Akhirnya Jatuh Cinta

Akhirnya Jatuh Cinta
Persiapan


__ADS_3

Pagi itu Shofia sudah selesai memakai make up nya.


Walaupun hanya memolesnya sederhana, kecantikannya tetap terpancar dari wajahnya.


Dilihatnya Dika masih berada di kamar mandi, Shofia pun lanjut membereskan kopernya yang sudah hampir selesai.


Hanye perlu memasukkan peralatan make up dan perawatan wajah dan tubuhnya saja.


Koper milik Dika pun sudah siap.


Shofia lalu menyiapkan baju yang akan dikenakan oleh Dika.


"Dika..., masih lama kah? Aku cek Zidan dulu yaa" ucap Shofia di depan kamar mandi.


"Ini udah hampir selesai". teriak Dika dari dalam kamar mandi.


Shofia pun beranjak keluar kamar menuju kamar bayinya.


Zidan yang sudah selesai memakai baju sangat girang melihat mamanya.


"Good morning sayang mama. Udah ganteng aja sih pagi-pagi", celoteh Shofia sambil menggendong bayinya.


"Koper Zidan sudah siap, Nyonya dan tas pompa bayi dan botol isi asi juga sudah siap" l," ucap sus Nani lalu menunjukkan barang-barang yang harus dibawa.


"Oke sus, makasih yaa. Tolong suruh yg lain bawa kebawah yaa sekalian koper dari kamar Dika" pinta Shofia pada sus Nani.

__ADS_1


Sus Nani mengangguk kan kepalanya dan beranjak keluar kamar.


Tak lama kemudian, Angelina masuk ke kamar Zidan.


"Ponakan Aunty mau pergi. Nanti Aunty kesepian deh", kata Angelina sambil mengambil Zidan dari gendongan Shofia.


"Nanti Zidan VC aunty yaa", jawab Shofia sambil tersenyum.


"Kak, Zidan Anggie bawa yaa. Anggie mau kasih makan sebelum Zidan pergi".tanya Angelina.


"Iya boleh dong. Makasih yaa udah bantu aku dan sayang sama Zidan", ucap Shofia.


"Zidan kan kesayangan aku kak" jawab Angelina sambil mencium Zidan.


Angelina lalu membawa Zidan ke ruang makan dan Shofia kembali ke kamarnya.


Saat melihat Shofia masuk, Dika lalu menutup laptopnya dan meraih tubuh istrinya itu.


"Sudah siap bersenang-senang, sayang?" tanya Dika sambil mengecup kening Shofia.


Shofia hanya tersipu malu sambil mencubit kecil dilengan Dika.


"Yuk kita turun sarapan abis itu langsung ke bandara", ucap Dika sambil menarik tangan Shofia.


Sesampainya di ruang makan, disana sudah ada ny Indira, papi, Angelina dan Zidan.

__ADS_1


"Selamat pagi semuanya", Dika lalu menarik kursi buat Shofia.


Semua yang melihat perlakuan Dika pada istrinya itu hanya tersenyum.


"Selamat bersenang-senang ya Dika dan Shofia. Jangan dipikirkan urusan perusahaan. Nanti papi bantu selama kalian honeymoon", Kata papi sambil memakan sarapannya.


"Terima kasih pi, Dika udah menugaskan asisten Dika untuk mengurus semuanya. Nanti kalo ada masalah baru Dika akan suruh hubungi papi aja" Jawab Dika.


Mereka makan dengan damai karena mami tidak ada disana.


Setelah selesai makan, Dika, Shofia dan Zidan langsung menaiki mobil mereka dan menuju bandara.


Di bandara, mereka menuju ke ruang tunggu vip untuk penumpang yang menggunakan pesawat pribadi.


Setelah itu mereka menaiki pesawat pribadi milik perusahaan Ajiwijoyo.


"Kita mau kemana sih Dika?" tanya Shofia bingung.


"Ada deh. Pokoknya aku ingin menjadi hadiah yang indah buat mu sayang" jawab Dika sambil merangkul Shofia.


Zidan masih terlelap di pangkuan Shofia.


"Kok kalo naik pesawat gini Jadinya ingat waktu pertama kali kita bertemu ya sayang", ucap Dika.


Shofia hanya tersenyum mendengar perkataan suaminya.

__ADS_1


"Tapi sekarang sudah beda, karena kita sufah menjadi pasangan yang sah", ucap Dika lagi sambil memegang tangan Shofia


Akhirnya mereka tertidur selama penerbangan


__ADS_2