
''begini Tuan, saya dan putri saya memang hilang kontak''
''Tidak semudah itu ibu datang dan mengaku kalau Rein cucu ibu, saya minta bukti kalau ibu benar-benar keluarga dari Rein jika ibu bisa tunjukan saya akan mengembalikan Rein ke tangan Ibu''
''tapi saya tidak membawa, surat-surat itu semuanya ada dirumah''
''Anda lucu sekali ibu, wajah anda ini bahkan tidak mirip dengan Rein sama sekali, Ibu kira ketika saya mengadopsi Rein saya tidak mencari tahu soal Rein?, Anda salah besar asisten saya sudah menncari tahu terlebih dahulu sebelum mengurus semua surat adopsi Rein.
Jadi anda jangan mengaku-ngaku kalau anda neneknya Rein'' Ucap Kris yang langsung membuat ibu Susi kelagapan.
''Gawat kalau sampai semua terbongkar'' gumam ibu susi dalam hati.
''Tu...tuan saya tidak mengaku-ngaku baik saya akan tunjukan buktinya'' ucap ibu susi.
'' silahkan ibu Saya tunggu bukti yang Anda berikan nantinya'' Ucap Kris dan Ibu Susi pun langsung pergi.
''Ibu Sesilia, saya sangat mohon kepada ibu, kepada siapa saja yang datang ingin bertemu dengan Yuni dan Rain, tolong ibu hubungi saya saja jangan hubungi Yuni''
''Baik Tuan'' Kris dan ibu Cecilia pun kembali ke tempat dimana Yuni sedang berbaring.
''Sayang kamu sudah sadar?'' Yuni pun mengangguk.
''Di mana ibu itu apa Dia ingin membawa Rein dariKu?''
''Kamu tenangnya sayang, Dia sudah pergi Dia harus datang dengan membawa bukti dulu baru dia bisa bawa Rein''
''Iya Yun, kamu tenang yah''
''Kris kebih baik kamu antarkan Yuni pulang, mama dan papa masih ingin bermain dengan anak-anak panti disini''
''Iya betul Kris kamu mending bawa pulang Yuni'' Kata papa Rudi, Kris dan Yuni pun akhirnya berjalan keluar menuju ke mobil mereka Sesampai di mobil Yuni ingat kalau dia punya janji dengan Ibu Maria.
''sayang aku sudah mrndingan lebih baik kita ketemu sama mantan ibu mertuaku saja, aku penasaran dengan apa yang ingin Dia sampaikan''
''apa kamu yakin sayang?''
''Iya aku yakin''
''Ya sudah, Kamu coba telpon ibu Maria, dimana ia ingin kita bertemu'' kata Kris
''iya sayang'' Yuni pun mengangkat ponselnya lalu menghubungi Ibu Maria. setelah beberapa kali mencoba menghubungi Ibu Maria akhirnya Ibu mereka menjawab telepon dari Yuni.
''Halo Bu, maaf Ibu mengganggu ibu mau kita ketemuan dimana Bu?''
''Di rumah saja Yuni.''
__ADS_1
''Baik'' yuni pun mengakhiri panggilannya.
''Bagaimana sayanga?''
''kak kita ke rumah ibu Mariah yah,nanti aku arahin jalannya.'' ucap Yuni.
''iya, sayang'' Ucap Kris sambil mengusap kepala Yuni. dan mulai menjalankan mobilnya.
''sayang, Aku boleh ngomong?'' tanya Kris.
''Boleh lah,memangnya aku ada ngelarang kamu?, kamu boleh ngomong ke aku kapanpun tampa harus minta izin sayang'' Kris pun tersenyum mendengar apa yang dikatakan Yuni.
''Jadi gini sayang, kamu kalau mau ketemu sama orang, tolong kasih kabar ke aku beruntung kamu di panti sayang kalau kalau kamu diluran sana gimana coba''
''Iya maaf tadi aku buru-buru sayang, karena aku dengar dari panti dan mengenai Rein jadi aku langsung ke panti''
''Iya, tapi ingat lain kali nggak boleh gitu lagi'' Yuni pun hanya mengangguk dan tersenyum kepada Christian. setelah beberapa menit perjalanan akhirnya mereka tiba di rumah Ibu Maria.
