
Lirik lagu (saat kau tak disini)
Seperti bintang bintang
Hilang ditelan malam
Bagai harus melangkah
Tanpa ku tau arah
Lepaskan aku dari
Derita tak betepi
Saat kau tak disini
Seperti dedaunan
Berjatuhan di taman
Bagaikan debur ombak
Mampu pecahkan karang
Lepaskan aku dari
Derita tak berakhir
Saat kau tak disini
Saat kau tak ada atau kau tak disini
Tak terhitung waktu
Tuk melupakanmu
Aku tak pernah bisa
Aku tak pernah bisa
__ADS_1
Seperti dedaunan
Berjatuhan ditaman
Bagaikan debur ombak
Mampu pecahkan karang
Lepaskan aku dari
Derita tak beakhir
Saat kau tak disini
Saat kau tak ada atau kau tak disini
Tak terhitung waktu
Tuk melupakanmu
Aku tak pernah bisa
Aku tak pernah bisa
Saat kau tak ada atau kau tak disini
Tak terhitung waktu
Tuk melupakanmu
Aku tak pernah bisa
Aku tak pernah bisa
Saat kau tak ada atau kau tak disini
Terpenjara sepi tak terhitung waktu
Tuk melupakanmu
__ADS_1
Aku tak pernah bisa
Lagi pengen nyanyi bentar ya🤣🤣🤣
Terlihat di tepi ranjang seorang wanita muda yang penampilan nya acak acakan memeluk lututnya sambil menangis.
Novi merasa sangat terpukul dengan keadaan yang sekarang.
Apakah ini awal untuk menuju kebahagiaan,,, atau akan membuka luka baru untuk ghia.
Selama ini ghia selalu bilang ingin seperti layak nya orang-orang tinggal bareng kedua orang tuanya.
Lalu apa yang harus Novi katakan terhadap ghia jika setelah ini mungkin sangat ayah tidak akan pernah datang ke rumah ini lagi.
Setelah enam tahun bertahan dengan pernikahan seperti ini akhirnya berujung dengan perpisahan.
Mungkin perpisahan adalah jalan yang terbaik, daripada bersama tetapi saling melukai.
Setelah merasa lelah karena menangis terlalu lama.
Novi pelan-pelan bangkit dan berjalan perlahan keluar kamar.
Menuju ke kamar nya ghia,,,, setelah sampai di sanah terlihat tubuh mungil sangat putri tercinta.sedang tertidur lelap.
Sambil menatap wajahnya dan mengelus kepalanya Novi berkata dalam hati"sayang maafkan ibu ya mungkin keputusan ini akan melukai mu tapi ibu yakin kita bisa hidup bahagia meskipun tanpa ayah mu"dan air mata nya pun tak terasa kembali mengalir.
"Setelah puas menatap ghia"Novi pun perlahan berjalan keluar kamar dan menuju dapur,karena dia merasa kerongkongan nya kering dan ingin mengambil minum.
Nona ada yang bisa di bantu atau butuh sesuatu,, terdengar suara bik minah dari arah dapur.
Tidak bik saya hanya ingin mengambil air putih saja"novi menimpali ucapan bik minah sambil berjalan tanpa melihat ke arah nya"
Bi apa tadi bapak bilng apa sebelum dia pergi"Novi berusaha mencari tahu kepada bik minah"
Oh ya nonton tadi bapak cuma bilang suruh jaga ibu dan non ghia,, dia bilang jangan sampai ibu telat makan dan masuk rumah sakit lagi,, itu katanya buang buang uang saja.
"Bik minah pun menyampaikan apa yang di katakan tuannya tadi"
Ia bik makasih yah sudah setia menemani saya dan ghia selama ini"Novi duduk di kursi sambil meletakkan botol minuman di atas meja"
__ADS_1
Ia non jika non mau cerita atau apapun itu tinggal bilang bibik.
"Bibik akan selalu siap bantu non,,bibik sudah anggap anak sendiri, jangan sungkan untuk berbagi kesedihan,mungkin itu bisa meringankan beban yang ada di hati".