
"Randi kamu kenapa? dimana istri kamu? apa kalian masih bertengkar?" tanya ibu Maria yang melihat anaknya.
Randi pun hanya diam Dia belum bisa menjelaskan kepada ibunya.
"Randi ibu tahu kamu sedang dalam masalah yang cukup besar tapi tolong nak jangan kamu ulangi kesalahanMu'' ucap ibu maria memperingatkan randy.
'' Tika pergi Bu, entah kemana'' jawaban Randy dengan datar
''Randy ibu heran sama kamu, apa kamu nggak belajar dari masalalu kamu sama Yuni?"
"Yuni sudah mengusirku dari rumah itu bu"
"apa? keluarga mereka benar-benar marah pada kita Randi Jadi bagaimana sekarang?"
"Aku mohon sama ibu , untuk sementara waktu aku tinggal bersama kalian ibu"
" ibu tidak keberatan jika kamu ingin tinggal bersama kami, Lalu bagaimana dengan masalah di kantorMu?''
''Aku akan menjual mobilku bu, mereka memberiku waktu seminggu''
''Jual Mobil kamu?,terus sisanya kamu mau cari dimana coba?"
"Entahlah bu aku juga nggak tahu, aku akan coba menemui Yuni bu"
"Kamu jangan buat ulah lagi kalau bertemu dengan Dia"
"Oh iya bu, Nadia apa punya masalah sama ibu, kenapa sampai sekarang dia belum ada kabar?"
"Ibu juga nggak tahu anak itu ibu heran sama Dia, mungkin ibu terlalu memanjakan Dia akhirnya seperti sekarang ini,kamu coba tolong hubungi Dia lagi Randi"
''sudah bu Dia juga kan udah gede paling juga entar dia pulang mungkin lagi sama teman-temannya'' ibu Maria pun mengangguk.
****
Di rumah Tuan Rudi dan Ibu Bella mereka berdua sedang berbincang soal Sinta yang masih mencari mereka
''Papa sebaiknya mama temui Sinta, mama nggak enak hati sama Dia''
''sudah mah nggak usah, biarin aja mama kalau sampai ketemu sama Dia pasti mama jadi iba sama Dia, lebih baik sekarang mama bantu Kris menyiapkan pernikahan anak mama''
''Iya juga sih pa, gimana kalau malam ini kita ajak keluarganya Yuni makan malam sama kita pah''
boleh ide bagus tu mah sekalian mendekatkan kita kepada keluarga kita kepada calon besan kita''
''ya sudah kalau gitu mama telpon Kris yah pah'' kata Mama Bela dan tuan Rudi pun menyetujui. Ibu Bela pun mengambil ponselnya lalu menghubungi anaknya.
tut..
tut..
tut..
__ADS_1
''Halo Kris''
''Ia mam''
''Sayang, Kamu lagi sama Yuni tidak?''
''Iya kita lagi sama-sama mam,ini kita lagi fitting gaun pengantin"
"Kamu kasih tau yah ke Yuni hari kita makan malam bersama yah nanti mama share lokasinya, ajak sekalian orang tuanya"
"Iya mam nanti Kris sampaikan yah mam, ya sudah mam Kris mau lanjut dulu''
''Ya sudah, salam yah buat Yuni'' Ibu Bela pun mengakhiri percakapan mereka.
''Sudah pah mending sekarang kita siap-siap saja'' lalu Tuan Rudi dan Ibu Bela pun beranjak menuju ke kamar mereka.
****
Di sebuah butik Yuni dan Kris yang sudah selesai fitting gaun pengantinpun pun bersiap untuk pulang.
''Sayang tadi mama telpon aku kasih tau kalau nanti malam, kita makan malam bersama sekalian ajak ibu dan Ayah'' kata Kris.
''Ya sudah kalau gitu kita langsung ke rumah saja ini juga sudah sore''
''Iya sayang'' jawab Kris dan mereka pun melanjutkan perjalanan mereka. Di perjalanan ponsel Yuni berdering, Yuni pun membuka tasnya dan mengambil ponsel tersebut begitu Ia lihat di layar, nomor yang tak Ia kenal yang menelpon Dia.
"Siapa yang telpon Yun?"
