Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
Selesai


__ADS_3

"Yuni Andi beruntung memiliki anak sepertimu"


"sudah lebih baik kita menyantap makanannya nanti dingin nggak enak" kata ibu Maria.


"Iya, Sayang perutku ini sudah keroncongan tahu"


Hahaha hahahaha mereka pun tertawa dan makan bersama.


setelah makan bersama Yuni berbicara kepada Ferdi, untuk selalu dengarkan apa yang dikatakan opa omanya. dan jika Ferdi ingin membutuhkan sesuatu hubungi Yuni saja dan mulai sekarang kapanpun Ferdi ingin pergi tidur bersama dengan Aditya di rumahnya ia mengijinkannya


Ferdi pun mengangguk setuju, dan berterima kasih. Yuni dan Christian pun pamit dari tempat itu pulang ke rumah mereka.


Setelah tiba di rumah mereka Kris berpamitan untuk pergi lagi karena ada urusan pekerjaan yang harus dia urus.


" Sayang ada pekerjaan yang harus aku kerjakan kamu dan anak-anak istirahat ya aku pergi ke kantor sebentar."


" Iya kamu hati-hati" Cristian pun mengangguk lalu pergi dari rumahnya menuju ke kantor ia pergi ke kantor karena ingin bertemu dengan orang suruhannya yang pergi mencari tahu soal kematian Tuan Jeremy.


setelah beberapa menit perjalanan akhirnya ia tiba di kantornya.

__ADS_1


"Bagaimana apa kalian sudah menemukan buktinya?"


"Sudah tuan. Alm Tuan Jeremi menderita komplikasi penyakit yang memang usianya tak bertahan dokter sudah vonis usianya tidak lebih dari 1 bulan, kalaupun di operasi takut lebih berisiko tinggi. namun karena posisi tuan Jeremi waktu itu mengalami kecelakaan membuat tuan Jeremi kehilangan nyawanya" Kristian pun mengangguk lalu pergi kerumah ibu Rima bersama beberapa anak buahnya dan Vidio kesaksian dokter.


Setelah tiba di kediaman Ibu Rima Christian pun dipersilahkan masuk.


"Ada apa lagi kamu kemari"


"Aku datanh kesini karena ingin membawa bukti kalau istriku tidak salah dan silahkan lihat vidio ini !" kata Christian sambil menyerahkan sebuah ponsel.


Rima yang melihat video tersebut menjadi sangat marah.


"Jadi jika istriku tetap mengirimkan uang pada wakti itu tetap saya nyawa suamimu tidak tertolong jadi jangan salahkan istriku lagi nyonya, Jika anda membutuhkan dana Aku akan mengirimkannya sebagai tanda permintaan maaf dari istriku silahkan anda tulis nominalnya" kata ktistian


"Baiklah jika anda tidak mau maka saya akan pergi dari sini, dan saya peringatkan jangan ganggu kehidupan keluarga kami lagi" kata Kristian yang tidak menggubris pertanyaan dari ibu Rima.


"Cuiiih" ibu Rima pun berdecak kesal.


sementara Christian kembali ke rumahnya setiba di rumahnya ia pun langsung mencari Yuni dan memeluk erat Yuni yang berada dikamar tidur mereka.

__ADS_1


"Sayang kamu kenapa?"


"Tidak Aku hanya ingin memelukmu, kamu adalah ratuku hanya kamu istri yang aku cinta dan tiada orang lain sayang"


"Iya aku tahu, aku juga sangat mencintaimu sayangku" kata Yuni.


Mereka berdua pun saling berpelukan tak lama terdengar kedua anaknya yang berlari menghampiri mereka berdua "mama,, papa" panggil kedua anak kecil itu.


Yuni dan krispun menggending kedua anaknya dan ciumi pipi mungil mereka.


"Dulu Aku begitu menderita tapi sekarang Aku sangat bahagia dengan kehadiran kalian dihidupku" batin Yuni yang memandang anak dan suaminya.


Kristian pun mengecup kening ketiga orang itu.


"Kalian semua adalah harta papa yang paling berharga" kata Kristian.


Tamat..


Terima kasih karena kalian selalu setia membaca maaf kalau Novel ini tidak sesempurna keinginan kalian.

__ADS_1


Love... Briler Aleza.


Folow@Ig.- Elisabethati


__ADS_2