Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
RONY DEMAM


__ADS_3

''Emangnya kak Chris mau ngapain ke sekolahannya anak-anak?''


''Aku kangen sama anak-anak kamu'' ucap Cris..


di tempat lain di tengah jalan Randy yang sangat frustasi, awalnya yang ia tergila-gila dengan Cindy karena merasa Cindy memuaskan hasratnya. kini melihat layar ponsel yang berdering dan Muncul nama Cindy pun ia menjadi tak ingin mengangkat ponsel tersebut.


''Aaaaahhhhgggr YUNI, Kenapa secepat itu kau berpaling? aku tidak akan membiarkan mu hidup bahagia sementara aku tidak''Geram Randi


''aku harus sebisa mungkin, mengambil hatiMu kembali, dan anak-anak. yah anak-anak adalah kunci utamanya''Gumamnya sendiri


''besok aku akan ke sekolahnya anak-anak, aku yakin mereka pasti juga merindukanku sudah beberapa hari mereka tidak bertemu denganku''Gumam Randi. Ia sibuk dengan pemikirannya sendiri. hingga larut malam.


Keesokan paginya,Ia bersiap ke kantornya


'' aku ke kantor ku dulu, setelah itu aku akan pergi ke sekolahannya anak-anak'' ucapnya pelan.


Di tempat lain tepatnya di rumah Tuan Andi


'' Yuni, apa hari ini anak-anak sudah bisa didaftarkan di sekolah?'' Tuan Andi


'' sudah ayah mereka tinggal bersekolah saja kemarin aku sudah mengurusnya semua.'' ucap Yuni kepada tuan Andi


'' Bagus kalau begitu biar ayah saja yang mengantar mereka kamu ke kantor kamu saja''


'' tidak usah Ayah biar Hari ini aku yang mengantar mereka sekalian Aku ingin tatap muka secara langsung dengan guru mereka'' ucap Yuni


'' terus pekerjaan kamu bagaimana?, ayah saja yang mengantar mereka''


'' aku izin 2 hari ayah'' ucap Yuni


'' kamu minta izin 2 hari apa ada masalah ?''


'' sebenarnya kemarin, Christian tidak sengaja bertemu dengan Mas.....Randy dengan wanita lain ayah''ucapnya dengan gugup


''Apa?,Kurang ajar'' Geram tuan Andi


''ibu....''teriak Rani yang kaget melihat boneka Teddy sebesar ibunya. Yuni dan Tuan andi pun tak melanjutkan lagi percakapan mereka.


''ada apa sayang kenapa teriak? ucap Yuni.


'' itu boneka punya siapa Bu?'' tanya nya dengan semangat.


''itu punya Rani, hadiah dari Om baik yang kemarin ajak Ade dan kaka ke suparmarket itu'' ucap Yuni.


''Rani bisa ngobrol sama baik sekarang tidak?''

__ADS_1


''nantinya setelah Rani pulang sekolah''


'' Hore jadi Rani udah bisa sekolah lagi hari ini?''


'' iya sayang, kaka mana?'' tanya Rani yang tak melihat putranya.


'' kaka masih bobo''


''kaka masih bobo?, kaka kok tumben belum bangun, Rani sama opa dulu yah ibu mau cek kaka'' ucap Yuni ke putrinya.


Ia pun berjalan menuju ke kamar putranya setia sampai di kamar putranya sedang terbungkus dengan bed covernya, Ia pun berjalan mendekati tempat tidur tersebut.


''kak, kaka ko belum bangun'' ucapnya sambil membuka bed cover yang menutupi tubuh anaknya.


'' kakak Kak kok badan kakak panas kayak gini?, apa yang sakit sayang?'' tanyanya ke putranya tapi tak dibalas. akhirnya ia pun menggendong putranya keluar dari kamar karena tubuhnya terlalu panas ia mau membawa putranya ke klinik terdekat.


''sayang sabar yah, kita keDokter sekarang'' ucapnya.


''ayah tolongin Yuni, Yuni mau bawa Rony ke klinik terdekat'' ucapnya sontak tuan Andi dan yang lainnya pun terkejut.


''Rony kenapa?'' tanya semua orang yang ada di dalam ruang makan itu.


