Akhirnya Jatuh Cinta

Akhirnya Jatuh Cinta
79. NEVAN dan NESSA


__ADS_3

Owe....owe...owe.....


Terdengar suara tangisan dari dalam ruang operasi, setelah lima menit terdengar kembali suara tangisan yang kedua.


"Alhamdulillah," Ucap syukur El, Mamah, Ibu dan Ayah yang baru saja datang karena tadi saat di telpon sedang meeting, jadi baru sempat datang.


Lampu di depan ruang operasi pun sudah mati, itu menandakan kalau proses persalinan Nasya sudah selesai.


Tidak berselang lama salah seorang dokter keluar dan memanggil El selaku ayah dari anak anaknya.


"Saudara El, anda bisa masuk kedalam sekarang" Ucap dokter Dian, itu tertera dari nama yang ada di depan dadanya.


"Saya dokter," El segera menghampiri dokter dan bergegas masuk kedalam ruang operasi untuk segera mengadzani anak anaknya.


"Selamat Tuan,! Anak anak anda telah lahir dengan sehat dan selamat" Ucap dokter Arum memberikan salah satu anak nya untuk segera di adzani.


"Terimakasih dokter," El segera meraih anaknya yang masih sangat merah dan berjenis kelamin laki laki untuk segera mengadzani, dan di lanjutkan dengan anak keduanya.

__ADS_1


"Dokter, bagaimana dengan keadaan istri saya?" Tanya El kepada dokter Arum, karena melihat Nasya yang masih terbaring tidak berdaya.


"Jangan khawatir tuan, Nyonya Nasya hanya pingsan saja, mungkin karena merasakan kontraksi saat ingin melahirkan" Ucap dokter Arum kepada El.


"Apa akan lama dokter?" El bertanya kembali kepada dokter, dengan mengusap kepala istrinya.


"Sebentar lagi juga akan siuman, Tuan.!" Jawab dokter yang kini sudah meletakkan sepasang anak kembar El kedalam box bayi.


'sayang, anak anak kita sudah lahir sekarang, cepatlah sadar, lihatlah mereka sayang, mereka sangat menggemaskan, dan lucu lucu.' batin El berucap seraya menciumi wajah pucat istrinya yang sedang di bersihkan oleh tim dokter.


"Iy~iya dokter, kami sudah menyiapkan nama untuk mereka" Jawab El yang kaget saat melihat kondisi istrinya sedang di bersihkan setelah melahirkan sepasang anak kembar mereka.


"Kalau begitu, sekarang juga akan kami urus untuk proses selanjutnya" Ucap dokter Arum lagi.


Begitu pintu ruang operasi terbuka, nampaklah Nasya yang di dorong oleh dokter dan beberapa suster yang membantu proses persalinan.


"El, apa Nasya baik baik saja?" Mamah langsung bertanya kepada El karena melihat Nasya terbaring tidak sadarkan diri.

__ADS_1


"Maaf Nyonya, Nyonya Nasya akan kami bawa ke ruang perawatan, dan sebentar lagi dia pasti akan sadar" Jawab dokter Arum mencoba menenangkan keluarga El agar tidak panik.


Dan tidak berselang lama dua buah box bayi di bawa bidan dan suster ke ruang perawatan bayi.


"Alhamdulillah, cucu cucu omah lahir dengan selamat dan sehat, tanpa kekurangan satu apapun" Kini Mamah beralih melihat sepasang cucunya yang sedang di bawa ke ruang perawatan bayi.


Sedang Ibu hanya bisa menangis haru dan bahagia di dekapan Ayah, sambil mengikuti langkah dokter yang membawa putrinya ke ruang perawatan.


"Kalau nanti Nyonya Nasya sudah sadar, tolong panggil saya," Ucap dokter Arum saat Nasya sudah benar benar masuk kedalam ruang perawatan VVIP yang ada di rumah sakit tersebut.


"Baik dokter" Jawab El tanpa menolehkan pandangannya dari sang istri.


"El, apa kamu sudah menyiapkan nama untuk mereka?" Akhirnya Ayah bertanya kepada El.


"Sudah Ayah, kami sepakat untuk memberi nama anak laki laki NEVAN FABIAN ARDHANI HUSEIN sedang anak kami yang perempuan NESSA FALESIA ARDELIA HUSEIN" Jawab El dengan menatap Ayah mertuanya.


"Nama yang bagus" Ayah hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju.

__ADS_1


__ADS_2