
Ken ternyata masih sibuk dengan urusannya mengejar musuh yang menyerang Kevin. Ternyata Kevin sudah mengabdi kepada Ken selama 3 tahun terakhir. Kevin termasuk kaki tangan yang handal juga patuh terhadap ken maka tidak heran jika sekarang Ken mati-matian mencari orang yang melukai dirinya. Dan artinya Kevin atau Alfian mulai bekerja kepada Ken saat dirinya meninggalkan Monica.
Sudah beberapa hari Ken tidak menemui Monica tapi untungnya Ken masih sempat untuk mengabari Monica sehingga Monica tidak terlalu cemas akan ke-tidak ada-an Ken disisinya.
Kali ini Monica sedang berada di sebuah pusat perbelanjaan. Setidaknya selain mengajak Alvino bermain kegiatan itulah yang mengisi hari-hari Monica yang dianggap membetekan.
disaat Monica sedang berjalan menyusuri toko-toko tiba-tiba saja ada seseorang yang menyapa.
"Hei, senang ketemu lagi.." Ucap orang itu yang berdiri tepat di depan Monica.
sementara Monica diam dan memperhatikan orang tersebut dan ternyata orang itu adalah Johan. Orang yang menolongnya saat melarikan diri dari Alfian dan juga orang yang memberikan hadiah buket dan juga ponsel kemarin.
"hai.." balas Monica saat sudah menyakinkan bahwa orang yang dilihatnya adalah Johan.
setelah perbincangan basa-basi akhirnya Johan dan Monica berjalan bersama menuju sebuah foodcourt.
" By the way, Makasih ya.. waktu itu kamu Udah nganterin aku pulang.." Ucap Monica saat sudah selesai menyantap makanan.
"Hm Iya.. Sorry ya kemarin aku bukannya lancang ngirim kamu bunga sama HP.." ucap Johan sambil menatap Monica.
"nggak pa apa kali, yang ada aku mau bilang makasih juga.. dan sorry bukannya nggak nerima tapi.."
"it's oke, santai aja.. yang penting kan sekarang kita bisa ketemu lagi." ucap Johan memotong kata Monica. "Mon, boleh nanya sesuatu nggak?"
Monica Hanya mengangguk sambil menyeruput jusnya melalui sedotan.
"tapi maaf ya sebelumnya, Terserah kamu mau jawab atau enggak.. yang jelas aku pengen nanya ini. aku penasaran.."
"nanya aja kali.. gimana mau jawab kalau pertanyaan nya belum ada?"
"Sebenarnya kamu kenapa waktu di Green suit?"
__ADS_1
"Oh itu." jawab Monica singkat.
"Sorry Lho.. bukannya lancang aku cuma nanya aja, kalau nggak mau jawab nggak paApa kok."
"Entahlah.. aku sedikit trauma kalo bahas itu." jawab Monica sambil mengedarkan pandangannya kepada Johan.
"aku disiksa waktu itu, aku diculik dari Red Apple. mungkin karena mereka tahu aku cuma wanita pekerja malam makanya mereka seenaknya gitu.. Eh udah ah.. udah sore nih, Aku harus pulang.."
Detik selanjutnya setelah perdebatan karna Monica yang ingin membayar makanannya sendiri Sementara Johan memaksa agar semua tagihan dia yang akan bayar, akhirnya Monica diantar pulang oleh Johan.
Monica tidak membawa mobil karena seringkali dia bepergian membawa mobil namun tiba-tiba Ken menjemputnya dan terpaksa mobil itu harus ditinggalkan. Monica menganggap itu sangat merepotkan meskipun Ken selalu menghandlenya dengan sangat mudah. Monica lebih sering naik taksi atau mobil online jika bepergian sekarang.
"Thanks ya, Jo. untuk kesekian kalinya aku ngerepotin kamu." ucap Monica saat mobil itu hampir tiba.
"Slowly.. aku nggak ngerasa direpotin, aku malah seneng kok." jawabnya sambil tersenyum.
Dan akhirnya mobil itu pun berhenti di depan gedung apartemen Monica.
"Tunggu.." ucap Johan saat Monica akan turun dari mobil. Monica langsung menatap Johan dan bertanya kenapa Ada apa? "boleh kita tukar kontak?" ujarnya sambil menyodorkan ponsel.
sementara di dalam mobil Johan hanya tersenyum senang sambil melihat nomor ponsel monica yang diberikan beberapa detik yang lalu.
