
"Selesai" Ucap Nasya setelah selesai memakaikan dasi suaminya, serta merapikan jas yang El kenakan.
"Nanti kalau ada apa apa segera hubungi ByBy" Tidak ketinggalan El membelai pipi chubby Nasya yang kian hari kian menggemaskan dan di angguki oleh Nasya.
"Kalau begitu sekarang kita keluar untuk sarapan, pasti Novi sudah menyiapkan makanannya" Segera Nasya mengajak sang suami untuk sarapan.
Cup
"Morning kiss dulu sebelum ByBy berangkat ke kantor, supaya ByBy sedikit mendapat vitamin" El mencium bibir Nasya sekilas dan setelahnya menggenggam jemari istrinya serta menautkan jemari tangannya dengan tangan Nasya.
"Tuan, Nyonya, silahkan,! Sarapannya baru saja matang dan saya baru saja selesai menatanya di meja makan" Sapa Novi begitu melihat majikannya menuju dapur lalu segera mempersilahkan majikannya untuk sarapan.
"Kamu mau kemana Novi?" Tanya Nasya saat melihat Novi berbalik badan hendak meninggalkan dapur.
"Saya ingin merapikan ruangan lain, Nyonya,!" Langsung saja Novi menghentikan langkahnya dan berbalik badan kembali untuk menjawab pertanyaan majikannya.
"Beres beresnya nanti saja, lebih baik sekarang kamu duduk di sini dan ikut makan dengan kami" Tawar Nasya mengajak serta Novi untuk ikut sarapan dengannya.
"Ta~" Belum sempat Novi melanjutkan ucapannya, namun El segera memotong perkataan Novi.
"Sekarang juga kamu ambil peralatan makan untuk kamu dan duduk di sini" Kini giliran El yang bersuara dan memerintahkan Novi.
"Ba~,! Baik Tuan, sebentar saya akan mengambil peralatan makan untuk saya dahulu" Pasrah sudah Novi saat mendengar ucapan El yang tegas walaupun pelan.
Akhirnya mereka sarapan dengan hening, tidak ada yang bersuara sedikitpun saat makan, yang terdengar hanya dentingan sendok dan garpu yang beradu dengan piring.
Makanan Nasya pun habis tidak tersisa, tidak ada satu butir nasi pun yang tersisa di piring bekas makan Nasya, setelahnya Nasya meminum susu hamil yang sudah tersedia di atas meja makan.
"Alhamdulillah, ternyata lebih nikmat yaa saat kita makan bersama seperti ini,!" Ucap Nasya membuka pembicaraan setelah mereka selesai makan.
"Baiklah,! Sekarang ByBy berangkat ke kantor dahulu,! Novi, kalau ada apa apa segera hubungi saya," Pamit El segera bangkit dari duduknya dan memberikan perintah kepada Novi untuk menelpon dirinya kalau terjadi sesuatu terhadap istrinya.
__ADS_1
Setelahnya membantu sang istri untuk bangun karena dengan bertambahnya usia kehamilan Nasya maka semakin sulit Nasya untuk bergerak.
"Baik Tuan,!" Hanya kata itu yang keluar dari mulut Novi dengan menundukkan kepalanya hormat.
"Anak anak pintar, Papih berangkat kerja dahulu, kalian jangan nakal dan jangan membuat Mamih kalian kesusahan," Dengan sedikit berjongkok, El berbicara tepat di depan perut istrinya seraya mengusapnya lembut, dan benar saja, anak mereka meresponnya dengan gerakan kecil.
Nasya menyerahkan tas kerja El dan tidak lupa mencium punggung tangan kanan suaminya, dan di balas dengan El mencium kening istrinya dengan lembut dan dalam.
Segera Nasya menutup pintu apartemennya setelah El keluar.
"Sepertinya di samping ruang keluarga ada ruang olahraga mini, kalau begitu lebih baik sekarang aku kesitu saja, aku akan senam yoga sebentar" Lirih Nasya berucap dan dengan perlahan segera menuju ruang olahraga suaminya.
"Nyonya mau kemana?" Novi yang melihat majikannya melintas melewati dirinya yang sedang membersihkan ruang keluarga langsung saja bertanya.
"Aku hanya ingin ke ruang olah raga, dan rencananya ingin senam yoga di sana" Sontak Nasya menoleh lalu menunjuk keruang olahraga saat mendengar pertanyaan Novi.