"coba di jawab siapa tahu penting"
"Udah di akhiri panggilannya, kalau penting pasti Dia hubungi lagi kak" Ucap Yuni, Belum ada lima menit ponsel Yuni berdering lagi.
Yuni pun akhirnya menjawab telpon tersebut.
''Halo''
''Yuni aku mohon sama kamu tolong kamu jangan kaya begini sama aku Yun'' ucap seorang pria yang memohon agar Yuni mengasini Dia.
'' Oh kamu, terima saja apa yang sedang kamu alami, itu belum seberapa dengan 10 tahun yang aku alami"
"Yuni, ku mohon aku minta maaf atas semua kesalahanku padaMu"
"Dengar yah TUAN RANDI HARTONO apa dengan kamu minta maaf dapat kembalikan anak-anakku? hah kamu pikir semudah itu aku memaafkan kamu? dengan apa yang kamu perbuat? TIDAK" Ucap Yuni yang dengan nada yang meninggi dan penuh penekanan.
Kris yang melihat Yuni sedang marah, mencoba menenangkan Yuni di dalam pelukannya.
''ssstts sayang, jangan nangis lagi, sudah yah nggak usah dipikirkan''
''Aku harus menyuruh Ando untuk memberi pelajaran kepada laki-laki itu'' batin Kris.
''Sudah yah Yun, jangan nangis udah mau dekat rumah nanti ayah dan ibu kira kita lagi berantem'' Yuni pun mulai tenang dan diam.
__ADS_1
setelah beberap menit mereka sampai di rumah, Tuan Andi sedang bermain bersama dengan Rein.
''Sayang aku langsung balik yah salam ibu dan ayah sampai ketemu nanti'' Ucap Kris sambil mengecup kepala Yuni.
''Iya kak hati-hati di jalannya'' jawab Yuni dan ia pun turun dari mobil Christian. ketika ia berjalan turun dari mobil rain langsung memanggil yuni dengan sebutan mama.
''Mama'' panggil Rein
''Rein, Ayah kok Rein nggak ikut papanya?''
''Iya Papanya menitipkan untuk sementara waktu di sini ia ingin pergi membereskan masalahnya dengan ibu tirinya dan saudara tirinya, setelah itu ia akan datang bersama istri dan ibunya untuk menjemput Reinhart mereka''
''Anak mama udah makan belum ?'' tanya Yuni sambil mencium pipi renhard.
''Udah ''
''Ayah ibu mana? kita di undang makan malam bersama dengan mama dan papa kak Kris''
''Ibu disini sayang'' sambung ibu Mira.
''Bu, kita di ajak makan malam bersama''
''Ya sudah boleh bagus itu sekalian kan besok hari nikahan kalian berdua, Ibu juga punya kado buat calon besan ibu''
''Fani telponan sama ibu tidak?''
''Tidak sayang memangnya kenapa?''
''Aku berharap besok Dia hadir bu''
''Kamu itu, ibu kira kenapa, adik kamu kan baru aja balik, jadi nggak mungkin dia datang lagi. ibu sebanarnya juga pengen Dia hadir tapi mau bagaimana lagi''
''Iya Bu''
''Yuni, ibu berharap kamu tidak berhubungan lagi dengan keluarga Hartono, Ibu muak dengan mereka semua''
''Iya betul sayang kamu Jangan berhubungan lagi dengan mereka, rumah yang mereka tempati itu sudah Ayah kosongkan, yang tersisa di rumah itu adalah barang-barang milik kamu dan anak-anak kamu''
'' Ayah aku pengen rumah itu dijadikan rumah singgah untuk anak-anak yang tidak mampu dan anak-anak yang kehilangan orang tua mereka, nanti aku akan menyewa beberapa orang untuk mengurus dan mencarikan guru untuk mengajar anak-anak di rumah itu''
''Bagus itu ayah mendukung kamu sayang''
''Ibu juga, ibu akan membantu kamu mengurus semua keperluannya nanti''
bersambung....
jangan lupa Like, hadiah dan votenya penggemar setiaku.
Terima kasih karena kalian memang para readers luar biasa.
love...love...love..... untuk kalian.
__ADS_1