
'' Ada apa lagi ini hari ini aku mengalami banyak hal apa ini semua karena Yuni?, jika Yuni sampai melakukan hal ini, dia benar-benar tega sekali kepadaku'' batin Randi.
Atika yang melihat surat itu terjatuh pun mengambilnya dan membaca isi surat tersebut '' oh Tuhan besar sekali nominalnya, Mas Rendy dipakai buat apa uang sebanyak ini, aku nggak habis pikir apa dia pakai untuk bermain-main dengan Cindy'' Batin Tika.
''Uumm Randi, Aku pamit yah masih banyak kerja yang aku harus tangani'' pamit Sherly. Randi pun hanya mengangguk.
Lalu sherly pun pergi meninggalkan rumah sakit," Mas uang sebanayk ini kamu apakan? sekarang mau di ganti pakai apa coba Mas?tanya Tika.
''Kamu diam Tika kepalaku pusing dan sekarang lebih baik kita pulang dulu untuk melihat rumah tadi kata Sherly ada orang yang berjaga di Rumah.''
''Kalian berdua ributin apa sih Randi dan Kau Tika''
''Ibu tanya sendiri anak ibu, Dia berbuat kesalahan apa'' ucap Tika dengan kesal.
''Randi katakan ada apa ini?'' kata Bu Maria, Rendy pun tak bisa menjawab pertanyaan dari Ibu Maria.
''Kalau aku jawab bisa menjadi beban buat ibu'' Batin Randi.
''Mas kalau kamu nggak jawab biar aku yang jawab'' ucap Tika memperingati Randi. Namun karena Randi tak menjawab akhirnya Tika yang menjawab.
''Asal ibu tahu anak ibu ini sudah menggelapkan uang perusahaan, dan Dia sudah di pecat dari perusahaan''
''TIKA DIAM KAMU'' bentak Randi.
''Apa Mas kamu nyuruh aku diam, dengar yah mas kalau kamu di pecat aku masih maklumi kamu masih bisa cari kerjaan baru, tapi ini kamu menggelapkan uang segitu banyak, mau makan apa coba kita mas''
''sudah-sudah kalian berdua jangan ribut disini ini rumah sakit'' kata ibu Maria dan Tika pun keluar dari ruamh sakit dan Randi pun mengikutinya.
''Tika tunggu'' Panggil Randi.
Tinggalah ibu Maria sendiri,''masalah satu belum kelar satu lagi datang''
''Permisi bu'' suara seorang perawat mengagetkan ibu Maria.
''Iya ada apa suster?''
__ADS_1
''Ibu, pasien akan segera di operasi, ibu mohon menandatangani surat persetujuan'' kata perawat tersebut sambil menyerahkan sebuah map yang berisikan berkas.
setelah ibu Maria menandatangani habis berkas itu, Ibu Maria pun masuk ke dalam ruangan tempat dimana tuan Tora sedang berbaring." ayah ayah harus cepet sembuh, kalau Ayah terus berbaring Siapa yang mau Temani ibu, Ibu sendirian di sini Nadia entah kemana, sementara Rendy sedang dalam masalah besar, Ibu bingung harus mengadu ke siapa kalau bukan ke ayah" kata Ibu Maria dengan suara yang pelan nyaris tak terdengar.
'' Permisi Bu pasien harus segera dibawa ke ruangan operasi karena dokter ingin segera mengambil tindakan'' kata Seorang perawat yang tiba-tiba masuk.
''iya suster'' lalu perawat itu mendorong tempat tidur itu menuju ke ruangan operasi dengan dibantu perawat yang lainnya.
****
sementara Christian Yuni dan asisten Ando yang baru saja tiba di sebuah restoran untuk makan siang bersama.
''Ando bagaimana apakah surat-surat yang ku minta sudah beres semuanya?'' tanya Kris.
''sudah tuan ini'' kata Ando sambil menyerahkan sebuah Map.
'' Oh iya Tuan, Nyonya ada berita baik Tuan Randi sudah di pecat dari perusahaan dan kali ini murni karena kesalahannya dia menggelapkan dana perusahaan''
''Benarkah Asisten Ando? aku tidak menyangka lalu berita apa lagi yang kau tahu Asisten Ando.