"Iya Nyonya, apa butuh minuman atau makanan, biar saya buatkan" Tawar Novi sebelum Nasya benar benar masuk kedalam ruangan olahraga.
"Buatkan saja jus jeruk dan cemilan, dan tolong bawakan kedalam, tapi nanti setelah kamu selesai beres beresnya," Titah Nasya kepada Novi.
"Lumayan lengkap alat olahraganya, terutama alat Gym, lebih baik aku yoga dekat jendela saja, sepertinya disana lebih tenang" Lirih Nasya berucap saat masuk kedalam dan ternyata sangat lengkap alat olahraga yang ada didalam.
Dua jam sudah Nasya melakukan yoga dan tidak berselang lama Novi datang dengan membawa nampan berisi jus jeruk dan cemilannya.
"Nyonya, maaf mengganggu,! Ini pesanannya dan ingin di taruh di mana?" Tanya Novi saat masuk kedalam dan melihat majikannya kini sedang bersandar di atas matras yang tadi Nasya gunakan untuk yoga.
"Sini Novi, kebetulan sekali saya baru saja selesai" segera Nasya menyuruh Novi untuk mendekat ke arahnya yang sudah selesai yoga.
"Baik Nyonya" Dengan penuh patuh, Novi menghampiri majikannya.
"Apakah pekerjaan kamu sudah selesai?" Nasya bertanya kepada Novi, seraya meminum jus dan memakan cemilan yang di bawakan Novi.
__ADS_1
"Sudah Nyonya, dan menu makan siang pun sudah di racik, tinggal memasaknya saja" Jawab Novi menjelaskan kalau pekerjaan bersih bersih rumahnya telah selesai.
"Bagaimana kalau besok kita jalan jalan keliling Singapura?" Tanya Nasya lagi saat ide petualangannya mulai beraksi.
"Kalau saya sih, terserah Nyonya saja bagaimana baiknya" Jawab Novi yang memang belum tahu tempat yang saat ini dia singgahi.
"Kalau begitu nanti saya coba bicarakan dengan suami, kapan dia ada waktu menemani kami jalan jalan" Ucap Nasya yang memang dia pun ingin jalan jalan mengelilingi Singapura, namun tetap dia akan membicarakannya terlebih dahulu dengan sang suami.
"Sekarang jam berapa yaa Novi?" Tiba tiba saja Nasya bertanya kepada Novi karena memang sudah lumayan lama Nasya berada di ruang olahraga sang suami.
"Apa Nyonya ingin sesuatu? Biar nanti saya ambilkan" Tawar Novi bangun dari duduknya.
"Tidak usah Novi, saya hanya ingin istirahat sebentar di kamar" Dengan di bantu Novi, perlahan Nasya bangun dari duduknya lalu menuju kamar untuk beristirahat.
Ceklek
"Padahal tadi hanya yoga saja, kenapa rasanya lelah sekali yaa,!" Lirih Nasya yang merasakan sangat lelah setelah yoga, dan segera berbaring di atas kasur.
Sementara Novi ke dapur menyiapkan menu untuk makan siang mereka.
Satu jam Novi menyiapkan masakan di dapur, lalu segera menyiapkannya di atas meja makan.
Tanpa sepengetahuan mereka, tiba tiba saja El pulang untuk makan siang di apartemen dengan Nasya.
"Novi, Nyonya ada dimana? Dari tadi saya telpon ke handphone nya tapi tidak di angkat, apa Nyonya baik baik saja?" Novi yang sedang menata makanan di atas meja makan langsung menoleh kearah sumber suara.
"Nyonya sedang istirahat di kamar Tuan, tadi habis senam yoga" Jawab Novi menjelaskan kepada El, kalau majikannya sedang istirahat di kamar.
Tanpa menunggu lama, El segera menuju kamarnya untuk menemui sang istri tercinta.
Begitu El masuk ke dalam kamar, dia melihat sang istri tengah terbaring di atas kasur, dengan menggeser sedikit kursi El duduk di samping istrinya.
__ADS_1
Ditatap nya sang istri yang tertidur pulas di atas ranjang, lalu menyingkirkan anak rambut di belakang telinga istrinya yang menghalangi wajah cantiknya.
'ternyata kalian sedang tidur, kenapa semakin kesini aku semakin sulit untuk berjauhan dengan kalian,' batin El berucap seraya membelai pipi sang istri.