Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
PELAKU PENABRAKAN TEWAS


__ADS_3

'' Baiklah kalau begitu, kita antarkan mereka dulu ke mobil, aku takut media masih berada disekitar sini aku takut dia mengetahui soal Reinhard dan suster Ani, Nadia itu orangnya bisa nekatan sayang''


''Baiklah sayang, ayo''


'' suster Ani nanti kalau sampai di rumah Tolong perhatikan Rain, jangan tinggalkan dia sendiri, saat dia bangun langsung makan kan saja dia dan jangan beri dia makanan cemilan apapun sebelum dia makan''


''Baik Nyonya'' dan mereka pun berjalan menuju ke mobil setelah sampai di mobil suster Ani dan reynhard pulang bersama sopir Yuni.


''Sayang lebih baik kita makan dulu'' ucap Yuni.


''baiklah, makan dimana?''


'' di sini saja kan tadi kamu bilang kita mau lihat baju sekalian di butik yang ada di tempat ini'' kata Yuni dan Kris pun mengangguk lalu mereka berdua berjalan menuju ke tempat restoran cepat saji tersebut.


tak lama pun mereka sampai di restoran cepat saji yang berada di tempat itu dan memesan makanan.


''Kak, emangnya malam ada mau acara apaan?''


''acara kantor, malam ini kamu harus terlihat cantik, aku pengen ngenalin kamu ke rekan-rekanku sayang, jadi nanti habis makan kita ke butik cari dress yang cocok dengan kamu''


''Permisi tuan dan Nyonya'' kata seorang pelayan yang sedang mengantarkan makanan kemeja Kris dan Yuni.


''Terima kasih'' ucap Yuni.


saat mereka tengah menikmati makanan,Nadia yang kebetulan juga ingin makan di tempat itu bersama dengan sahabatnya.


''Nadia itu bukannya kakak ipar kamu, wiiiih sama siapa Dia, cowoknya cool deh'' kata sahabtnya.


''Mana?'' ucap Nadia sambil melihat ke arah yang ditunjuk oleh sahabatnya.


'' dia udah jadi mantan kakak ipar aku, nggak tahu dia tuh pakai apa sampai cowok setampan itu mau sama dia, masih mending aku jauh lebih cantik dari dia, lebih mudah dan Yang pastinya masih rapet kalau dia udah jadi bekasnya kakakku'' ucap nadia dengan sinis.


'' kita dekatin yuk Aku penasaran sama cowoknya''


'' Enggak ah malas, Aku muak lihat mukanya'' tolak Nadia. akhirnya ia pun duduk di tempatnya dengan tenang tak menghiraukan yuni dan christian.


saat dia tengah asyik makan ponselnya berdering, nadia pun mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mau nelpon ya,'' Siapa yang telepon Nad?'' tanya sahabatnya.

__ADS_1


''Ibu aku, entar aku jawab dulu''


''Naaadiiiah tolong ibu'' ucap ibunya dengan terbata-bata.


''Ibu, Ibu kenapa?'' tanya Nadia, dan dia pun langsung berlari keluar dari restoran tersebut. ketika Iya sudah sampai di lobby pusat perbelanjaan tersebut ia bertemu dengan kakaknya Randy dan seorang wanita yang Iya tak kenal.


''Kak Randi'' panggil Nadia.


''Ade, kamu... sedang apa disini?''


''Kakak yang sedang apa disini, dan siapa permpuan ini?jangan bilang kalau kakak kesini karena tahu kak Yuni juga disini, lebih baik kakak tidak usah bertemu dengan dia lagi, dia tadi menamparKu'' ucap Nadia.


''Apa Dek, Yuni disini dan dia menampar kamu?, ayo kamu antarkan kakak ke dia sekarang biar kakak yang membalasnya.''


''aku sedang buru-buru, siapa kamu? mau apa kamu dekat-dekat dengan kakakku''


''Dia istri kakak ''


"Apa kak, Terus kak Cindy bagaimana?''


