
" Tunggu sebentar saya tanyakan dulu kepada tuan dan nyonya" ucap Pak satpam, Randy pun mengangguk tanda setuju, lalu satpam berjalan masuk ke dalam pos satpamnya untuk memberitahukan kedatangan Randy, sementara Randy pun menunggu di depan.
setelah beberapa saat menunggu ekornya siap tampung keluar dari pos penjagaan nya untuk menemui randy.
''Bagaimana pak?''
"Mari Tuan, Kata Tuan Andi silahkan masuk"
"Terima kasih pak" Randy pun berjalan masuk ke rumah tersebut.sesampainya di depan ia melihat Yuni sedang mengajak Rein bermain.
"suster tolong bawa Rein masuk"
"Baik Nyonya"
"apa Yuni mengadopsi anak?" batin Randi.
"Ada perlu apa kamu kesini? tanya Yuni dengan sinis.
" maksud kalian apa menyuruh orang untuk menghajar aku?"
"Aku tidak mengerti apa yang bicarakan?, jika ada yang menghajar mu aku malah berterima kasih kepada orang-orang itu, apa yang kamu rasakan itu belum seberapa dengan apa yang aku dan anak-anakku rasakan"
"Tidak usah berpura-pura tidak tahu, aku hanya bermasalah denganMu dan keluargaMu saja pasti AyahMu yang menyuruh orang untuk membalas sakit hati kaliankan'' tuding Randi.
''CUKUP RANDI,KELUARGAKU TIDAK BUSUK SEPERTI KELUARGA KALIAN SEMUA, JADI JAGA BIACARA MU ITU" kata Yuni yang sudah mulai Emosi, beberapa pengawal yang melihat suara Yuni yang sudah mulai meninggi mereka pun mendekat.
sementara dari dalam rumah tuhan andi yang mendengar putrinya berteriak Iya pun juga langsung keluar dari dalam rumah dan melihat apa yang sebenarnya terjadi.
"Ada apa ini?"
"Tuan Andi yang terhormat, apa kurang permintaan maafKu kepada kalian sehingga kalian menyuruh orang untuk membuatKu babak belur seperti ini?"
"Kurang ajar sekali kamu,tidak tahu diri kamu Seharusnya kamu bersyukur kami tidak menuntut kamu apa-apa"
__ADS_1
"Omong kosong kalian" Yuni yang mendengar omongan dari dari Randipun menjadi sangat geram, pengawal seret Dia keluar dari rumah ini ingat wajahnya jangan pernah izinkan Dia masuk lagi ke rumah ini"
"LEPASKAN AKU, AKU BISA KELUAR SENDIRI"ucapnya namun sebelum Ia pergi Ia masih mengeluarkan kata-kata kaaar kepada Yuni.
" memang pantas kita bercerai Yuni, lihat saja dirimu itu sudah terpengaruh dengan AyahMu, aku tidak sudi lagi mengemis-ngemis, CUIH'' dan Ia pun pergi dari tempat itu.
Yuni yang mendengar omongan dari Randi pun menjadi sangat marah. "kamu aku akan buat hidupMu menderita karena ucapanMu itu Randi Hartono" batinnya.
Dia pun mengambil ponselnya dan langsung menghubungi asisten yang ada di kantor.
"Tarik semua saham yang ada pada keluarga Hartono, buat bajingan itu hidup menderita,Rumah yang Dia tempati itu adalah rumahKu, buat Dia keluar dari rumah itu"
"Yuni, kamu sedang marah sayang" ucap Ibu Mira.
"Tidak ibu, mereka sudah keterlaluan Aku minta bantuan Ayah untuk cari Cindy wanita itu otak penabrakan aku dan anak-anakKu"
"Apa yang kamu katakan dari mana kamu tahu?" tanya Tuan Andy
"Ayah akan membantu kamu mencari wanita itu, dan kamu jangan kuatir, ayah akan menarik semua apa yang ayah sudah berikan kepada keluarga mereka''
''Iya ayah, tadinya aku ingin memberitahu Randy tapi Dia datang dengan sudah menuduh yang tidak-tidak jadi aku urungkan niatKu''
''Kamu lebih baik telpon Kris untuk kesini kita harus menyusun rencana, karena wanita ini bukan sembarangan, sepertinya ada orang kuat di belakangnya karena cara kerjanya sangat berpengelaman"
"baik ayah" Yuni pun masuk bersama ayah dan ibunyaa kedalam rumah dan mengambil ponsel untuk menghubungi Kristian.
"Ayah, tidak baik kejahatan di balas dengan kejahatan ayah" ucap Ibu Mira.
"Tidak ibu, aku selama ini bersabar dan menahan amarahku kepada keluarga mereka, kali ini aku harus membantu Yuni" ucap tuan Andi.
"Ayah, ibu tidak mau kalian kenapa-kenapa ayah"
"ibu tenang saja, ibu lupa siapa ayah"
__ADS_1
"Yah aku tau ayah, tapi ingat usiaMu ayah"
"Kau tenang saja, sudah kau jangan memikirkan hal yang buruk,lebih baik kau lanjut menyiapkan sarapan untuk kita dan calon menantu kita pasti sedikit lagi Dia sampai" ucap Tuan Andi.
"baiklah ya sudah kamu duduk disitu" Ibu Mira pun berjalan menuju ke dapur melanjutkan menyiapkan sarapan" aku kuatir masalah ini akan bertambah besar, aku juga nggak menyangka ternyata Ibu Maria sangat jahat terhadap anakku bertahun-tahun anakku hidup dengan mereka tetapi batinnya selalu tersiksa, bahkan fisiknya juga Yuni, ibu nggak nyangka Nak kamu mengalami hal yang buruk selama rumah tanggamu" bathin ibu Mira.
"Gimana nak kamu sudah telpon Kris ?" tanya Tuan Andi yang melihat Yuni keluar dari kamarnya.
"Sudah Ayah sedikit lagi Dia sampai ayah"
"Baiklah" jawab Yuni dan dia pun berjalan menuju dapur
"Bu mau buat sarapan Aku bantuin yah, sekalian aku mau buat punya Kak Kris." ucap Yuni sambil mengambil alih sayur yang sedang di bersihkan oleh ibunya.
"Iya Nak" kata Bu Mira, Yun ibu boleh nanya sama kamu?"
"Iya bu, Boleh"
"selama kamu sama Randi, apa keluarganya juga tinggal di rumah kamu?,apa mereka tahu kalau rumah itu kamu yang beli ?
"Mereka memang tinggal bersama kami selama aku dan mas Randi masih hidup bersama, dan mereka tahunya kalau itu uang mas Randi yang membeli rumah itu"
"Mereka kok tega sekali sama kamu Yun, ibu benar-benar nggak menyangka, ibu kira hanya Randi yang berselingku dan hanya Randy yang menyakiti kamu nyatanya seluruh keluarganya juga menyakitimu,Ibu benar-benar kecewa dengan keluarga mereka apa lagi ibu maria Dia punya anak perempuan bagaimana jika itu terjadi pada anaknya apa Dia mau''
"kau sudah menyadarikan betapa jahatnya mantan besan dan menantu kita, jadi jangan membela mereka lagi" sambung Tuan Andi.
bersambung....
*******Selamat malam sahabat-sahabatku, mohon maaf karena terlambat upnya di karena kepala author yang masih pusing, efek dari sakit magh******.
******Terima kasih karena kalian selalu menanti up terbaru dari cerita ini******.
******love...love...love... buat kalian penggemar setia "AIYTDA*********"
__ADS_1