Akhirnya Jatuh Cinta

Akhirnya Jatuh Cinta
67. Makan Siang Yang Tertunda


__ADS_3

"Alhamdulillah," Tidak lupa Nasya mengucap syukur atas nikmat untuk hari ini.


Setelah mereka puas dengan menu yang sesuai dengan lidah mereka, tidak berselang lama El datang menghampiri mereka yang sedang asyik bercengkrama.


Mamah yang notabenenya selalu saja ada topik untuk di bahas, jadi mereka tidak merasa bosan sambil menunggu kedatangan El.


"Apa makan siang nya sudah selesai?" Tiba tiba saja El datang dan mengejutkan Nasya yang memang posisinya membelakangi arah pintu masuk.


"Memangnya kamu belum makan siang El?' Tanya Mamah saat melihat anak kesayangannya datang dan tiba tiba saja bertanya.


"Belum Mah, El baru saja selesai meeting dengan para direksi" Dengan duduk di samping Nasya dan mengusap kepala Nasya yang tertutup kerudung, El menjawab pertanyaan sang Mamah.


"Apa ByBy ingin makan sekarang? Biar Nana pesankan" Kini giliran Nasya yang bertanya seraya menatap kearah sang suami dengan senyum yang sangat manis yang hanya dia tunjukkan di hadapan El.


"Memangnya setelah ini rencananya ingin kemana lagi?" Bukannya menjawab, El justru bertanya balik yang kini tangan El sudah berpindah mengusap perut sang istri.

__ADS_1


"Kalau Nana terserah Mamah saja" Sontak Mamah menatap Nasya dan mengalihkan pandangannya dari benda pipih yang sedang dia pegang, untuk berbalas pesan dengan semua kepala ketua yayasan yang berada di bawah naungan yayasan nya.


"Memangnya kamu tidak lelah?" Mamah justru bertanya kepada menantunya, sambil menaruh ponselnya kedalam tasnya.


"Kalau Mamah ingin melanjutkan berbelanja, dengan Novi saja, Nana menunggu disini saja, sambil menemani kak El makan" Sebenarnya tadi Nasya memang sudah sangat lelah, bahkan telapak kakinya sudah pegal, namun dia menahannya karena merasa tidak enak terhadap Mamah yang sangat antusias dalam memilih semua kebutuhan calon kedua anak kembarnya.


"Iya Mah,! Kami akan menunggu disini saja! Mamah lanjutkan saja berbelanja nya" Sambung El yang mengerti dengan sifat Mamahnya.


Kalau sudah pergi ke mall seperti sekarang ini, pasti Mamahnya selalu ingin membeli barang branded keluaran terbaru.


Tinggal lah kini El dan Nasya yang duduk berdua, lalu segera El memesan makanan, karena memang perutnya sudah lapar dan sudah telat untuk jam makan siangnya kali ini.


Sambil menunggu makanannya di antar, El bertanya kepada sang istri.


"Tadi belanja apa saja, hmm?" Nasya yang sedang melihat ponselnya karena ada notifikasi pesan dari Mamah mertuanya, langsung saja mendongakkan kepalanya dan menatap sang suami.

__ADS_1


"Tadi berbelanja keperluan baby twins saja By, dan itu semua juga Mamah yang lebih banyak memilihnya, karena Nana memang belum faham apa apa saja yang di perlukan bayi saat baru lahir" Jawab Nasya yang memang belum mengerti apa saja yang di butuhkan bayi saat baru lahir, mengingat dia juga belum sama sekali mempersiapkan apa apa untuk calon sepasang anak kembarnya.


"Apa setelah ini ingin berbelanja lagi?" Tanya El kemudian, karena faham dengan sifat wanita yang memang pasti gemar shoping layaknya Mamah tercinta.


Belum sempat Nasya menjawab, pelayan datang dan menyuguhkan hidangan di atas meja.


"Silahkan dinikmati hidangannya Tuan!" Sapa pelayanan restoran setelah menyajikan makanan di atas meja.


"Hmm" Seperti biasa, El hanya menjawab dengan deheman saja.


"Apa ingin makan lagi? Biar ByBy suapi,!" Tawar El saat melihat Nasya menatapnya.


"Nana masih kenyang By,! Bukankah ByBy belum makan siang, lebih baik sekarang cepat ByBy makan dan habiskan saja makanannya," Tolak Nasya dengan mengangkat kedua tangannya tanda kalau dia masih merasa kenyang karena belum lama dia makan dengan porsi yang sangat banyak.


"Kalau begitu sekarang ByBy makan dahulu," Kemudian El segera memakan makanannya dan hanya di angguki Nasya.

__ADS_1


__ADS_2