Akhirnya Jatuh Cinta

Akhirnya Jatuh Cinta
Bertemu Sahabat


__ADS_3

Mereka tiba di mall.


Nenek, Shofia, Zidan dan supirnya.


Mereka berkeliling dan memasuki beberapa toko.


Dari toko baju, sepatu, kaca mata dan tas.


Nenek meminta Shofia untuk mengambil apa saja yang disukai.


Sebenarnya Shofia merasa tidak enak dimanjakan begitu oleh ny Indira tapi ny Indira memaksa.


Mereka terus berkeliling.


Supir membawa barang-barang belanjaan dan Angelina mendorong strollernya Zidan.


Sedangkan ny Indira mengandeng tangan Shofia seolah-olah memaksa Shofia untuk terus berbelanja.


Saat asyik melihat-lihat, tiba-tiba Shofia dikejutkan oleh teriakan seseorang.


"Shofia...benarkah itu kamu?" Teriak Tari melihat Shofia sahabatnya.


Tari sangat kaget bertemu Shofia di mall.


Shofia yang mendengar teriakan Tari menoleh dan dilihatnya sahabatnya mulai mendekatinya.


"Tari......" teriak Shofia sambil berlari mendekati sahabatnya.


Lalu mereka berpelukan


"Shofia, kamu kemana aja? kenapa tidak ada khabar? Aku sangat bingung dan khawatir tau sampe ngga bisa tidur mikirin kamu" ucap Tari nyerocos ngga berhenti.


Shofia hanya tersenyum dipelukan sahabatnya itu.


Lalu terdengar suara ny Indira memanggilnya.


"Shofia....." Panggil ny Indira.


Shofia melepaskan pelukan sahabatnya.


"Eh maaf nek. Hmm kenalkan ini sahabatku Tari. Tari ini Nenek Indira, Nenek mertuaku dan ini Angelina adik iparku." ucap Shofia agak gugup.

__ADS_1


Mendengar ucapan Shofia, Tari sedikit kaget ketika Shofia mengenalkan nenek mertua dan adik ipar.


Tapi Tari sekuat mungkin tidak memperlihatkan keterkejutannya pada orang-orang didepannya.


"Oh iya saya Tari sahabat Shofia dari kecil sampai besar walaupun badan saya ngga terlalu besar karena agak bantet" jawab Tari seenaknya sambil tersenyum.


Nenek hanya tersenyum dan menjabat tangan sahabat cucu menantunya.


"Angelina...tapi panggil Anggie aja" ucap Angelina menjabat tangan Tari.


"Bukan Angelina Joli kan? abisnya mirip" ucap Tari lagi.


Angelina hanya tertawa mendengar pujian Tari.


" Kamu sama siapa Tar? sendirian aja? " tanya Shofia


"Aku sama Nina dan Nino tapi mereka lagi dilantai atas untuk beli sesuatu." jawab Tari.


"Aduh Tari bersama sepupu-sepupuku. Bagaimana kalo mereka melihatku dan Zidan" ucap Shofia dalam hati.


"Shofia, ini udah sore. Sebaiknya kita pulang" kata ny Indira.


Karena ini kesempatan agar tidak bertemu dengan sepupunya.


"Tar, aku pulang dulu. Nanti aku telepon dan ceritakan semua" Bisik Shofia sambil kemeluk sahabatnya lagi.


"Benar loh yaa jangan lupa. Dicatat noh di hp ntar lupa lagi sama ku" oceh Tari merengut.


"Iya sayang" jawab Shofia sambil mencubit pipi sahabatnya.


"Aawww sakit tau. Tambah tembem nih pipi kalo dicubit-cubit. Tapi kalo orang ganteng yang cubit mah aku pasrah" celoteh Tari.


Shofia hanya tersenyum dan melambaikan tangannya pada Tari.


Mereka meninggalkan mall.


***



Angelina

__ADS_1



Tari



Nino


"Tari... Tar...kok bengong gitu sih" Tanya Nino melihat Tari berdiri terdiam di tengah mall.


"Eh tadi aku bertemu dengan Shofia" jawab Tari sambil terus diam seperti memikirkan sesuatu.


"Ahh yang benar Tar? Kok kamu ngga telpon aku sih? Aku kan bisa langsung turun" tanya Nino lagi kesal.


"Maaf Nin, kejadiannya sangat cepat. Aku juga kaget melihat Shofia tadi jadi ngga kepikiran banget buat telpon kamu. Nina mana?" jawab Tari.


"Nina masih diatas. Biasalah dia kalo udah di toko program dan game komputer bisa berjam-jam buat melihat-lihat. Kita beli minum yuk Tar, aku haus" ucap Nino sambil menarik Tari ke salah satu cafe di mall.


Di dalam Cafe, Nino dan Tari memesan minuman. Lalu mereka duduk di meja di sudut ruangan.


" Jadi apa yang Shofia katakan dan bersama siapa dia?" tanya Nino.


" Dia bersama bayinya, dan ada beberapa orang. Shofia mengenalkan mereka kepadaku sebagai nenek mertua dan adik iparnya yang sangat cantik seperti Angelina Joli dan tubuhnya pun sangat sexy seperti seorang supermodel. Tinggi banget deh ngga kayak aku yang bantet kayak kue tape" jawab Tari terus saja nyerocos ngga berhenti.


"Apaaa...., nenek mertua dan adik ipar? Jadi itu benaran anaknya!" tanya Nino lagi mengalihkan omongan Tari yang panjang kaya kereta api.


"Ya itu yang Shofia bilang. Emangnya itu neneknya Arya yaa? Aku ngga tau kalo Arya punya adik yang sangat cantik. Tapi kau bilang Shofia bukan bersama Arya saat di bandara?" ucap Tari kembali merenung.


"Iya, itu bukan Arya. Aku kan ingat wajah Arya. Laki-laki yang bersama Shofia jauh lebih ganteng dibanding Arya. Saingan Gue lah" jawab Nino sambil tersenyum.


"Narsis lu...biar ganteng tetap aja jomblo" cibir Tari.


"Yaelah Tar, sesama jomblo dilarang saling menghina" jawab Nino sambil memajukan mulutnya.


" Tapi kan lamaan lu yang jomblo. aku mah baru sewindu lu udah seabad"ucap Tari tertawa.


Nino langsung mengacak rambut Tari gemes.


"Ahhhhh kebiasaan deh lu Nin, berantakan deh rambutku. Ntar aku kelamaan jomblonya nih gara-gara lu" ucap tari menepis tangan Nino.


Nino hanya tertawa.

__ADS_1


__ADS_2