
Terdengar dari sebuah kamar sepasang suami istri yang sedang bertengkar.
Itu lah antoni dan Novi sepasang suami istri yang tidak pernah berdamai dengan keadaan, meskipun telah hadir buah dari pernikahan mereka tetapi antoni belum bisa menerima kenyataan.
Setiap pulang pasti ada saja yang mereka ributkan meskipun sang istri selalu mengalah, meskipun suaminya jarang pulang ke rumah Novi tidak mempermasalahkan hal itu.
Karena dia tahu sangat tidak mungkin mengabulkan nya meskipun Novi meminta antoni untuk pulang setiap hari.
Jangan kan untuk setiap hari untuk pulang satu minggu satu kali pun enggan mengabulkannya.
Mas kenapa sih kamu itu jarang sekali untuk pulang,, kamu kan punya anak dan anak kamu juga butuh perhatian dari kamu.?? Novi mengucapkan kata itu meskipun dia tahu pasti akhirnya pertengkaran yang bakal terjadi.
Apa kamu bilang pulang,,, jangan mimpi deh kamu.Antoni menjawab perkataan Novi dengan ekspresi wajah yang penuh dengan kebencian.
Jika dipikir di sini Novi enggak salah tapi mengapa antoni semarah itu terhadap nya.
Sudah sewajarnya jika seorang istri meminta kepada suaminya untuk memperhatikan keluarganya.
Mas kenapa sih kamu itu tidak pernah berubah dan tidak mau berusaha untuk menerima kenyataan.
Bahwa di hidup kamu sekarang telah ada aku dan ghia yang perlu kamu perhatikan juga.
__ADS_1
Sudah cukup mas selama ini aku dia berusaha tidak peduli apa yang kamu lakukan ke aku sama ghia.
Mungkin aku bisa Terima semua perlakuan mu tapi tidak dengan anak mu.
Ghia terlalu kecil untuk memahami semua ini.
Dia selalu berharap setiap hari ayah nya pulang,dan mengajak nya untuk bermain layak nya anak lain.
Apa kamu tidak sadar dia juga darah daging mu.dan kamu tidak bisa mengubah semua itu.
Nada bicara Novi pun sudah meninggi karena mungkin ini luapan amarah dari lama yang ia pendam.
Jika kamu sudah tidak bisa memberi perhatian bagi kami maka lepaskan aku ,, biarkan aku dan ghia pergi dari hidup kamu.
dan kamu bisa bahagia dengan orang yang selalu kamu bilang cinta dalam hidup kamu itu hanya untuk dia.
Aku sudah lelah dengan semua ini dengan semua perlakuan mu.
Aku juga hanya manusia biasa yang punya banyak kekurangan, dan aku juga hanyalah wanita lemah yang terkadang ingin rasanya di sayangi suami.
Novi yang berusaha untuk tidak menangis akhirnya menangis juga.
__ADS_1
Sudah cukup selama ini aku bertahan dan berharap suatu hari nanti kamu bisa menerima aku dan ghia.
Ternyata bertahannya aku dengan semua perlakuan mu,, itu tidak terlihat oleh kamu.
Baik mungkin ini akhir dari semua ini, akhir dari kisah kita.sudah cukup mas kamu sakiti aku.
Novi berdiri dari duduk nya sambil menyeka air matanya dan mengambil koper .
Lalu memasukan semua barang barang nya.
Tiba tiba tangan antoni menyambar koper tersebut dan melemparkannya.
Beraninya sekarang kamu melawan ku.
Jika kamu berani keluar dari rumah ini maka pasti kamu tahu apa yang akan terjadi dengan kalian berdua.
“Antoni berbicara dengan penuh amarah di dadanya seperti kobaran api yang di siram bensin"
Apa yang akan kamu lakukan sama aku sama ghia, hahh apa membunuh aku silahkan,,novi berteriak sambil memukul dada bidang antoni.lakukan bahkan mungkin itu lebih baik bagiku.
Daripada setiap hari harus menerima semua perlakuan mu.
__ADS_1