Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
BERLIAN ATAU BATU KALI


__ADS_3

Yuni yang mendengar Kris pun merah bersemu wajahnya,'' Tidak aku tidak cemburu'' ucap Yuni dengan gugup.


''Cemburu juga tidak apa-apa, aku suka melihat kamu yang mulai posesif'' kata Kristian.


"hiss, kak aoa kakak sudah kasih tau ke ayah dan ibu atas tindakanku ini?'' tanya Yuni.


"belum, kalau aku kasih tau terus aku harus jawab apa sama orang tua kamu, kamu tanggung jawab aku disini kalau sampai tadi terjadi sesuatu sama kamu aku yakin pasti paman Andi tidak akan memamaafkanKu" Ucapnya kris.


"maaf yah kak, sudah buat kamu dalam masalah, Aku tidak akan melakukanNya lagi" ucap Yuni yang masih setia bersandar di dada kris.


''iya sudah, kamu lapar tidak? biar aku suruh Bu Darmi ambilkan makan" tanya Kris.


"Tidak kamu temani aku disini saja aku belim lapar, ummm kak bisa tidak kita berdua nonton vidio anak sama-sama?'' tanya Yuni.


"Bisa Yun, ya sudah dimana kasetnya kita nonton bareng-bareng" kata Kris.


"itu di nakas, kak dalam tas aku" ucap Yuni dan kristian pun berjalan menunuju nakas dan memutar kaset tersebut.


setelah di putar, Kris pun memilih duduk di sebelah Yuni," kamu sudah siap?'' tanya Kris. dan Yuni pun hanya mengangguk. dan mereka berdua pun milai memutar vidio yang berdurasi hampir 3 jam.


Dengan musik yang benar-benar menyentuh hati


Repeat until Death


by. Novo amor


Low, a part of me now


A palm to my mouth


I said it, almost


Snow, brother I'll bet it all gold


Shudder with blood in my nose


I had it, almost

__ADS_1


Don't go, you're half of me now


But I'm hardly stood proud


I said it, almost


Oh, I've been low, but dammit I bet it don't show


It was heaven a moment ago


I had it, almost


We had it, almost


I can't seem to let myself leave you


But I can't breathe anymore


I can't seem to not need to need you


And I can't breathe anymore


"aku nggak yangka anak-anak pergi dengan seperti ini kak, siapa coba orang yang tega melakukan ini? aku nggak akan maafin mereka'' Kata Yuni.


"Ia kita sama-sama cari mereka sampai dapat, tapi maaf untuk sekarang aku mencurigai orang-orang yang dekat kamu, apa kamu punya musuh atau kamu ada masalah dengan siapa aja sebelum kalian kecelakaan?'' tanya Kris.


"Ngaak ada, Aku ingat terakhir aku berdebat dengan mas Randi, Dia meminta anak-anak harus ikut denganNya, tapi nggak mungkin mas Randi, Nggak mungkin dia tega membunuh darah dagingNya" kata Yuni.


"coba kamu lihat di Vidio ini reaksi pacar mantan suami mu seperti tidak suka melihat Randi menangisi anak-anakMu, aku mencurigai Dia sekarang Ando sedang menyuruh orang mengikuti gerak geriknya."


Yuni pun hanya mengangguk," kamu mending istirahat sekarang, cepat sembuh ada banyak hal kita harus lakukan bersama" ucap Kristian fan tak lama ponsel kris berbunyi.


" Yun, aku jawab telpon dulu" ucap Kris


"iya kak" Kris pun berdiri dan mengambil ponselNya yang berada di nakas sudut tersebut, ternyat uang menelpon sang adalah ibuNya.


"Halo Mam, bagaimana?'' tanya kris dengan lembut kepada Maminya.

__ADS_1


"Kamu tuh kenapa tadi perginya buru-buru, terus sekarang kamu di mana? mama tadi temani papa ke perusahaan tapi kata Ando kamu lagi ada urusan diluar jadi kamu nggak ke kantor,Emangnya urusan apa sih?" Tanya ibu bela


"Nanti juga mam tahu, Uum mam boleh tanya nggak?" tanya kris.


"Silahkan, memangnya kamu mau tanya Apa?''


''Itu mam, Tamu yang mami bawa itu masih di rumah atau udah pergi? kalau dia masih di rumah aku nggak pulang'' kata kristian


"kamu tenang saja tadi katanya dia besok harus pergi katanya papanya nggak bisa di tinggal sendiri soalnya dia anak tunggal jadi nggak bisa lama-lama jalan'' kata ibu Bela


" bagus kalau gitu Mam, Ya sudah kalau gitu mam, aku tutup dulu yah'' kata Kris.


****


di tempat lain Ando yang kebetulan sedang ada janji tidak sengaja melihat Cindy yang sedang makan," sama siapa dia?''Gumam Ando.


"Cindy kamu sebenarnya hamil sama siapa sih?, ko bisa sampai kebablasan sih, emangNya kamu niatnya serius ya sama tu orang?'' tanya Sinta


''Aku, memang udah cinta banget sama tu orang tapi ini bukan anaknya''


''apa maksud kamu gimana?, jadi orang yang mau nikahin kamu itu bukan anakNya? waah gila jadi kamu gunakan anak itu untuk menjebakNya gitu? tanya Sinta dengan kaget.emang dia sekaya sampai kamu nekat kaya gini?''


''Enggak dia tu biasa-biasa aja, tapi aku udah jatuh hati banget sama Dia, cuma itu aku lagi kesal sama dia selalu lebih mentingin mantan istrinya, ini aja kita lagi berantem, kamu tau nggak masa hanya gara-gara aku pecahin pigura anakNya Dia marah-marah ke aku padahal anaknya udah mampus''


''Kasihan kamu,kalau aku ke kamu mending tinggalin aja tapi kandungan kamu gimana nanti? ingatNya nggak boleh sampe kamu gugurin kasihan anak itu nggak Dosa'' kata Sinta


"Iya, aku juga tahu itu, terus kamu kapan balik ke kota X'' tanya Cindy.


" Besok atau malam soalnya aku tadi udah di SMS si Om kalau aku nggak pulang bisa bahaya" kata Sinta.


Ando yang sejak tadi mendengar percakapan mereka'' ternyata si wanita ini bukan wanita baik-baik, Kasihan sekali Tuan Rendy melepaskan berlian dan memilih memungut batu kali'' gumamNya sambil tertawa kecil dalam hati.


Ternyata bukan cuma Ando yang sedang memperhatikan mereka ada seseorang yang juga berada ditempat itu. Telinganya serasa panas mendengar semua pembicaraan ke dua orang itu.


bersambung..


halo sahabat-sahabat ku mohon maaf ya untuk beberapa hari ini saya updatenya sedikit sekali karena lagi sibuk sekali **dan kurang enak badan, mungkin karena cuaca akhirnya** jarang update. terima kasih karena telah menjadi pendukung setia novel ini mohon tetap like komen dan berikan saran kalian untuk saya agar saya bisa merubah setiap kesalahan yang ada dalam pengetikan saya ini.

__ADS_1


Tampa kalian mungkin saya tidak jadi apa-apa


untuk itu tetap selalu mendukung saya terima kasih banyak sekali lagi saya ucapkan Semoga sahabat-sahabat semua dalam keadaan sehat walafiat Terima kasih sekali lagi.


__ADS_2