
Ken dan Monica masih berlibur di kapal pesiar super mewah itu, rencananya mereka akan berada di sana 18 hari. Dan malam ini mereka akan mengikuti rangkaian acara movie under the star, acara yang bertempat di tepi kolam renang yang menyajikan film-film tayang pertama dan konser di bawah langit malam.
"Alex, apa venue itu menyediakan popcorn dan soda?" tanya Monica kepada Alex yang setia berdiri dibelakang mereka tanpa bicara apapun jika tidak ditanya.
"Sepertinya tidak ada nona, tapi jika anda mau, saya bisa membelinya dibawah." ujar Alex.
"Eh tidak perlu.. Hm aku penasaran dengan venue disana. Apa kau mau ikut sayang?" tanya Monica kepada Ken.
"Mau apa kesana? kalau kau ingin sesuatu minta saja kepada Alex!" ujar Ken.
"Tapi sepertinya disana ramai.. Aku penasaran." ucap Monica.
"Yasudah sana, tapi kau akan ditemani Alex."
Whatever!!
Monica menuju venue yang ia maksut tadi, tempat yang masih bisa dijangkau dengan pandangan mata dari tempat Ken bersama Monica tadi.
"Exuce me.." sepasang kekasih menyapa Monica yang sedang berdiri disana. Monica terlihat balas menyapa lalu sepasang kekasih itu menanyakan arah menuju deck 16.
Monica kemudian kembali setelah membayar rasa penasarannya itu, ternyata venue yang menarik perhatiannya hanyalah sebuah bar panjang.
"Hari ini hari terakhir kita di kapal ini!" ujar Ken saat Monica baru saja tiba dan kembali duduk disampingnya. Di dalam pandangannya tadi, Monica terlihat sedang berbicara dengan sepasang kekasih. Dan Ken menyimpulkan lelaki si pasangan tadi tertarik kepada Monica.
Jealous ceritanya!
"Kenapa?" Monica mematap heran setelah mendengar penuturan Ken.
"Kenapa kau berbicara dengan orang lain?" seringai Ken sudah terlihat sedang kesal.
"Orang lain? siapa?" Monica semakin menatap heran, tidak mengerti apa maksut Ken.
__ADS_1
"Siapa pria yang mengobrol denganmu disana?" Ken langsung to the point.
"Pria? mengobrol? dimanaaaa?" Monica semakin tidak mengerti, memangnya kapan dia mengobrol bersama pria?
"Jangan mengelak! jelas-jelas tadi kau tersenyum kepadanya!"
"Maksutmu pria yang tadi menghampiriku? dia kan bersama kekasihnya! lagi pula kami tidak mengobrol, dia hanya bertanya arah!"
"Apapun itu aku tetap tidak suka."
"Whatever! marah mu itu tidak masuk akal!"
"Ayo berkemas.. kita sudahi liburan di kapal ini." Ken berujar santai sambil berdiri.
"Ken!!"
"What?"
"Yasudah kalo begitu, aku memang sudah merindukan anak-anak!" ujar Monica tanpa seringai keberatan. Meskipun sebetulnya masih ingin berlibur disana.
"Kita akan menyewa kapal pribadi!!" Uhuhu.. Ken belum kenyang menikmati waktu berduanya bersama Monica. Tadi itu hanya apa yaaa, hehe.
Cih.
"Sejak kemarin kau mengatakan ingin pulang, ayo kita pulang!" Kini Monica terlihat memegang kendali, tahu bahwa lelaki itu belum ingin pulang.
"Aku ingin kembali ke kamar." Ken mengalihkan sambil beranjak dari sana.
Dasar pak tua!! Monica memutar bola matanya dengan jengah.
Detik selanjutnya Ken mulai melangkah dan diikuti Monica dibelakang, pasangan itu terlihat berjalan masing-masing. Tidak beriringan atau saling menautkan tangan seperti biasanya.
__ADS_1
Bughh!! Seseorang menabrak tubuh Monica.
"Eh sorry.." seorang wanita berujar setelah tidak sengaja menabrak.
"It's okey.." balas Monica sambil tersenyum simpul dan melihat ke arah wanita itu.
"Ada apa?" Ken berbalik dan ikut menimbrung.
"Mister Ken?" ucap wanita itu.
"Siapa kau?"
"Aku,, Grace!! How r u?" mwah..mwah. Wanita itu tanpa malu menyambar Ken untuk sekedar cipika cipiki. "Demi apa aku bisa bertemu denganmu lagi!" Wanita itu berujar sangat antusias.
"Aku tidak mengenalmu!! berani-beraninya kau menyentuhku!"
"Ayolah, Ken..!" Wanita itu mencoba membuat Ken mengingat dirinya. "Eh bukannya dia si bintang Red Apple?" Wanita itu kini menatap Monica.
"Monica." Monica mengulurkan tangan.
"Apa kau juga mengingatku Monica?" wanita itu membalas uluran tangan Monica.
Ken dan Monica sama-sama terdiam menatap wanita yang ada dihadapan mereka itu, sambil mencoba mengingat apa mereka mengenalnya.
Dah, Aaahhaa.. Sepertinya Ken mengingat siapa wanita itu. Dia adalah salah satu wanita yang mengisi ranjangnya sebelum ia bertemu dengan Monica.
Jeng.. jeng.. jeng..
*
Malem jum'at jangan dikasih yang sedep-sedep tar langsung pada praktek kan enyakš¤£
__ADS_1