''nanti baru kakak jelaskan, tadi kamu bilang lagi buru-buru emangnya buru-buru mau ke mana, lebih baik kamu antarkan Kakak ketemu dengan Yuni'' ucap Randy.


'' begitu ya Dek, Kakak juga tidak bisa ke rumah ibu kamu tahu sendiri kan Ibu tidak mau lagi melihat kakak'' kata Randy.


'' iya kak aku paham, Ya sudah kalau begitu aku pamit dulu ya Kak''


'' tunggu kamu bilang tadi kan kamu ketemu Yuni Yuni berada di mana sekarang?''


'' Dia sedang makan bersama dengan kekasihnya di di restoran cepat saji di lantai 2'' ucap Nadia Randy pun mengangguk, Nadia pun langsung berjalan meninggalkan Randy dan Atika.


''Mas itu siapa?'' tanya Atika.


''Itu adik perempuanKu namany Nadia''


''Aku takut''


'' tidak apa-apa dia memang begitu tapi orangnya baik kok'' ucap Randy.

__ADS_1


'' Atika aku harus bertemu dengan Yuni, Apa kamu mau ikut denganku atau kamu mau melihat-lihat baju-baju?''


'' Aku mau ikut dengan mas, Aku juga ingin berkenalan dengan yang namanya Mbak Yuni''


'' Apa kamu tidak salah, lebih baik kamu di bawa sini saja dulu nanti aku temui kamu, Aku takutnya Yuni berbuat kasar sama kamu''


'' Baiklah kalau begitu Mas aku tunggu Mas di bawa sini saja'' ucap Atika kepada Randy dan Randy pun langsung pergi menuju tangga eskalator untuk naik ke lantai 2.


Sesampainya di lantai dua yang mulai cari restoran cepat saji yang berada di tempat itu, Iya melihat kesana kemari mencari sosok yang ia cari itu'' di mana dia kata Nadia Dia sedang makan di sini tapi kenapa tidak ada, Apa dia sudah pergi dari tempat ini?'' Ah sudahlah lebih baik aku ke Atika.'' ucapnya sambil berjalan Memutar Balik badannya menuju ke tangga eskalator.


*****


Ando yang sedang di kantor bertemu dengan orang yang memberi Dia kabar, " selamat siang, jadi apa benar anda yang memberi saya kabar?'' tanya Ando.


''Ya Tuan, saya orang yang memgirimi anda pesan''


''bagaimana anda bisa mengetahui kalau orang itu berada di tempat itu?''


jadi begini tuan, saat itu, saya ingin pergi mencafi makan, tiba-tiba saya melihat ada seorang pria yang wajahnya mirip dengan yang ada di Browser, lalu saya mengikuti dia, saya memastikan dengan benar jadi selama 2 hari saya mengikuti dia terus dan ternyata betul dia orang yang sedang dicari'' ucap pria tersebut.


'' Baiklah kalau begitu, silakan tulis nomor rekening anda'' ucap Ando sambil menyerahkan sebuah kertas. adalah pria itu menulis Ando selalu berterima kasih kepada dia.


'' silakan cek di rekening Anda saya sudah mentransfer nya'' pria tersebut Lalu mengambil ponselnya dan melihat fitur m-banking yang ada di handphonenya.


'' Terima kasih saya sangat senang bisa membantu anda'' Ucap orang itu.


'' Baiklah kalau begitu Itu sudah tidak ada lagi urusan diantara kita silakan Anda pergi'' kata Ando, kepada pria tersebut.


lalu pria itu berjalan keluar dari kantor itu tanpa ada beban sedikitpun, sesampainya dia di luar kantor dia mengambil ponselnya dan menghubungi, orang yang memerintah dia.


'' Sudah bos semuanya sudah masuk'' ucap pria itu.


'' bagus'' jawab orang yang ada dia hubungi.


***


sementara di kantor polisi, sedang digemparkan dengan seorang mayat yang yang tertidur kaku di dalam Lapas."Cepat hubungi pelapor, kalau tersangka kasus penabrakan telah tewas.'' ucap seorang polisi.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2