Nadia yang melihat Yuni dan Christian tiba di rumahnya pun dia dengan cepat menghampiri mereka berdua." mau apa kalian kesini" tanya Nadia kepada Kris dan Yuni, Tapi Yuni tak mood untuk menjawab pertanyaan dari Nadia.
''Ibu yang menyuruh Yuni datang'' potong ibu Maria.
''Ibu, kenapa sih suruh mereka kesini?''
''Yuni maafkan Nadia, Ayo masuk'' kata ibu maria.
''tidak usah silahkan ibu bicar disini, aku tidak bisa berlama- lama'' ucap Yuni.
''Baikalah sebelumnya ibu minta maaf atas semua kesalahan ibu dan anak-anak ibu ke kamu, setelah kamu mengetahui apa yang ibu bicara nanti kamu bisa menghukum kami''
''sudahlah tidak usah berbelit-belit langsung saja bu''
''Huuuuffftt''
''jadi...'' saat Ibu Maria ingin berbicara secara terus terang dengan Yuni tiba-tiba patoro keluar dari dalam rumah.
''Yuni, ada nak kamu kesini kenapa tidak masuk di dalam'' kata Tuan Tora. saat waktu antara bertanya kepada Yuni ponsel ini juga berdering dari suster Ani.
''Maaf Ayah saya harus menjawab telpon''
''Halo sus?''
''Nyonya, maaf mengganggu Tuan Rein menangis sedari tadi mencari anda''
''Suster tolong temani Dia, jangan tinggalkan Dia sedikit lagi aku pulang'' Ucap Yuni.
__ADS_1
''Baik Nyonya'' Tuni pun mengakhiri panggilan itu.
''Maaf,ibu lain waktu baru kita bicara yah'' ucap Yuni.
''Maaf Ayah aku harus segera pulang anakKu sudah mencariKu''
''Yah, Baiklah'' jawab Tuan Tora.
''sayang ayo, Rein mencariku'' ucap Yuni yang langsung masuk kedalam mobil.
''Permisi Tuan dan Nyonya kami pergi dulu'' Yuni dan Kris pun pergi meninggalkan kediaman Tuan Tora.
'' Ibu Sebenarnya ada apa-apa yang Ibu ingin sampaikan kepada Yuni?'' tanya Tuan Tora.
'' tidak ayah ibu hanya ingin meminta maaf kepada Yuni saja''
'' Apa itu yakin? Ibu sedang tidak berbohong denganku kan?''
''Ayah apa sih, mana berani ibu berbohong sama ayah''
''Ya, Ya sudah jika ibu tidak berbohong ayo kita masuk'' ajak tuan tora ke istrinya.
*****
sementara di tempat lain tepatnya di sebuah kamar apartemen, tubuh Cindy di hajar menggunakan ikat pinggang.
"aahh, ampun om sakit'' Ringis Cindi. Cindy baru saja mengalami penyiksaan dari Om Nurdin ''sekali lagi aku tahu kamu pergi menemui orang itu Aku akan membuatmu lebih menderita dari ini,cepat minum air ini dan puaskan aku'' Ucap pria Tua tersebut sambil menjambak rambut Cindy.
Cindy yang masih kesakitan dengan terpaksa meminum air itu. sementara Cindy yang sedang meminum air itu, Nurdi yang menunggu reaksi Ia keluar dari kamar dan menelpon seseorang.
"Kamu temui pria yang kemarin jalang kecil itu temui, buat Dia hancur sudah lancang berani menyentuh yang ku punya, dan aku tidak mau kamu gagal'' ucapnya di telpon dengan seseorang di sebrang sana.
setelah ia menutup teleponnya Ia pun masuk kembali ke dalam kamar untuk melihat Cindy yang sudah bergelora dengan gairah.
''Bagus jalang kecilku, cepat puaskan aku'' Perintah Nurdin dan Cindy pun melakukan pekerjaannya.
bersambung...
Mohon maaf untuk para penggemar ku yang setia membaca novel ini untuk hari ini UP nya sedikitnya soalnya lagi kurang enak badan, semoga besok bisa Up lancar yah....
Mohon tetap Like, komen dan votenya
TERIMA KASIH para Readers.......
love... love.... love....
__ADS_1