
Pagi hari..
Monica bangun lebih awal dan seperti biasa langsung menuju Famela dan Samuel untuk menyusui mereka sebelum lelakinya itu bangun. Juga menemui Nino yang akan pergi ke kelompok bermain.
"Hello malilgurl and malilboy!!" sapa Monica kepada bayi-bayi montok berusia enam bulan yang sedang berjemur dengan para suster.
"Morning Mam.." sapa suster itu sambil memberikan Famela kepada nyonya rumah.
"Look, how cute you two.." ucap Monica sambil meraih Fam dan juga menjawil pipi tumpah Sam. Uwh bayi itu lebih menggemaskan dari Ken hehe.
"Baby Sam dan Baby Fam bangun lebih awal, Mam.. jadi mereka sudah minum susu dan juga mpasi." ujar suster itu, seperti biasa selalu laporan tentang apapun yang menyangkut baby twins itu.
"Woow, sepagi ini?" tanya Monica.
"Ini hampir jam sembilan Mam." jawab salah satu suster.
Eh... Monica menoleh. Sudah siang ternayata hehe..
"Mamii.." suara Alvino terdengar berteriak sambil menghambur merentangkan tangan.
"Hello big brother.." Monica menyapa Nino dan memberikan Fam kepada suster. Merentangkan tangan menunggu bocah itu memberikan pelukan.
"Gmorning mamii.." ujar Nino sambil memeluk Monica.
"Gmorning sayang.." Monica balas memeluk. "R u ready to school?"
__ADS_1
"Iya.. aku mau jalan-jalan hari ini.." ujar Bocah itu.
"Jalan-jalan?"
"Iya Mon, hari ini ada acara diluar kelompok bermain. Alvino mau rekreasi.." Isabella ikut menimbrung.
"Owh.. begitu yaa.. ibu mau ikut?"
"Tentu.. ibu akan menemani Nino.."
Lalu Nino dan Isabella akhirnya pamit untuk berangkat dan Monica hanya tersenyum melepas kepergian anak yang tidak disangka semakin bertumbuh besar itu. Berusia hampir lima tahun dan sudah memiliki dua adik.
Detik selanjutnya Monica kembali kekamar, dimana Ken masih tertidur disana. Dengan raut wajah kusut dan guratan didahi yang menandakan lelaki itu sedang memikirkan sesuatu.
"Baiklaaah.. mungkin Ken merindukan kekasihnya.." tiba-tiba terlintas sebuah ide dalam benak Monica. Ia langsung bergegas menyegarkan diri kemudian menuju walk in closet. Berhias untuk memberi kejutan pada pak tua yang selalu merajuk itu.
Detik selanjutnya Monica kembali dan melihat pemandangan yang masih sama. Ken yang masih terlelap dengan satu tangan melingkari kepala.
Monica kemudian beranjak menuju kasur itu, melepas lingerie kemudian menatap lekat lelaki yang sudah menjadi suaminya. Tersenyum lalu menyingkap selimut yang menyembunyikan tubuh Ken.
Monica sudah siap memberikan kejutan itu, kejutan berupa pertempuran dipagi hari hehe.
Detik pertama Monica mengelus cobra yang memang sudah bangun itu, Namun si empunya tidak menunjukan pergerakan, entah memang nyenyak atau sengaja pura-pura tidur.
Lalu Monica menjatuhkan diri dengan tangan yang jadi penopang, mendekatkan mulutnya dengan cobra itu dan mengecupi kemudian meng*ulumnya lembut.
__ADS_1
"Mmhh.." terdengar Ken melenguh ditengah tidurnya, membuat Monica tersenyum sambil melanjutkan aksinya. Tangan Monica mulai meraba menggerayangi dada yang memang terbuka itu. menggoda lelaki itu agar terbangun.
Ken membuka matanya perlahan dan WooOw, ia langsung disuguhi pemandangan yang sangat epic. Membuat ia tersenyum ditengah nyawa yang belum sepenuhnya terkumpul. Monica kembali menjadi gadis nakalnya.
Ken mulai ikut beraksi, meraba paha Monica yang terbuka. Merambat menuju sehelai kain yang masih menutupi bagian inti itu. Merambatkan jari dan mencari liang kenikmatan itu untuk dimanjakan seperti Monica yang sedang memanjakan cobranya.
"Uwhh.." keduanya melenguh..
Semakin lama suasana pagi itu semakin panas, membuat keduanya tidak tahan lagi untuk segera mendapatkan nikmad yang lebih. Pinggul Monica kemudian dibawa turun, berpindah dari tempat yang membuatnya meracau itu ke tempat yang lebih akan membuatnya merem melek.
Jlebb!! Monica membenamkan cobra itu kedalam dirinya. Kemudian bergerak menciptakan gesekan dengan posisi cow girl.
"Aaahhh.." Plakk!! Ken menampar bongkahan bokong Monica saat wanita itu mulai melakukan aksinya yang memberikan sensasi lebih bagi Ken.
Pagi itu terasa sangat indah dengan alunan melodi desahan dari keduanya. Keringat juga mulai mengucuri tubuh mereka tanda tenaga mereka sudah mulai terkuras karena kegiatan itu.
Detik selanjutnya Ken bangkit, meraih tombol favorit dan bagian inti bersamaan. Membuat Monica mengerang hebat dan bergetar. Membuat wanita yang mendominasi permainan itu kalah.
Monica berjengkit dan mengapitkan paha, memejamkan mata dan merasai sesuatu dalam dirinya meledak dengan sangat nikmad. "Ahh.." Monica melepas nafas panjang yang sejak tadi tertahan.
"Gadis nakal!! beraninya memperkosa aku.. Come on, tiada ampun bagimu!!" Ken mendorong tubuh Monica yang sudah terkulai karena mendapatkan pelepasan, membuatnya menukik lalu melanjutkan permainan itu dengan ia yang menjadi dominan sekarang.
Ken mulai menghentak gerakan, menghujami Monica lagi dan lagi. Membuat desahan itu lolos tidak tertahan lagi. Hingga akhirnya Ken menguatkan pegangannya dipinggul Monica, bergerak semakin cepat sampai akhirnyaa.... cobra itu memuntahkan bisa___nya.
Ea ea eaa... Tenang gak mau bikin konflik Ken selingkuh, Ken mah baeeeee!! Author ugha luvh🔥🤣
__ADS_1