AIR MATA PENANTIAN

AIR MATA PENANTIAN
BAB 50


__ADS_3

Satu minggu sudah setelah kejadian itu.


Antoni pun setiap hari pulang ke rumah meskipun novi selalu berlaku acuh dan tidak menghiraukan keberadaannya.


Ghia pun terlihat sangat bahagia karena sejak lama ia menginginkan keluarga yang seutuhnya.


Terdengar suara cempreng ghia memanggil ayahnya yang sedang duduk di ruang keluarga sambil memainkan ponsel ya.


Ayah"panggil ghia,, seketika Antoni melihat ke arah sumber suaran.


Ia sayang ada apa,,, Antoni pun menjawab sambil tersenyum ke arah ghia.


Ayah nanti hari minggu jam 15:00 dodo ulang tahun tapi katanya harus datang nya sama ayah,,


Ghia pun berbicara sambil mengalungkan tangannya ke leher Antoni dan bergelayut manja.


Lah ko sama ayah biasanya kan ghia suka perginya sama ibu masa sama ayah,, entar ayah bingung di sana enggak ada temennya,, masa ayah nanti ngobrol sama ibu-ibu di sanah.

__ADS_1


Justru itu ayah,,, kan biasanya Aku pergi sama ibu tapi kali ini tema ulang tahun nya,yang datang itu sama ayah nya tidak boleh sama ibu.


Owhh begitu ya,,,, tapi boleh tidak ghia ajak ibu juga yah,,, kan biar ada temen ayah, nanti ayah kesepian di sanah pas ghia main sama temen-temen ghia.


Tapi ibu ya mau tidak.


Lah kamu bujuk ya sayang biar ibu mau ikut pergi bareng kita,, nanti setelah pulang dari acara kita bermain dulu ke suatu tempat di mana tempat itu sangat bagus loh.


Belum pernah ke sanah kan??


Ke mana ayah? "Tapi ghia ingin sekali main ke pantai,,ingin main pasir renang di laut,waktu itu ibu pernah bilang mau ngajak ghia ke pantai jika ayah udah pulang,sekarang ayah sudah pulang tapi ibu ya seperti marah sama ayah.


Anak kecil yang sangat lucu dan enggak ngerti juga apa yang terjadi dengan kedua orang tuanya meskipun kadang Ia mikir juga,, ada yang aneh dengan ibu dan ayahnya.


Biasanya setiap ayah nya pulang pasti berantem,sama ibu nya dan kali ini berbeda meskipun sudah satu minggu ayah nya ada di rumah tetapi tidak terdengar pertengkaran.


Sayang kamu main dulu yah sama bibik ayah mau ke kamar dulu,,, mau liat ibu kenapa belum terlihat keluar kamar dari pagi.

__ADS_1


Ia ayah.


Antoni bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju ke kamar novi,,, karena selama satu minggu Antoni di rumah mereka tidak tidur satu kamar.


Perlahan Ia membuka pintu kebetulan pintu tidak di kunci.


Terlihat tubuh novi sedang meringkuk seperti orang sedang tertidur.


Perlahan antoni mendekati novi dan terlihat wajah novi,yang semakin tirus tidak seperti dulu pertama kali Ia bertemu dengan novi saat ibu nya membawa ke rumah dan meminta antoni untuk menikahi novi,,, tiba-tiba teringat jelas perlakuannya terhadap novi selama ini.


Selalu mengabaikannya terkadang Ia juga memukul novi tetapi wanita ini selalu sabar.


Rasa sesak mulai terasa bagaikan tertimpa reruntuhan batu,,, ternyata selama ini Ia sangat kejam dan tidak ada rasa kemanusiaan.


Antoni perlahan memegang tangan novi dan mengecup nya sambil berkata,,, maaf kan aku yang selama ini telah menyakiti mu dan ghia.


Mungkin kata maaf tidak bisa menyembuhkan luka yang pernah aku ciptakan untuk mu dan ghia dan aku juga tidak pantas untuk mendapatkan maaf dari kamu.

__ADS_1


Aku akan melakukan apa pun agar kamu bisa me maaf kan ku.


__ADS_2