Lo cantik banget, beda dari yang lain. Meskipun lo seorang wanita pekerja malam tapi lo berhasil menarik perhatian gue. Gue bakal dapetin lo. ucap Johan kemudian memutar kemudi nya dan meninggalkan gedung itu.
***
Monica sudah sampai di unitnya, Ia langsung menaruh paper bag yang juga ternyata masih banyak Paper bag yang lain yang belum dibuka hasil dari belanja sebelum sebelumnya.
Monica kemudian merebahkan dirinya di atas kasur. tubuhnya terasa lelah setelah aktivitas bermain bersama Alvino dan berbelanja tadi. Namun itulah satu-satunya cara untuk membunuh waktu saat dirinya tidak bersama Ken. Monica lalu memejamkan matanya dan mencoba merilekskan tubuhnya itu.
Eh.. Tadi ngapain gue curhat ke Johan ya? soal gue diculik? Tapi nggak paApa lah gue nggak cerita detail ini kok.
__ADS_1
Detik selanjutnya Monica berniat untuk membersihkan diri. Namun sebelum kakinya melangkah menuju kamar mandi, ia mendengar ponselnya berdering.
"Pasti Johan.." ucapnya sambil menunju ponsel yang masih berada di dalam tas.
Tiba-tiba senyumnya mengembang, panggilan itu bukan dari Johan melainkan dari Ken. Monica pun langsung bergembira dengan menekan tombol receiver.
"Hello Baby, long time no see.." ucap Ken dari seberang telepon.
"Hai.." jawab Monica. meskipun singkat ia terlihat antusias.
"Malam ini aku datang.. aku harus merayakannya bersamamu."
"Really?" Tanya Monica yang tambah sumringah.
Niat mandi Monica tidak sia-sia haha. Ternyata prianya akan datang malam ini. Dengan tersenyum senang Monica pun langsung melenggang menuju kamar mandi.
*** 3 jam berlalu..
Monica sudah selesai berdandan sedemikian rupa untuk menyambut kedatangan Ken yang dirindukannya beberapa hari ini. Bibir yang di hiasi lipgloss itu tampak tak bisa berhenti tersenyum. Ia merasakan debaran yang sudah lama mati setelah perceraian sepihak nya dulu.
Ken seolah sudah berhasil mendobrak pintu yang di kunci serta menyalakan cahaya yang sudah lama padam di hatinya. Mungkin kah Monica jatuh cinta? atau ini hanya sekedar kesenangan belaka? karna percayalah, jatuh cinta setelah patah hati yang begitu hebat bukanlah perkara mudah.
**Jangan sesekali jatuh cinta saat hatimu sedang patah, perbaiki dulu hatimu sebelum kamu memberikannya kepada orang baru. Karena jika kamu mencintai dalam keadaan patah hati, bisa saja itu hanya rasa yang muncul sementara. Itu bukan cinta yang sesungguhnya, kamu bahkan bisa merasakan perasaan itu pada setiap orang baru yang muncul.
Bukan tak ingin melupakan. Tetapi, melupakan sama sulitnya mengingat orang yang tak pernah kita kenal. Melupakan seseorang yang pernah kita bagi suka duka. Melupakan seseorang yang pernah memberi bahagia. Melupakan seseorang yang pernah kita cintai. Bukanlah hal yang mudah. Butuh waktu dan tenaga untuk mengembalikan hati seperti semula.
Dibanding bergulat dengan ambisi ingin melupakan. Perempuan patah hati hanya harus menikmati segala luka dan perasaannya sampai perasaan itu hilang dengan sendiri. Berharap suatu saat nanti jatuh cinta lagi dengan orang berbeda dan akan lupa dengan perasaan itu. Kita tak mungkin bisa melupakan seseorang tapi kita bisa melupakan perasaan kepada dia. Kepada perempuan patah hati, bersabarlah. Tuhan memiliki hadiah terindah di masa depan!
(Yee.. malah curhat wkwk)
Setelah curhat dan sekian lama menunggu haha. Akhirnya Ken datang juga. Dengan senyuman khas dan segala pesonanya, Ken berhasil membuat Monica langsung menghambur memeluknya.
__ADS_1
***
lanjut di part berikutnya yaaak๐๐๐