
Hari berlalu kini Aditia dan Aurelia sudah memasuki bangku sekolah menengah pertama.
Aditia dan Aurelia disekolah terkenal dengan pandai dan pintar mereka berdua selalu menjadi idola.
pagi ini Aurelia sedang bersiap kesekolah begitupun Aditia.
Ketika sedang di meja makan mereka berdua makan dengan tenang hingga selesai dan tiba saatnya mereka berangkat ke sekolah lalu mereka berdua pamit ke Yuni dan kristian.
"Mama, Papa kami ke sekolah dulu." kata keduanya secara bersamaan.
"Iya sayang, maaf yah hari ini papa tidak bisa mengantarkan kalian ke sekolah Jadi kalian pergi bersama Pak sopir saja" kata Kris kepada Putra dan putrinya.
" Iya sayang maaf ya Soalnya mama dan papa ada urusan" kata Yuni lagi kepada Putra dan putrinya.
" tidak apa-apa kan sudah ada pak supir yang bisa mengantar kami Iya kan Abang" kata Aurelia.
" Abang kamu lihat adik kamu ya" kata Kris kepada Aditia.
"Iya pa tenang saja aku pasti lihat Adek." kata Aditia. lalu mereka berdua memberi salam kepada orang tuanya dan segera pergi ke sekolah.
Setelah beberapa menit perjalanan dari mereka tiba di sekolah mereka.
Aditia dan Aurelia tidak sekelas jadi Aditia terlebih dahulu mengantarkan adiknya masuk ke dalam kelasnya namun hari ini Aditia tidak mengantarkan Aurelia "Adek, Abang cuma antar kamu sampai disini karena Abang harus ke perputakaan dulu." kata Aditia.
"Iya Abang tidak apa-apa, Aku juga sudah besar Abang."jawab Aurelia.
"Jangan nakal kamu dan ingat jauhi laki-laki yang namanya Rian itu ! kalau tidak mau Aku lapor ke Mama dan Papa." kata Adit lagi ke adiknya.
"Iya bawel." Jawab Aurelia dengan nada yang datar.
"Ya sudah sana masuk kekelas kamu." kata Aditia lalu Aureliapun mengangguk dan pergi dari hadapan Aditia.
ketika Aurelia sudah tiba di kelas pria yang bernama Rianpun datang menghampiri Aurelia.
"Hai anak Manja tumben kamu tidak diantar oleh bodyguard kamu." kata Rian sambil mengejek.
Aurelia tetap tidak hiraukan kata-kata dari Rian Ia malah menghadap ke temannya yang bernama Anaya dan menanyakan kabar dari Anaya.
"Anaya kamu apa kabar kangen dua hari tidak ketemuan." kata Aurelia.
"Baik say.. kamu sendiri ?" balas Anaya.
"Anak cengeng budek yah Aku lagi ngomong sama kamu." kata Rian.
"Kamu itu apaan sih Rian gangguin Aurelia melulu." kata Anaya.
__ADS_1
"Naya kamu lebih baik pindah ke kursi sebelah Jordi mau ngobrol sama kamu." Bohong Rian ke Anaya agar Ia bisa duduk bersebelahan dengan Aurelia dan karena Anaya tertarik dan suka sama Jordi Ia pun mau pindah tempat duduk.
Anayapun menatap ke arah Aurelia meminta izin ke sahabatnya. Aurelia pun tahu kalau Anaya suka sama Jordy jadi Ia dengan berat hati mengininkan Ananya.
"Boleh yah." mohon Anaya.
"Dasar kamu tuh, entar di buat nangis baru tahu." kata Aurelia sambil menarik hidung sahabatnya.
Lalu mereka pun duduk, tak lama guru pun masuk dan mereka mulai dengan aktivitas belajar mengajar. selama di pelajaan Rian tetap menatap kearah Aurelia.
"kamu lihat kedepan sana ngapain lihat ke aku terus." kata Aurelia dengan berbisik.
"Habisnya kamu cantik." gombal Rian.
"tuh banyak yang lebih cantik dari Aku." kata Aurelia.
Kurang lebih 3 jam pelajaran akhirnya selesai juga mereka pelajaran dan tiba saatnya mereka jam istirahat.
