Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
AKU MENCINTAI MU


__ADS_3

'' Ya Tuhan, Bu lain kali tidak boleh tinggalkan Yuni sendirian, saya sangat memohon bu jika saya tidak ada dia tidak boleh ditinggalkan sendiri karena kejadian yang menimpa dirinya, bisa membuat dia mengambil keputusan yang salah. seperti yang baru terjadi ini'' ucap Christian.


''Maafkan saya atas kelalaian saya Tuan'' ucap Bu Darmi.


''Aku tidak ingin hal ini terjadi lagi, jadi tolong Bu Darmi, jangan melakukan kesalahan yang sama'' ucap kristian.


'' Baik Tuan''


''Iya sudah bu, tolong buatkan minuman yang hangat Bu.'' kata Kris.


'' baik Tuan saya permisi'' Ucap Bu Darmi dan berjalan menuju Dapur, lalu masuk lah pak Tono dengan dokter Pribadi Kristian.


kritian yang melihat Dokter Maya pun lansung menyambut, Dokter yang sudah berusia paru baya itu. ''Dokter Maya tolong periksa calon istriku'' ucap Kristian dan mereka pun menuju kamar Yuni, Dokter Maya pun mulai mengeluarkan alat-alatnya dan memeriksa Yuni.


setelah beberapa saat Dokter selesai memeriksa,


'' Tuan, sebaiknya anda pergi membeli resep ini dan dan segera bawa kemari'' Ucap Dokter maya sambil menulis di sebuah kertas.


''Baik Dokter'' jawab Kristian, Dan saat ia hendak keluar dari kamar datanglah Ando yang ingin menyerahkan beberapa berkas untuk kristian menanda tangani.


''Tuan anda kenapa tergesa-gesa'' tanya Ando yang melihat raut wajah cemas di Kristian.


''Ooh Ando, tolong kau cepat pergi ke apotik beli obat ini, nanti aku ceritakan'' ucap Kristian kepada Ando, dan Ando pun segera mengambil resep itu dan pergi.


Kristian pun kembali melangkahkan kakinya masik kedalam kamar. " bagaimana dengan Yuni sekarang Dokter?'' tanya kristian


''Denyut nadinya melemah, dan aku rasa pasien sedang mengalami depresi berat aku sarankan jika pasien sudah sadar lebih baik konsultasikan pasien ke dokter kejiwaan'' Ucap Dokter maya.


''Baik Dokter'' Jawab Kristian, Dia pun melangkahkan kaki mendekati tubuh Yuni yang terlihat pucat," Sayang kamu sudah janji sama Aku untuk selalu bersama-sama dengan Aku, tapi lihat sekarang kamu berusaha untuk ninggalin Aku sayang? Aku nggak akan ngijinin kamu sayang'' ucapnya sambil mencium pucuk tangan Yuni.

__ADS_1


setelah beberapa saat Ando pun kembali dengan membawa beberapa botol infus dan beberapa obat-obatan, lalu menyerahkan kepada Dokter, dan dokter pun segera menangani Yuni,setelah beberapa menit dokter sudah selesai memberikan pertolongan kepada Yuni dan mengganti perban- perban Yuni yang sudah basah akibat terkena air, setelah selesai Dokter Maya mengatakan. ''Tuan aku akan menyuruh asistenku kemari, untuk memantau keadaan Nyonya.'' ucap Dokter maya


''Baik Dokter terimakasih,Tapi apa sebaiknya kita bawa Yuni ke rumah sakit saja?'' Tanya Kris


''Tidak perlu, biarkan Dia beristitahat di rumah saja'' jawab Dokter Maya, Dari arah pintu terdengar suara bel Bu Darmi pun segera membukakan pintu.


Dokter Maya yang melihat asistenya pun mulai berpamitan.


'' Baiklah Asisten ku sudah datang Dia yang akan memantau pasien selama 24 jam, jadi aku pamit dulu'' kata Dokter Maya.


''Baiklah terimakasih atas bantuanya.'' Ucap kris dan Dia pun mengantarkan Dokter Maya sampai ke pintu depan. setelah Ia mengantarkan Dokter Maya Ia kembali ke dalam kamar Yuni.


