
di tepian jalan yang sepi Randi yang baru saja pulang kantor tiba-tiba di hadang oleh beberapa menghadangnya di jalan...
''Mau kalian apa''
''jangan banyak tanya keluar dari mobil kamu'' kata salah satu preman Randi pun diam sejenak Dia berpikir dengan tenang, apa yang harus di lakukannya.
''Lebih baik aku cari cela agar bisa kabur'' saat salah satu preman itu mengambil batu untuk memecahkan kaca mobil Randi, Ia menancap gas dan berhasil kabur sehingga terjadi kebut-kebutan dan Dia berhasil kabur.
''Siapa orang-orang itu, aku rasa aku tidak pernah punya masalah dengan mereka, aku harus berhati-hati mulai sekarang'' ucapnya sendiri dalam mobil.'' sepertinya untuk sementara waktu aku harus bersembunyi dulu dan harus menelpon Atika agar, dia tahu dan berwaspada" lalu Randipun mengangkat ponselnya dan menghubungi Atika.
''Halo Tika, kamu lihat kedepan rumah, jika ada orang yang datang ke rumah jangan kamu buka pintu''
''memangnya kenapa mas?'' tanya Tika yang bingung dengan perkataan dari Randi, Dia hanya mengikuti kata Randi dan melihat ke arah depan rumah.
''Nanti, aku jelaskan jika ada yang mencurigakan di depan rumah kamu segerah hubungi aku, aku akan pulang larut malam''
''Depan rumah nggak ada apa-apa mas nggak ada yang mencurigakan, mas kamu ni sebenarnya takut apa sih mas?''
''Kamu nggak usah banyak tanya sekarang kamu harus berhati-hati ingat yang aku pesan tidak boleh menerima tamu, dan kalau ada yang mencurigakan segera hubungi aku.''
''Iya Mas'' Randi pun mengakhiri percakapan. dan Ia pun bersembunyi ketempet
***
di apartemen milik Nurdin yang ditempati oleh Cindy, anak buah Nurdin sedang menghadap dengan bos mereka yaitu Nurdin, Mereka ingin melaporkan kalau mereka gagal untuk mendapatkan Randy.
''Maaf Bos orang yang kita hadang berhasil kabur'' ucap seorang preman yang berada di apartemen tersebut.
'' Terus cari Dia dan jangan biarkan Dia lepas sampai Dia mendapat pelajaran. Dan kalian awasi jalang ini jangan sampai ia berhubungan lagi dengan pria itu jika sampai dia berhubungan lagi bunuh pria itu dan jalang ini sekalian''
''Dan kamu ingat aku sudah membayarmu dengan besar jadi jangan kamu macam-macam'' ucap Nurdin ke Cindy yang sedang duduk di sebelahnya.
''Maaf om, aku tidak akan melakukannya lagi''
''Kalau bukan karena aku sedang dalam masalah aku tidak sudi, aku harus hubungi James'' gumam cindy dalam hati.
''Bagus, kalau kamu nurut, kamu tidak akan aku hajar seperti ini, apa yang kamu mau aku berikan, jadi jangan main-main di belakangku''
''Iya om Nurdin maaf kemarin aku hanya ingin memberi pelajaran kepada orang itu, aku nggak maksud menghkianati om kok''
''Kamu lihat saja tua bangka setelah aku dapat semuanya kamu aku akan kirim ke neraka, dan aku akan menikmati semua hartaMu'' gumamnya dalam hati.
__ADS_1
****
Di kediaman Tuan Rudi sedang kedatangan tamu yaitu Sinta.
''Untuk sementara aku berlibur disini dulu, sampai si tua itu pulang'' gumamnya dalam hati. Dia pun turun dari taksi online yang ia naiki dan bertanya kepada satpam.
''Pak, permisi tante Bela sama Om Rudi ada di rumah nggak?'' tanya Cinta.
''Maaf Nona, Nyonya dan Tuan sedang tidak di rumah'' ucap seorang satpam.
