
'' Saya permisi dulu Tuan dan Nyonya'' kata pelayan
'' bibi tunggu , aku mau tolong siapkan semua barang-barang milik anakku karena hari ini aku akan membawa semua barang-barang itu ke panti asuhan''
''Baik Nyonya''
''Sayang apa kau yakin ingin memberikan semua barang milik Roni dan Rani?''
''Iya Bu, Dari pada nggak kepake lebih baik kasi keorang yang membutuhkan'' ucap Yuni.
''Ya sudah kalau itu mau kamu'' kata ibu Mira.
''Yun, apa kau sudah siap ke kantor?, kalau sudah ayo kita jalan, ada meeting hari ini di kantor''
''Iya ayah, baiklah ibu Fani aku dan Ayah pamit dulu'' Kata Yuni Dan Iya pun berjalan menuju ayahnya.
'' kami jalan dulu'' kata Tuan Andi dan mereka pun segera meninggalkan tempat itu, sementara Fani dan ibunya melanjutkan sarapan mereka.
****
sementara Cindy sedang yang berjuang antara mati dan hidupnya untuk menggugurkan kandungannya.
''Apa sudah selesai ?, berapa lama aku di rawat dan tidak boleh berhubungan?'' tanya Cindy.
''setidaknya 2 minggu untuk jarak berhubungan intim setelah kuret, atau setelah proses perdarahan selesai, Baiklah Istirahat dulu Aku sudah menyuntikan kamu Vitamin dan obat'' Kata seorang dokter yang menangani. dan Cindy pun beristirahat.
*****
Randy yang tengah bersiap untuk kembali ke kota bersama Tika.
''Tika, Nak Randi sepertinya Ibu tidak jadi ikut dengan kalian, Ibu masih ada urusan di sini'' kata ibu Tika.
'' baiklah jika itu mau ibu, tapi pintu rumahku selalu terbuka untuk Ibu jadi kapanpun Ibu mau kesana tinggal hubungi Atika Atau aku saja.'' kata Randy kepada Ibu mertuanya itu.
'' iya, kalian hati-hati ya di jalan kalau sudah sampai di sana, beri kabar ke ibu''
'' Iya Ibu tenang saja nanti aku hubungi Ibu kok'' kata atika kepada ibunya.
'' kami pamit ya Bu, Ibu baik-baik di sini ada apa-apa hubungi kami'' ucap Randy kepada Ibu mertuanya. dan mereka pun akhirnya kembali ke kota.
di perjalanan mereka berdua berbincang bincang soal Cindy.
__ADS_1
'' Mas apa hari ini Cindy sudah menghubungi Mas?'' tanya Atika kepada Randi.
'' belum'' Jawab Randi.
'' Coba Mas hubungi dia takutnya dia berada di rumahnya Mas'' kata Atika kepada Randy.
''Iya, kamu tolong lihat nomornya di ponselku lalu hubungi Dia'' kata Randi Saat Atika mengambil ponselnya, tertera di gambar layar ponsel Randi Yuni bersama dengan anak-anaknya.
''Mas, kamu bisa nggak ganti wallpaper ponsel kamu?''
''Nanti baru aku ganti, kamu lihat nomor Cindy dan hubungkan saja, tidak usah lihat yang lain-lain'' Ucap Randi.
''Mas aku sekarang istriMu mas, bukan Mbak Yuni lagi''
''Atika aku nggak mau berdebat yah, jangan bahas itu sekarang'' ucap Randi.
''Aku memang menikahimu tapi di hatiku cuma Yuni'' ucapnya dalam hati. Atika pun hanya diam tak berani membalas perkataan dari Randy.
'' Baiklah Mas kalau itu maumu, aku akan membuatmu melupakan mantan istrimu itu dan juga anak-anakku, semoga saja aku cepat mengandung anakmu'' Gumamnya dalam hati. dan akhirnya diapun menelepon nomor Cindy Namun sayang nomor Cindy tidak aktif lagi.
'' Mas Nomornya tidak aktif'' kata atika kepada Randi.
'' Ya sudah biarkan saja nanti juga dia yang hubungi aku'' kata Randy kepada Atika.dan mereka pun akhirnya melanjutkan perjalanan mereka kembali.
