Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
HAL PENTING


__ADS_3

Di tempat yang jauh dari keramaian yang ada hanya terdengar hebusan angin,dan pukulan ombak Randi mencoba menenangkan pikiranNya Ia mengingat kembali awal pertemuan dengan Yuni.


''Yuni tempat ini, tempat dimana pertama kali kita bertemu, besok adalah hari terakhir kita menjalani rumah tangga kita, Aku tidak akan menahanMu lagi Aku tau aku tak pantas untukMu, Kamu terlalu berharga, Aku yang bodoh membawa petaka dalam Rumah tangga kita, andai saja Aku tidak tergiur dengan wanita lain pasti tidak akan seperti ini.'' Randi yang larut dalam kesedihannya, hingga waktu menunjukan pukul satu dinihari ponselnya terus berdering Ia tidak peduli.


Randy yang masih saja di tempat itu meluapkan penyesalanNya Ia berbaring di atas pasir dan memandang Bintang di langit "Kini hanyalah waktu yang akan mengerti bahwa perpisahan ini sangatlah berat. Tapi aku berharap semoga cerita cinta kita akan selalu menjadi kenangan indah dan tersimpan di memori aku dan juga kamu." Gumamnya dalam hati.. hingga Ia tertidur.


Keesokan paginya sinar mentari pagi yang sudah menyinari bumi akan tetapi Randi yang masih terlelap tidur'' Ayah bangun bawa orang yang membunuh kami'' suara Roni terngiang di telinga Randi dan Ia pun sontak terkejut dan bagun dari tidurnya.


''RONII......''Teriaknya dengan nafas memburu.


''apa yang terjadi dengan anak-anakKu apa ada yang sengaja menabrak mereka? Aku harus mencari yahu. Ayah akan temukan orang itu, Ayah akan buat perhitungan sama Dia,Ayah akan balas.'' Gumamnya dalam hati.


Lalu ia melirik jam tanganNya tepat menunjukan pukul 05.30 pagi ''Aku harus segera pulang'' gumamnya pelan lalu ia pun bangun dan berjalan menuju mobilNya.


kira-kira hampir 30 menit di perjalanannya akhirnya ia sampai di rumahnya dengan selamat, lalu ia turun dari kendaraannya dan dan masuk ke dalam rumahnya.


ketika ia baru saja ingin mengetuk pintu rumahnya, Cindy sudah membukakan pintu tersebut dengan raut wajah yang penuh kesal. namun Randy tak peduli ia langsung saja melangkah masuk kedalam rumahnya.


Cindy yang melihat Randy seperti itu pun mengekori Randy dari belakang dan bertanya'' Mas kamu itu dari mana sih semalaman nggak pulang? aku teleponan kamu juga nggak diangkat handphone kamu, Apa kamu sedang bermain di belakang aku?'' ucap Cindy namun tak digubris oleh Randi sedikitpun.


Cindy yang merasa kesal pertanyaannya tak dijawab oleh Randi pun akhirnya memecahkan pigura foto Roni dan Rani yang terletak di nakas.


Praaank....


Randy yang melihat pigura anaknya dibanting oleh Cindy pun akhirnya menjadi naik darah. lalu ia berjalan mendekat Cindy.


Plaaaak......


satu tamparan mendarat di pipi mulus Cindy


'' lancang kamu, aku peringatkan kepada kamu jangan menyentuh barang-barang anakku dan juga Yuni kalau kamu masih mau aku nikahi'' kata Randy yang tidak main-main dengan ucapannya.


'' mas, kamu berani menamparkan aku hanya gara-gara pigura ini?'' balas Cindy yang tak mau kalah.

__ADS_1


'' asal kamu tahu ya aku nggak pernah cinta sama kamu, kamu itu cuman jalang Dan belum tentu anak yang ada dalam kandunganmu itu adalah anakku'' ucap Randy dengan sorot mata yang tajam seakan ingin membunuh Cindy sekarang juga.


Cindy yang mendapatkan perkataan Randy seperti itu pun menjadi diam.


'' Kenapa kamu tidak balas?'' gumam Randy.