''kalau boleh tau mereka kemana?'' kata Sinta
''Untuk itu saya kurang tau Nona''
''Pak bisa tolong hubungi tolong bilang kalau Sinta sedang datang di rumah''
''Baik sebentar yah, mohon di tunggu''
satpam pun akhirnya masuk ke dalam ruangannya dan mengambil ponselnya lalu menghubungi Tuan Rudi.
tut
tut
tut
''Halo Tuan maaaf mengganggu''
''Ya ada apa pak?''
''Tuan di rumah sedang ada tamu Namanya Sinta''
''Pak suruh wanita itu pergi dari rumah karakan padanya kalau aku dan istriku tidak pulang''
''baik Tuan'' Satpam pun mengakhiri percakapan mereka dan segera menemui Sinta.
''Bagaimana pak''
''Maaf Nona Tuan dengan Nyonya sedang keluar kota''
''Kapan mereka pulang pak''
__ADS_1
''Kurang tau Nona'' Shinta pun akhirnya masuk kembali dalam taksi online dan menuju ke hotel.
" Pak jalan kita ke hotel yang terdekat dari sini'' ucap Sinta ke supir taksi online tersebut.
''baik'' jawab supir online tersebut dan mereka pun pergi meninggalkan rumah tuan Rudi.
di perjalanan ia mencoba hubungi cindy, setelah beberapa kali ia mencoba menghubungi namun Tak Ada Jawaban dari Cindy'' kemana Dia yah ko nggak angkat, apa Dia lagi sama pria itu, lebih baik aku hubungi James memastikan''
Cindy dan Sinta adalah saudara sepupu yang sama-sama di ambil James untuk menjadi wanita PSK mereka di jadikan budak oleh james, Namun karena mereka menurut dengan James dan hasil kerja mereka baik dan selalu menguntungkan, james sayang kepada mereka, ini sedikit keterangan tentang Sinta dan Cindy.
foto setelah beberapa kali cinta menghubungi ponsel James namun tak ada jawaban juga " Heran sama ni dua orang kok nggak ada kabar yah'' gumamnya.
***
di Panti Asuhan Tuan Rudi dan ibu Bella yang sedang bermain bersama anak-anak panti, tiba-tiba terganggu dengan bunyi ponsel yang berdering terus.
'' Siapa yang telepon Pah Angkat dulu mungkin penting'' ucap Mama Bella.
'' ini mah satpam di rumah nggak tahu kenapa, Iyah ini Papa mau angkat'' ucap Tuan Rudi dan sambil menjawab telepon dari satpam di rumahnya.
setelah selesai berbicara dengan satpam baru di pun mengatakan kepada Mama Bella kalau Sinta sedang ke rumah mereka dan ia menyuruh agar satpam mengatakan kalau mereka sedang berada di luar dan tidak pulang.
'' Mama itu si Sinta ke rumah Papa suruh satpam katakan kalau kita tidak di rumah'' ucap Tuan Rudi kepada istrinya.
'' papa kok gitu sama orang kan nggak enak Dia udah datang jauh-jauh baru Papa bilang kayak gitu.''
'' Memangnya Mama mau Kris nggak pulang rumah lagi kalau tau Sinta di rumah kita?''
''Iya juga yah pah, tapi mama kasihan sama Dia mama udah terlanjut janji jodohkan Dia sama Kris lagi''
''Ya sudah nanti baru kita bicarakan sama Dia, sekarang yang pentingkan kebahagian anak mah''
''Iya Pah''
''Ya sudah ayo kita lanjut main sama anak-anak disini'' kata Tuan Rudi.
''Nggak bisa pah mama harus ketemu sama Elsa, Tadi pagi mama ke kamar Kris dan Dia ngomong sama mama kalau Dia mau pernikahannya dengan Yuni di segerakan, Dia sedang dalam pengobatan dan Dia ingin bawa Yuni pergi ke luar negeri untuk temani dia disana''
''Benarkah bagus kalau begitu, kalau maunya seperti itu tapi masalahnyakan Yuni baru aja berduka mah kan nggak Enak kalau tiba-tiba ada resepsi mah''
bersambung....
__ADS_1