AIR MATA PENANTIAN

AIR MATA PENANTIAN
BAB 42


__ADS_3

"Kamu kenapa sih dill" enggak bisanya kamu seperti ini.Nadia heran dengan perubahan sikap temennya yang berubah menjadi murung.


yang tadinya ceria menunjukan sikap seperti ini.


Membuat Nadia sangat heran.


Ada apa sih sebenernya kenapa kamu enggak cerita sama aku.


Kamu sadar enggak sih nad,,Yogi kaya begitu itu karena siapa?"itu semua karena kamu"


Dilla,,,menjawab pertanyaan dari nadia sambil menatap dengan penuh rasa kecewa.


Ko karena aku sih dill,,, heran deh. Nadia menimpali ucapan dari sahabatnya itu.


Bukan kah waktu itu aku sudah menjelaskan nya terhadap Yogi,aku pikir dia sudah menerima nya.


"Tidak semudah itu nad,,, bisa menerima kenyataan,, secara dia itu sangat berharap kamu bisa menerima nya cintanya. aku harap apa yang kamu pilih saat ini itu yang terbaik buat hidup kamu dan masa depan kamu."


Dilla pun mengucapkan apa yang ada di hatinya.


Yang nama nya jodoh maut itu semua Allah yang mengatur,kita enggak pernah tahu jodoh kita itu siapa, Nadia menyandarkan tubuhnya dan sambil menatap langit langit.enggak tahu lagi harus berkata apa.

__ADS_1


Ternyata keputusannya untuk menikah bersama antoni telah menyakiti hati Yogi.


Padahal selama ini mereka tidak berpacaran.


Ternyata sebesar itu kah berharap nya Yogi terhadap ku.


Semoga Yogi mendapatkan jodoh yang terbaik nantinya,Nadia pun sambil mengusap wajahnya dengan kasar.


Ke esokan harinya terlihat seorang yang sangat tampan,sedang duduk di kursi kebesaran nya dan sedang memeriksa berkas berkas yang ada di hadapan.


Seorang pengusaha muda yang terbilang sangat sukses memimpin perusahaan yang ia pegang,siapa lagi jika bukan antoni.


Terdengar ketukan pintu ruangan,permisi pak boleh saya masuk terdengar suara dari balik pintu.


Pak ini semua berkas-berkas yang kemarin bapak minta semuanya sudah siap tinggal tanda tangan bapak. " Zeni pun meberikan semua berkas yang dia pegang"


Oh yah pak nanti siang ada pertemuan dengan perusahaan x.


Tidak lupa kan pak"Zeni pun mengingatkan kembali tentang pertemuan dengan perusahaan X"


Hmmmzzz"Antoni pun menjawab nya tanpa melihat ke arah sekretarisnya.

__ADS_1


Baik lah pak saya permisi"Zeni pun keluar dari ruangan sang pemimpin.


Pas di depan pintu Zeni berpapasan dengan riko.


Tanpa mempedulikan Zeni,riko pun langsung masuk ke ruangan dan langsung duduk di shopa yang ada di ruangan tersebut.


Bos bisa kita bicara sebentar,"Riko pun memulai pembicaraan"


Bicaralah apa yang mau di sampaikan apakah ini sangat penting, jika tidak kita bahas nanti saya sedang sibuk"Antoni menjawab dengan wajah datarnya"


Sedangkan riko dengan wajah yang banyak kecemasan.


Bos ini semua tentang masalah pembangunan gedung sekolah yang sedang kita kerjakan.


Ada masalah apa lagi siih"Antoni menghentikan aktifitasnya dan berdiri terus berjalan dan duduk di samping riko".


Orang yang kita percaya untuk mengawasi pembangunan gedung tersebut telah kabur membawa uang untuk membayar gaji karyawan.Riko pun berbicara dengan wajah yang penuh kecemasan takut dengan reaksi bosnya pasti langsung marah.


Apa kamu bilang ko bisa, bukannya dia itu orang kepercayaan kita dan dia pun bukan karyawan baru.Mengapa bisa begitu"Antoni pun dengan wajah yang penuh amah"


Entah lah bos ini juga yang sedang saya di cari tahu.

__ADS_1


Jika sudah ketemu langsung bawa dia ke hadapan ku,, brengsek dia mengapa dia tega menghianati kita"Antoni sangat marah sekali padahal orang tersebut karyawan lama dan sangat ia percaya".


__ADS_2