Di perusahaannya Kris, Kris yang baru saja selesai meeting, sedang berada di ruangannya bersama dengan Ando membahas hasil dari meeting tadi. terdengar suara ketukan pintu ruangan kris.
''Ando tolong Kau bukakan pintu lihat siapa yang datang'' anda pun hanya mengangguk dan berjalan menuju ke pintu lalu membukakan pintu tersebut.
''Nyonya?'' Ando yang bingung kenapa bisa sampai Juni ada di kantor Christian.
'' di mana Bos mu itu?''
'' sedang di dalam silakan masuknya'' kata undo mempersilahkan Yuni masuk ke dalam ruangan tersebut.
''Selamat siang Tuan Kristian Januard'' Kris yang mendengar suara yang tak asing itu pun langsung mengangkat wajahnya dan melihat ke sumber suara tersebut.
''Yuni?,dengan siapa kesini?''
'' sendiri, Apa kau sudah makan?'' tanya Yuni.
'' belum aku baru saja selesai meeting bersama kalian jadi belum sempat untuk makan''
__ADS_1
'' Baiklah kalau begitu ayo kita pergi makan bersama'' kata Yuni kepada Christian.
''Tuan, terus bagaimana dengan Aku? Aku juga sudah lapar'' Ucap Ando.
''Kau makan siang saja bersama Fani, bukannya semalam kalian bersama Asisten Ando?'' ucap Yuni dan Ando pun langsung menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
''Apa jadi semalam kau mengajak calon adik iparku keluar?''
''Maaf Tuan itu.. kami tidak sengaja bertemu'' ucap Ando.
''Ya, sudah ayo kita pergi makan'' ajak Yuni
'' aku juga ikut kan?'' sambung Ando.
'' baiklah tapi jangan mengganggu kami dan jika kau tidak merasa menjadi obat nyamuk silahkan ikut dengan kami'' kata Christian kepada Ando.
Ando pun mengangguk dan mereka pun berjalan keluar dari ruangan kantor itu menuju ke restoran yang dekat dengan kantor Christian.
setelah mereka tiba di sana Mereka pun memesan makanan, '' Yun, kamu kenapa bisa keluar kan seharusnya kamu di eumah istirahat'' kata Kris.
'' aku jenuh di rumah, di rumah aku selalu terbayang-bayang mendengar suara anak-anak tertawa dan bercanda jadi lebih baik aku mencari kesibukan agar tidak terlalu mengingat mereka'' ucap Yuni.
''Ya sudah, jika itu bisa membuat kamu lebih baik yah lakukan sayang'' ucap Kris. setelah pesanan mereka datang Mereka pun makan makanan tersebut dengan tenang, ketika mereka sedang makan tiba-tiba terdengar suara seseorang memanggil Yuni.
''Yuni....'' panggil seorang Pria suaranya Yang Tak asing lagi buat Yuni Siapa lagi kalau bukan mantan suaminya Rendy.
Kris, Yuni dan andapun langsung berbalik ke arah sumber suara tersebut.'' Kak, aku nggak mau ketemu Dia Ayo kita pulang'' Ucap Yuni.Dan langsung berdiri ingin meninggalkan tempat itu.
''Kamu tenang ada Aku Yun'' ucap Kris yang sudah berdiri dan memeluk pingang Yuni.
Saat Randi mencoba mendekat kearah Yuni langsung dihalangi oleh Ando.
''Maaf Tuan Nyonya Yuni tidak ingin bertemu dengan Anda''
''Minggir kau Aku ingin berbicara dengan Yuni''
''Maaf Tuan tidak bisa'' saat Randy ingin mencoba menerobos masuk untuk mendekat ke arah Yuni Ando melayangkan sebuah pukulan ke wajah Randy.
''Anda seharusnya sadar anda sudah menikah lagi dan Jangan mengganggu Nyonya Yuni lagi'' ucapan Ando dengan tegas sambil menarik kerah baju dari Randy untuk keluar dari ruangan tersebut dengan bantuan para pelayan restoran.
''Lepaskan Aku, Aku hanya ingin menanyakan kondisinya'' ucap Randi dengan teriak, sementara Atika yang sedang menunggu Randi di mobil pun terkejut melihat Randi yang sedang di tarik oleh Ando.
__ADS_1
Bersambung.....
teman-temanku tersayang terima kasih karena kalian selalu menunggu, Love You all