''Bu Darmi, tolong antar asisten Dokter Maya ke kamar tamu, biar aku yang menemani Yuni'' Ucap Kristian kepada Bu Darmi.


'' Baik Tuan,'' jawab Bu Darmi ke Kristian..'' Mari Nona ikuti saya'' kata Bu Darmi ke asisten tersebut dan Asisten Dokter Maya pun mengikuti langkah Bu Darmi.


''Ando, terima kasih karena sudah membantuKu'' kata Kristian kepada asistennya.


Kristian pun menerima map tersebut'' apa kau sudah memeriksa dengan teliti? ucap Kristian kepada Ando, sambil membuka berkas tersebut.


''Sudah Tuan'' jawab Ando dan kristian pun menanda tangani.


''Ini sudah, Terima kasih'' ucap Kristian.


''Tuan ada satu lagi hari ini status Nyonya Yuni sudah resmi bercerai dari mantan suaminya, tadi sudah ada putusan dari pengadilan.Baiklah, Tuan kalau begitu saya permisi dulu'' Ucap Ando, Kris pun mengangguk.


Tinggalah Kristian dan Yuni di kamar itu, Ia mendekat ke ranjang tempat Yuni berbaring, Ia menatap wajah Yuni yang pucat, " Mengapa kamu memberikan Aku harapan jika Kamu tak mau bertahan hidup untukKu?,Apa aku tidak ada artinya buat kamu? apa aku tidak pantas buat kamu?'' lirihnya pelan sambil memegang tangan Yuni.


"kenapa kamu begitu jahat? kamu sudah berhasil mengambil hati dan jiwa ini, dan kamu ingin mencampakan begitu saja?''lirih kristian dengan sendu, tampa terasa airmatanya jatuh.

__ADS_1


'' jika memang kamu tidak ingin lagi bersamaKu, jika kamu tersadar aku akan mengantarkanMu pulang, jangan kamu hukum aku dengan berbuat hal seperti tadi'' Ucapnya..dan saat Kris hendak berdiri dan ketika Ia ingin membalikan badanNya Yuni menahan tanganNya.


Yuni sudah sadar sejak Kristian berbicara, tapi serasa lidahnya tak mampu berbicara.Dia masih merasa tak sanggup untuk berbicara karena masih lemas.


''Ja---ngan--- ting--gal--kan--ku'' ucapnya dengan suara serak. Kristian yang mendapat sentuhan dan mendengar suara Yuni pun langsung membalikan badanNya.


''Apa kau sudah sadar?'' tanya Kristian dan Yuni pun mengangguk.


''Aku akan menelpon paman dan membawaMu pulang ke rumah paman, Mungkin ini yang terbaik buat kita, lebih baik kita sendiri-sendiri dulu agar pikiranMu benar-benar tenang.'' Ucap Kristian dengan tenang.


Yuni yang mendengar ucapan Christian pun menjadi sedih air matanya mulai menetes disudut kedua matanya.


''AKU MENCINTAI MU KRISTIAN JANUARD'' hanya itu yang mampu Yuni keluarkan dari bibirnya.


Kris yang mendengar ucapan Yuni, diam sejenak ''kalau kamu mencintaiku kenapa kamu tega berbuat seperti ini?, kenapa kamu tega ingin meninggalkanKu?'' ucap Kristian dengan menangis tersedu.


''I'm sorry, I really really love you, I've lost two of my hearts, now I don't want to lose my love either, aku benar-benar minta maaf atas kebodohanku.. jangan tinggalkan aku.'' ucap Yuni juga sudah menangis sejadi-jadinya.


#####


di suatu tempat tepatnya sebuah Kost, Kost milik Cindy, Dia kembali kostnya karena sedang bertengkar dengan Randi, Dia pun sedang kedatangan tamu yaitu sepupunya,


" eeh kamu sedang hamil yah? terus kemana laki lu?'' tanya Sinta.


''udah aghh, nggak usaha bahas soal aku, Kamu tu kesini tu sebenarnya ke kota ini ngapain sih?'' ucap Cindy


''aku kesini sama camerlah'' ucap sinta.


''widiih berarti, kamu bentar lagi udah mau merid dong, terus om-om yang selama ini tanggung hidup kamu gimana? memangnya Dia mau ngelepasin kamu?'' tanya Cindy.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2