AIR MATA PENANTIAN

AIR MATA PENANTIAN
BAB 38


__ADS_3

Ghia pun berlari menghampiri ibunya,sambil berkata ia ibu aku juga sudah cape dari tadi bermain.


Oh ya bu boleh enggak ghia minta sesuatu?" gadis kecil itu sambil bergelayut manja terhadap sang ibu"


Novi menjawab dengan senyuman sambil managkup kedua pipi cabi sang putri tercinta,


Ghia mau apa sayang ibu akan turuti semua ke inginan kamu sayang selagi ibu bisa.


"Ghia pun berkata"bu di belokan sebelum rumah kita itu kan ada penjual ice cream bisa enggak kita mampir di sanah.


Sambil menangkup pipi cabi gadis kecil itu,, Novi berkata iya sayang apa sih yang enggak buat kamu,,sambil berdiri dan memegang tangan kecil sang putri,, yuk nak kita pulang tuh om di sanah sudah menunggu kita.


Ibu kita pulang bareng om itu tapi itu siapa,, pertanyaan yang tiba tiba di lontarkan ghia kepada sang ibu.


Itu om temennya ayah kamu sayang,,, Novi menjawab dengan senyuman.


Ibu tapi kenapa om itu yang jemput kita?" Kenapa bukan ayah sih, ghia kangen ayah.

__ADS_1


Ia sayang ayah ghia sedang sibuk jadi om itu yang jemput kita,,om itu baik ko sayank.


Novi berusaha meyakinkan ghia bahwa ayahnya sedang sibuk.


Setelah berada di dekat Riko novi berbicara pada ghia, sayang salim dulu sama om gk boleh gitu,, gadis kecil itu pun mengulurkan tangan kecilnya sambil berkata Asalamualaikum om.?


Waalaikumsalam sayang apa kabar gadis kecil, Riko menjawab dengan senyuman.


Oh yah yuk kita pulang udah sore ini takut kemalaman nanti,jam segini kan waktunya jalanan macet. Riko berdiri dari duduknya dan menuju mobil yang sudah terparkir di sebrang taman.


Setelah sampai di mana mobil Riko terparkir,,


Riko pun langsung membuka pintu dan mempersilahkan nya untuk duduk.


Makasih ya sudah mau bersedia mengantar kita pulang,Novi berkata dengan pandangan lurus kedepan entah apa yang ada di pikirannya.


Setelah semuanya berada di dalam mobil perlahan Riko pun melakukan kendaraannya dengan kecepatan sedang,,

__ADS_1


Laju kendaraan pun membelah keramaian kota.


Di sepanjang perjalanan hanya ada suara ghia yang terus menerus bilang jangan lupa mampir di tempat ice cream.


Setelah sampai di tempat penjual ice cream,,"mas tunggu sebentar yah aku mau beli ice cream dulu“novi berkata sambil membuka pintu dan membawa ghia ikut turun juga.


Kenapa aku harus menunggu, aku juga suka ice cream ko kita makan bareng bagaimana sayang?" Riko berkata sambil menatap ke arah ghia.


Dan ghia pun langsung menjawab ia om kita makan di sanah banyak pilihan om suka yang mana gadis kecil itu sambil menarik narik tangan Riko membawanya masuk.


Ada rasa sesak di hati novi ketika ghia seperti itu karena selama ini tidak pernah pergi bersama ayahnya.


Ghia tidak tahu rasa kasih sayang dari seorang ayah. Setelah lama melamun tersadar oleh teriakan anak kecil yang tiba tiba memanggil namanya.


Ibu kenapa berdiri di situ ayo masuk,, gadis kecil itu berkata sambil memberhentikan langkah nya pertanda ia menunggu ibu nya dan ingin masuk ke tempat penjual ice cream.


Setelah sampai di dalam mereka memilih ice cream kesukaan masing masing,dan tak lupa sambil makan pun ghia tak henti hentinya selalu berkata ke sanah ke mari dengan khasnya dia.

__ADS_1


__ADS_2