"Aurelia kantin Yuk" Ajak Anaya.
"Kamu dahulu saja Aku masih mau ke toilet perut Aku mules" jawab Aurelia. Ketika Aurelia berdiri Rian melihat ke Rok Aurelia ada noda d***h.
"ya sudah Aku tunggu kamu di kantin." kata Anaya dan ia pun pergi meninggalkan Aurelia Rian.
"Aku mau ngobrol sama kamu sebentar." kata Rian sambil menarik tangan Aurelia.
"Dasar anak manja, Aku mau bilang tuh lihat rok yang kamu pakai." kata Rian dengan menunjuka kearah Rok Aurelia.
Aurelia pun tak hiraukan apa yang dikatakan Rian. dan tetap melangkahkan kakinya. Saat Aurelia tetap melahkahkan kakinya Rian berdiri dan mengambil jaketnya langsung menutup bagin belakang Aurelia.
"Kamu tuha apa-apaan sih" kata Aurel yang semakin kesal.
Rian pun akhirnya berbisik ke telinga Aurel.
"Rok kamu tuh ada Noda d***h" kata Rian.
Aurelia pun bingung dengan apa yang di katakan Rian." kamu jangan becanda yah tidak lucu tahu."
"kalau kamu tisak percaya silahkan lihat sendiri." kata Rian.
Aurelpun akhirnya melihat keroknya begitu yang ia lihat darah iapun langsung pingsan.
"Kok pinsan sih kamu." kata Rian yang dengan sigap menangkap tubuh Aurelia. Ia lalu mengangkat tubuh Aurelia.
"makan apaan sih kamu berat banget" kata Rian dengan tubuh Aurel.
__ADS_1
Saat Ia tengah membawa Aurelia keruang UKS. Aditia melihat dan langsung berlari ke arah Rian.
"kamu apain adik aku." kata Aditia sambil membantu membopong tubuh Aurelia.
"Bawa dulu ke UKS." kata Rian. Anayapun juga melihat dan segera berlari kearah mereka.
"Rian kenapa sahabat Aku?" kata Anaya dengan teriak. Namun tak di gubris oleh Rian.
Saat Aurelia sudah diruangan UKS Rian pun mengatakan ke Anaya dan Aditia
"Aku juga tidak tahu Dia kenapa, Aku cuma tunjukin kalau roknya tuh ada Noda D***h eh Dianya malah pingsan" kata Rian.
"Ohh ya ampun jangan-jangan" kata Anaya sambil menutup mulutnya.
"Jangan-jangan apa ??" tanya Rian dan Aditia.
"kalian cowok mending keluar deh biar Aku disini sama petugas UKS" kata Anaya dan kebetulan petugas UkS nya Wanita juga.
"Tapi itu adik Aku." sambung Aditia.
"mending kamu telpon mama kamu biar Aku yang ngomong." kata Anaya
Aditia pun segera menelpon mamanya ketika terhubung, Anayapun menyuruh kedua orang itu untuk keluar dari ruangan.
"Ya sudah Aku kekelas dulu." kata Rian
Aditia yang melihat Rian pergi tiba menghentikan langkah Rian.
"Thank's udah tolong adek Aku."
"Sama-sama." kata Rian dan Ia pun pergi.
sementara Aditia menunggu Anaya dan Aurelia. Tak lama Aurelia sudah sadarkan diri. Anaya dan aurelia pun ngobrol dan menunggu mamanya.
"Perut Aku tidak enak Naya" kata Aurelia.
"Iya jadi lebih baik kamu pulang saja tunggu mama kamu datang." saran Anaya.
"Iya aduh Naya tapi Aku malu banget sama Rian." kata Aurelia.
"Tidak apalah, tapi Dia keren loh Dia yang bawa kamu kesini terus ini rok kamu ditutupin pakai jaketnya lagi." kata Anaya sambil senyum.
"Ihh kalau ada tuh orang pasti kepalanya sudah gede soalnya di sanjung sama Anaya." kata Aurelia sambil senyum.
"eh Aku lupa kakak kamu lagi nunggu diluar kamu mau Aku suruh Dia masuk.?" kata Anaya.
__ADS_1
bersambung...