'' tidak kusangka hal ini akan berdampak besar pada kesehatan Tuan Tora''
'' aku rasa mereka pantas mendapatkannya sayang'' sambung Kris.
'' benar nyonya, mereka sudah terlalu berlebihan dan pantas mendapatkannya, Oh iya aku mendengar kabar Kalau Cindy telah menjadi simpanannya Nurdin''
''Siapa Nurdin?''
''Dia adalah bos besar perjudian dan dia menyebarkan benda-benda haram seperti narkoba, anak buahnya banyak''
" apa pihak keamanan tidak pernah mendapatkan mereka" tanya Kris.
" seringkali anak buahnya ditangkap, hanya saja anak buahnya dijadikan tumbal agar dia bisa lolos dengan bayaran yang tinggi,dan yang aku tahu Cindy ini benar-benar mencintai Tuan Randy, aku yakin suatu saat nanti dia akan kembali kepada Randy, jadi kita tunggu saja kapan wanita ini akan keluar dari persembunyiannya.'' kata Ando dengan yakin.
''Dari mana kau tahu dia sangat mencintai Randi?'' tanya Kris.
__ADS_1
''Begini tuan aku pernah mendengarkan perrcakapannya dengan seorang gadis. Dia mengatakan kalau dia sangat mencintai dan menginginkan Randi sehingga Dia pun rela hamil dengan pria lain dan mengakui kalau anak itu adalah anak Randi agar randi segera menikahinya, dan yang lebih mirisnya lagi Tuan, wanita yang anda pernah menyuruh saya mencarikan informasinya itu ternyata adalah sepupunya Cindy dan Dia juga adalah simpanan Om-om di kotanya, dan waktu itu mereka berdua yang mengobrol bersama merencanakan niat jahatnya untuk menguasai seluruh harta tuan.'' ucap Ando.
''wanita siapa yang kalian berdua bicarakan ini?'' tanya Yuni yang belum tahu.
''Jadi begini sayang, waktu mama belum tahu hubungan kita mama ingin menjodohkanku dengan wanita yang telah menolong mama dan ternyata wanita itu yang sudah Ando jelaskan barusan''
saat mereka Tengah asyik mengobrol tiba-tiba ada suara teriakan dari kejauhan yang memanggil nama Christian.
''KRISTIAN....'' dengan serentak ketiga orang ini pun langsung menoleh ke sumber suara.
'' Haduh Ando tolong keurus wanita ini aku tidak ingin dia mengacaukan mood-ku''
'' memangnya siapa dia sayang?''
'' ini wanita yang kita bicarakan sejak tadi namanya Sinta"
''Kris aku dari kemarin mencari kamu lho, aku ke rumah kamu tapi katanya kamu nggak ada dan katanya om tante juga lagi pergi keluar kota, terus aku tanya sama satpam kantor kamu dia memberitahukan alamat kamu sampai di sana katanya Salah alamat'' kata cinta yang sudah mendekat ke arah mereka.
'' Maaf Nona tapi tuan saya tidak mengenal anda''
''aah yang benar saja masa tidak mengingatku?, aku ini yang tante Bella ingin jodohkan sama kamu''
''sepertinya anda salah mengenal nona karena tuan saya sudah bertunangan dengan wanita lain dan mereka akan segera menikah''
'' sudah tidak usah omong kosong, mana ada wanita yang mau dengan laki-laki yang tidak bisa memberikan keturunan, masih mending aku mau terima kamu apa adanya''
yuni yang mendengar perkataan sinta pun menjadi naik darah iya pun langsung berdiri dari kursi yang ia duduki dan menjambak rambut Sinta.
''Kamu bilang apa barusan?'' ucap Yuni yang terus menjambak rambut Sinta dengan sangat kuat. Kris dan Ando yang melihat Yuni bereaksi seperti itu pun menjadi kaget karena yang selama ini mereka tahu Yuni tidak pernah bertingkah kasar.
bersambung....
jangan lupa Like, hadiah dan votenya penggemar setiaku.
Terima kasih karena kalian memang para readers luar biasa.
__ADS_1
love...love...love..... untuk kalian.