
Antoni dan Nadia pun memutuskan untuk segera pulang. dana langsung menemui keluarga Nadia.
bahwa dia akan segera melamar Nadia apapun yang terjadi nanti Antoni akan memperjuangkan Karen Nadia adalah wanita yang selama ini Antoni sayangi.Akan meminta restu kedua orang tau nadia.
rasa gugup pun mulai menyelimuti perasaan karena dia masih terngiang ngilang di kepalanya bagai mana dia meninggalkan Nadia tanpa kabar selama 10 tahun.Hal itu yang membuat hati Antoni ragu bahwa keluarga Nadia akan merestui nya.
Tetapi bagai mana pun caranya Aku akan berusaha memperjuang kan kamu sayang.
Aku tidak mau kehilangan kamu untuk yang kedua kali nya.
Sudah cukup kamu menderita selama sepuluh tahun itu semua karena Aku.
Saat nya sekarang Aku menebus semua kesalahanku, dan akan menjadi kan mu wanita satu satunya yang paling bahagia di dunia ini.
Meskipun Aku harus kehilangan semua yang Aku miliki Aku rela asalkan Aku bisa bersama mu.
Antoni bangun dari duduknya sambil mengulurkan tangan nya"ayo sayang kita pulang sekarang"Antoni tersenyum sambil menatap wajah Nadia yang sangat cantik itu dan penuh dengan kebahagiaan.
Nadia pun mengulurkan tangan nya"Ia sayang"
Antoni sambil menggandeng tangan Nadia pun keluar dari tempat tersebut.
Antoni ingin menunjukan pada dunia bahwa Nadia adalah Milik nya.
Setelah sampai parkiran Antoni membuka pintu dan mempersilahkan Nadia masuk"Ayo tuan putri ku sayang silahkan masuk "
__ADS_1
Sambil tersimpu malu Nadia mengangguk dan langsung duduk.
Nadia pun duduk manis di samping Antoni yang mulai mental akan mesin mobilnya.
Sayang udah siap kah kita brangkat sekarang ya.
Antoni pun mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, karena dia tidak mau waktu cepat berlalu,.
Masih ingin tetap bersama Nadia.
Tapi apalah daya mereka belum terikat sebuah pernikahan yang artinya harus tetap jaga jarak
Sepanjang perjalanan pun Antoni banyak diam, karena bingung mesti me mulai obrolan nya nanti bersama sang calon ayah mertua.
Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit, akhirnya sampai juga di depan rumah Nadia,
Nadia turun dari mobil.
Antoni masih berperang dengan banyak pikiran antara gugup, malu poko nya bercampur jadi satu.
Ya Allah mudah kalah niat ku saat ini karena ini adalah tujuan nya baik dan akan mengikuti sunah rasulallah.
Ridhai ya Allah hilangkan rasa gugup ini.
Kenapa ini lebih menakutkan ya di banding menghadapi klien ya.
__ADS_1
Apa orang lain pun pernah merasa kan hal ini.
Setelah beberapa lama Antoni tak kunjung keluar dari mobil, akhirnya Nadia melihat keadaan Antoni Ada apa ini sebenarnya.
"Sayang,,, kamu mau turun gk" Nadia sambil menatap Antoni yang terlihat gelisah dan pucat.
Kamu lagi ngapain lama bener.
Ia sayang bentar Aku gugup nih bagai mana dong.
Antoni yang mulai bergerak keluar dari dalam mobil.
Nadia pun sangat heran ketika melihat Antoni yang kaya orang ketakutan dan keringat pun terlihat di jidat dia bahwa dia benar benar sedang gugup.
"Sayang,,,antoni pun menatap wajah Nadia dengan rasa cemas takut,,, nanti bantu juga yah Aku ngomong sama ayah dan ibu nanti.
" Nadia,,,,,, Ia sayang Aku juga akan bantu kamu untuk meyakinkan ayah nanti"
Ayah itu orang baik ko gak bakal juga gigit kamu sayang.
"Antoni,,,, bukan masalah galak apa enggak nya ini beda lagi sayang dengan menghadapi klien.lebih menakutkan dari semua itu.
#Rate
#Like
__ADS_1
#Komen