelukan itu lagi, mengusap air mata Monica yang masih berjatuhan. "Kau tidak boleh menangis, air matamu terlalu berharga. Kau hanya diizinkan menangis hanya karena tangisan bahagia." ucap Ken sendu.
"Aku sangat bahagia, Ken. Dicintai olehmu sungguh sangat membuatku bahagia." ucap Monica.
Cuuuppp!! Mereka menyatukan bibir mereka lagi. Memberi bukti dalam sentuhan itu bahwa mereka saling mencintai. Jika ada kata yang bisa mewakilkan betapa mereka sangat mencintai satu sama lain, jika ada kata yang bisa mewakilkan betapa mereka sangat merasa bahagia saat ini, mungkin itulah dia.
Hati mereka sama-sama menghangat kembali, setelah melalui petualangan didalam hati dan dunia yang gelap. Saling menuntun untuk mendaaptkan bahagia saat mereka ada didasar jurang yang paling dalam.
Monica yang menarik Ken dari dunia yang menutup mata hatinya karena kebencian dan dendam, membuat hidup lelaki itu benar-benar hidup sekarang.
Dan...
Ken yang menarik Monica dari kubangan lumpur hina itu. Ken yang meyakinkan wanita itu bahwa dia berharga lebih dari segalanya.
Jalan hidup seseorang memang berbeda-beda, penuh tikungan dan juga jalan curam. Dan setiap orang akan menggapai kebahagiaan itu dengan caranya masing-masing. Mengartikan definisi bahagia yang sesungguhnya itu seperti apa.
__ADS_1
Dua insan yang sempat mengutuk cinta, kini keduanya berlindung pada cinta yang mereka sebut setiap saat.
Monica dan Ken... π