'' nggak tahu badanya panas'' ucap Yuni


'' Ya sudah, ayo kakak sama aku saja ke rumah sakit''ucap Fani


akhirnya Yuni pun bergegas menaiki mobil menuju ke klinik.


di perjalanan Cristian menelpon Yuni. Yuni yang melihat nama di layar ponselpun Menjawab.


'' halo kak?''


''halo sayang, kamu uda siapkan gimana kalau aku jemput saja?''


'' tidak usah kak, aku sekarang lagi menuju ke klinik permata dekat rumah, Rony Demam''


'' Ya sudah, aku kesitu'' ucapnya dan langsung mematikan ponsel


''ti...'' huuuf '' udah dimatiin'' gumamnya


'' kakak sama Kak cristian ada hubungan yah?'' tanya fani yang kepo.


''kepo aja kamu nyetir tuh yang benar''


''iiih kak, kalau ada hubungan juga nggak apa-apakan kak cristian lebih baik dari kak Randi, aku sih ngedukung kaka sama kak cris, dan lebih baik kaka segera urus perceraian kakak'' ucap Fani

__ADS_1


dan Yuni pun hanya diam sambil memeluk Roni


''udah jangan ngebahas itu depan anak-anak, aku nggak mau kalau sampai anak-anakku jadi benci sama Ayah mereka'' ucap Yuni.


'' Kak kita udah sampai, loh kak itu bukannya Cris?''


melihat kehadiran Christian ia sangat terkejut


'' perasaan baru menutup telepon'' gumamnya dalam hati.


Cristian yang melihat Fani turun dari mobilpun langsung berlari mendekat ke mobil Fani dan segera membuka pintu untuk Yuni dan mengambil alih menggendong Roni'' andai kamu mas Randi yang seperti ini'' gumamnya dalam hati


'' kak mau ngelamun sampai kapan disitu, Roni udah di bawah masuk ke dalam klinik'' ucap Fani yang membuat kakaknya sadar dari lamunannya.


'' eeh iya, ayo'' jawab Yuni, akhirnya mereka berdua pun bergegas masuk dalam klinik. dan dokter sedang menangani Roni.


''Fani mending kamu pulang biar kak Yuni sama kak Cris saja'' ucap Cristian.


''humm sepertinya si Do'i lagi pengen berdua'' bisiknya ke telinga Kakaknya. mendengar ucapan adiknya seketika wajah Yuni pun merona.


'' Kamu kenapa Yuni? kamu juga sakit ya? kok wajah merah kayak gitu?''


''iya kak, ka Yuni butuh dokter, khususnya Dokter hati'' jawab fani yang terkekeh.


''Fani pulang sekarang'' kesal Yuni


''ya sudah aku pulang yah kebetulan aku lagi ada urusan' ucap Fani dan ia bergegas keluar dari klinik.


dan setelah beberapa saat Dokter selesai memeriksa. '' Dokter bagaimana dengan anak saya'' tanya Yuni


'' Dari hasil lab darah, tidak ada yang berbahaya, hanya mungkin dia kecapean saya sudah berikan obat penurun Demam'' ucap Dokter


''baik Dokter terima kasih'' ucap Yuni


''ibu minum'' ucap Roni


'' Rony ini sayang minumnya'' ucap Yuni yang menyodorkan air mineral.


'' Rony, ngapain sayang sampai kecapean?'' tanya Yuni.


'' kemaren kakek suruh Rony latih bela diri biar bisa jagain ibu dari Ayah'' Ucap Rony, Yuni yang mendengar omongan anaknya langsung terkejut dan lemas,Chris yang melihat Yuni pun dengan sigap merangkul Yuni.''kamu nggak apa-apa?'' tanya Christian.


'' tidak apa-apa aku hanya terkejut, aku enggak menyangka ayah bisa mengajarkan Roni seperti itu,aku takut Mas Randi salah sangka, aku nggak pernah mengajarkan anak-anak untuk membenci ayah mereka biar bagaimanapun mereka anak-anaknya mas Randi'' ucap Yuni.


'' sudah kamu nggak usah di pikirkan, Roni kan anak laki-laki mungkin kakeknya ingin Dia besar bisa melindungi ibunya.'' Ucap Cristian

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2