Wanita Pekerja Malam

Wanita Pekerja Malam
Jembut


__ADS_3

Namun saat nama Ken kembali terlintas, ia jadi bertanya-tanya. Bagaimana Ken bisa membawa Alvino? dan apa yang terjadi pada Alfian sekarang? Monica bahkan tidak sempat untuk menanyakannya tadi.


***


Lantas Monica pun segera membalas pesan singkat dari Ken. Ia sungguh sangat dibuat penasaran. Apa yang sudah Ken lakukan? apa yang terjadi pada Alfian?


Dibunuh kah?


Disiksa kah?


Atau..


Aaaaah, bahkan untuk membayangkan nya saja sudah membuat Monica bergidik ngeri.


Tiba-tiba Monica mendadak cemas, ia takut Ken benar-benar melakukan sesuatu yang buruk terhadap mantan suami nya itu. Meskipun Alfian memang sudah sangat keterlaluan, tapi Monica tidak membenarkan jika dia harus dibunuh.


Monica memang seorang pendosa, tapi untuk menghilangkan nyawa seseorang..... Aaaah, pikiran Monica jadi belibet.


"Keeeeeen, ayo jawab.." ucap Monica sambil menatap layar percakapan dan berulang-ulang membaca pesan yang baru saja ia kirim.


Dan setelah menunggu beberapa saat, akhirnya Ken membalas juga. Namun pria itu hanya menjawab, "Besok kita bertemu.." Saja. Tidak kurang dan tidak lebih.


Bersama Ken, selalu saja seperti itu. Seakan bermain teka-teki dan selalu tebak-tebakan.

__ADS_1


>>> Esok hari..


Monica terbangun dari tidur nya, ia langsung merentangkan tangan untuk merenggangkan sendi dan ototnya yang terasa kaku. Semalam ia berhasil dibuat gusar oleh rasa penasaran, ia jadi tidak nisa tidur nyenyak.


Kemudian bagai rutinitas baru setelah sekian lama, Monica langsung menghampiri Alvino dan mengurusinya. Mandi pagi, berjemur, sarapan, dan bermain sebentar. Monica benar-benar menghargai dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin.


Karena setelah Ken hadir kembali, ia pasti selalu saja tiba-tiba menjemput atau menginginkan sebuah pertemuan yang mendadak. Dan Monica, tidak pernah bisa menolak itu.


"Nino sama ibu dulu yaa, mami mau ke atas dulu.." ucap Monica saat keduanya selesai we time sebentar.


Seperti biasa, saat memasuki kamar, barang yang pertama akan Monica cari adalah ponsel nya. Monica langsung mengecek semua notifikasi yang masuk. Dan benar saja, ada beberapa panggilan tak terjawab dan beberapa pesan juga.


Monica menilik semua notif, bukan dari Ken atau Johan, tapi dari Alex, asisten sekaligus kaki tangan kepercayaan Ken. Alex menginformasikan akan menjemput Monica malam ini, dan Monica diminta untuk berdandan seperti biasanya, dengan gaun dan juga make up yang paling cantik, yaaa tentu saja itu semua perintah tuan nya. Siapa lagi kalau bukan Ken.


"Mamiii.." panggil Alvino, membuyarkan kata-kata Monica yang belum selesai.


"Iya sayaaaang.." jawab Monica sambil tersenyum.


"Mii..mii.. Nino mau ice krim boleh? mau permen, mau cokelat..boleh?" ucap bocah itu, memohon.


"Boleeeeh, nanti beli yaa sama ibu.." ada jeda sebentar.." Sekarang jagoan mamii harus bobok siang dulu, ok.. sini yuk, sama mamii.." ajak Monica.


Dan mereka berdua akhirnya kelonan haha. Sebelum ngelonin bayi gede, jadi ngelonin dulu yang kecil, adil kan Monica? hahaha.

__ADS_1


*Hayooo, pada mikirin apa tentang Ken sama Monica 😂


*


z


z



Seperti biasanya, Monica bergulat dengan kuas rias yang melukis wajahnya. Hari ini ia bersiap-siap merias diri secantik mungkin, namun bukan untuk pergi bekerja ke Red Aple, tapi untuk menemui Ken, kekasihnya.. Hmm seperti nya kata kekasih belum cocok untuk mewakili keadaan saat ini. Partner **** kah? Gadun aja lha yaa yang gampang, haha.


Satu-persatu make up sudah ter-aplikasikan dengan sempurna, tinggal bagian akhir, lipstik cherry kesukaan Ken dan juga parfume apel hijau yang siap mengharumkan tubuh Monica.


"Kok sekarang aku gendut yaa?" ucap Monica saat sudah selesai berdandan dan mematut tubuh cantik yang dibalut gaun hitam kerlap kerlip didepan cermin. "Ah tapi tanganku kecil kayaknya.." tambahnya, seraya berputar-putar memastikan dirinya sudah siap dengan sempurna.


"Perasaan aja kali, yak? gara-gara udah jarang pake baju ini?" pungkasnya.


Kemudian Monica meraih ponselnya dan menginformasikan Alex, bahwa dirinya sudah siap untuk dijemput.


@________@


Udah dulu yaaa, takut batal haha😂

__ADS_1


Sorry tiap up jarang dan sedikit banget, karena author nya udah boring dirumah aja dan kurang inspirasi. Dan kayaknya ini juga banyak kata-kata yang gak nyambung. Haha enjoy ajalah.. Next khusus part Monica sama Ken.. Stay tuned, thxyooooou😘


__ADS_2