'' aku nggak nyangka Mas, kamu tega ngomong aku seperti itu, anak ini anak kamu Mas aku nggak pernah main-main dengan cowok lain lagi selain kamu.'' ucap Cindy dan ia pun langsung pergi dari rumah.


Randi pun bergegas masuk kedalam kamarnya Ia harus segera bersiap untuk ke kantornya.


#######


sementara di vila Cristian.


Yuni yang sudah terbangun, melihat Christian masih terlelap di kursi sofa.


''terima kasih kak, sudah setia menemaniku, tetapi sepertinya aku harus melatih kakiku agar kakiku cepat berjalan.'' Gumam Yuni pelan.


setelah Ia berhasil berdiri, ia mencoba melangkahkan kakinya.'' Tuhan bantu aku'' gumamnya dalam hati lagi. saat iya melangkahkan kakinya yang sebelah kiri tiba-tiba ia terjatuh.


''aaaahhhggg'' pekiknya. Christian yang masih tertidur pun akhirnya Terbangun akibat suara Yuni yang terjatuh.


ia yang mendengar suara Yunipun tersadar dari bangunnya dan berlari menuju Yuni '' kamu nggak apa-apa?'' tanya Kris, lalu membopong tubuh Yuni ke tempat tidur.


Yuni pun mengangguk ''aah maaf aku mengagetkanMu''


''kamu sebenarnya mau kemana?kenapa bisa sampai terjatuh?kan bisa panggil aku atau bu Darmi'' tanya kris dengan lembut.


''tidak kak, aku tidak kemana-mana cuma ingin melatih kakiKu agar bisa berjalan kak'' ucap Yuni.


''Jangan di paksakan nanti juga kamu bisa berjalan, itu kalau kamu paksakan nanti luka oprasi kamu yang kebuka ulang gimana'' kata Kris dan Yuni pun hanya terdiam.


''Kamu mau bersih-bersih badan kamu tidak? kalau kamu ingin bersih-bersih aku panggi bu Darmi biar bisa bantu kamu'' sambung Kris lagi.

__ADS_1


Yuni hanya mengangguk dan menjawab '' Iya kak makasih'' Kristian pun keluar kamarnya dan memanggil bu Darmi.


Dan setelah beberapa saat Bu Darmi pun datang bersama kristian.''Bu tolong bantu Yuni bersih-bersih badannya'' ucap Kristian sambil memindahkan Yuni ke kursi rodanya.'' kalau sudah selesai panggil aku yah'' kata kris dan keluar meninggalkan meninggalkan kamar itu.


Sesampainya di luar, Ia pun menuju kamarNya dan membersihkan dirinya. Setelah beberapa saat ia membersihkan dirinya Ia mengaktivkan ponselnya dan tak lama Ia mendapat telpon dari Asistennya.


''Halo Ando ada pagi begini Kau menelpon,apa ada masalah ?'' tanya kristian.


''Begini Tuan Nyonya dan Tuan besar sedang berada dirumah Tuan katanya mereka menghubungi tuan tapi tak dapat di hubungi,Nyonya meminta agar Tuan segera pulang karena ada hal penting yang ingin di bicarakan.'' kata Ando.


''Aah Iya baiklah, Aku akan menemui mereka''Jawab Kris. Lalu mereka pun mengakhiri percakapan mereka.


''Mama sama Papa mau ngomong apa yah?,coba Aku tanya Elsa mungkin Ia tahu''bathinnya. lalu iay pun menscroll ponselnya mencari nama Elsa.


tut...


tuut..


tuut..


dan tak lama pun yang dibtelpon menjawab..


''Halo Sa..''


''Adu kamu dari semalam kemana sih mama sama papa kamu tuh nelpon nanyain kamu terus ke Aku.'' kesal Elsa.


''sebaiknya aku nggak usah ngomong kalau aku sama Yuni'' gumamnya dalam hati.


''iya..maaf, kamu tau nggak mama sama papa tujuannya pengen bertemu sama aku untuk apa?'' tanya Cristian.


''Nggak tahu, tapi kayanya kamu mau di jodohin deh soalnya aku lihat di stori Ig mama Bela lagi fotoan sama cewek captionnya ''bareng calon mantu''


Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2