
Terdengar dari sebuah kamar suara pertengkaran antara suami istri.
Setelah pulang dari acara pernikahan antoni dan Nadia yang gagal novi langsung pulang ke rumah dan di susul oleh antoni.
Setelah sampai di rumah selang beberapa menit antoni datang.
Langsung menarik tangan Novi,,,, Apa maksud kamu datang ke pernikahan aku dengan Nadia,, puas kamu sudah menghancurkan kebahagian Nadia.
Apa mas ulangi,,,, kamu bilang aku menghancurkan hidup Nadia,,, Terus apa yang kamu lakukan terhadap aku dan ghia apa kamu tidak sadar kamu itu sudah menghancurkan hidup ku dengan ghia,,,, ok aku terima jika kamu tidak bisa menerima aku.
Aku sadar kita menikah atas dasar perjodohan tetapi apa ghia juga harus menerima semua Perlakuan mu dia anak kecil tidak tahu apa apa dan dia juga anak kamu.
Sudah sepantas nya kamu memperlakukan dia layak nya seorang ayah terhadap anak nya.
Apa kamu bilang,,, Aku tidak memperlakukan kamu dan ghia dengan baik terus semua pasilitas yang Aku berikan untuk kamu dan ghia itu kurang cukup,,
Tidak mas,,,,Aku dan ghia tidak hanya butuh pasilitas dari kamu dan semua uang kamu,, Aku dan ghia pun butuh kasih sayang mas,
Apa cuma hanya Nadia yang Ada di hati kamu,,, apa selama tujuh tahun Aku bersama mu belum Ada tempat sedikit pun di hati kamu mas.
__ADS_1
Sudah cukup mas,,, aku lelah aku cape dengan semua Perlakuan mu.aku bisa hidup berdampingan dengan mu tetapi hati kamu buat orang lain maaf mas aku Nyerah.
Aku hanya lah wanita biasa aku juga ingin bahagia layaknya wanita wanita lain.
Aku juga berhak bahagia mas bukan hanya Nadia yang layak bahagia"Novi pun duduk di pinggir tempat tidur sambil menangis dan mungkin juga ini akhir kasih nya bersama antoni"
Setelah pertengkaran dengan Novi,,, Antoni pun pergi dan pas di depan pintu rumah terlihat ghia sedang bermain dengan bibi,,,, Ada rasa bersalah yang begitu besar di dalam hatinya ketika melihat anak yang tak berdosa menjadi korban ke egoisan dirinya,, antoni pun menghentikan langkahnya,, dan perlahan mendekati ghia,,,, sayang anak ayah lagi apa nak,,,, sambil berjongkok mensejajarkan dirinya dengan ghia,,,, Tetapi ghia menatap dengan heran kepada sang ayah tidak biasa nya dia berlaku manis terhadap dirinya.
Ghia pun menjawab dengan ragu dan penuh ketakutan,,sedang bermain masak masakan yah.
Ayah mau pergi lagi ya,,, Oh ya ayah boleh tidak ghia nanya sama ayah dengan ragu nya ghia memberanikan dirinya untuk bertanya terhadap sang ayah.
Yah, perempuan yang tadi pake baju pengantin itu siapa??apa ghia bakal punya ibu tiri ya ayah, tapi ghia tidak mau punya ibu tiri kata dodo teman nya ghia ibu tiri itu jahat.
Ghia hanya mau ibu Ghia yang sekarang tidak mau ibu tiri.
Deg hati antoni terasa sesak bagai kan di timpa bongkahan batu,,,, ternyata selama ini Ia sudah melupakan tanggung jawab nya sebagai seorang ayah,, yang seharusanya Ia bisa mengerti Ghia bisa memberi kebahagian untuk Ghia dan mulai bisa menerima kehadiran Novi tapi selama ini Ia malah sibuk mencari kebahagian nya sendiri.
Dan menyakiti banyak orang.
__ADS_1
Sambil terasa sesak di dadanya dan mulai merasakan banyak dosa dan kesalahan yang Ia perbuat.
Membawa Ghia kedalam pelukannya,, sambil mengecup kepala Ghia sambil mengucapkan kata maaf.
Sayang mau kah Ghia memaafkan ayah,,, selama ini ayah sudah banyak salah sama Ghia dan ibu.
Ghia mengurai pelukan ayah nya dan menatap lekat-lekat wajah ayah nya sambil berkata,,, memang nya salah ayah apa?
Selama ini ibu enggak pernah bilang jika ayah banyak salah.
Banyak sayang salah ayah sama Ghia dan ibu itu banyak.
Mau ya Ghia maafin ayah???
Ghia enggak pernah marah sama ayah,,, ko.
Benarkah sayang,, antoni tidak henti hentinya menghujami Ghia dengan ciuman.
Ini mungkin terlihat sangat aneh bagi Ghia karena ini mungkin pertama kalinya Ia di Perlakuan seperti ini terhadap sang ayah.
__ADS_1