Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
KALUNG INISIAL


__ADS_3

''Sepertinya kita harus mencari tahu orang tuanya Rein yang sebenarnya'' ucap Tuan Andi. sekilas wajah Yuni menjadi sedih, mendengar apa yang di bicarakan oleh Kris dan ayahnya, Kris pun menyadari kalau Yuni sedang sedih, Dia memegang tangan Yuni yang mengunakan tangan sebelahnya dan mengusap pelan tangan Yuni.


****


Di kota B Ando yang sedang bertemu dengan pihak kepolisian mengatakan kalau jenazah meninggal akibat racun yang Ia makan sendiri.


''Apa mungkin Dia bunuh dirinya karena takut? tapi ini sangat tidak mungkin, sepertinya sudah ada pihak yang bekerjasama dengan Kepolisian, benar yang dikatakan oleh Tuan Kris lebih baik selidiki secara diam-diam'' gumamnya sendiri dalam hati.


'' Siapa orang dibalik semua ini?, lebih baik aku kembali'' gumamnya. saat di perjalanannya pulamg Kristian menelponnya.


''Ya, Tuan''


''bagaimana, apa yang dikatakan oleh pihak Kepolisian?''


'' katanya dia memakan racun, dan Sepertinya dia bunuh diri itu yang dikatakan oleh pihak Kepolisian''


'' Benarkah mengapa dia bunuh diri, Ando aku merasa ini ada yang tidak beres, kamu suruh orang-orang kita untuk menyelidiki kasus ini secara diam-diam''


'' baik Tuan, aku juga berpikir seperti itu''


'' Baiklah kalau begitu lebih baik kamu pulang karena ada urusan yang lebih penting lagi, 3 hari lagi aku akan menikahi Yuni Jadi kau cepat pulang dan bantu aku mengurus surat-surat''


''Selamat Tuan, Aku sudah diperjalanan pulang tuan''


''Baiklah kamu hati-hati''


''Terima kasih tuan''


''sama-sama Ando'' lalu mereka pun mengakhiri panggilan.'' Tuan Kris sebentar lagi akan menikah, Berarti si ratudrama akan pulang untuk mengikuti acara pernikahan kakaknya, kamu sungguh sangat spesial Nona Fani'' gumam Ando dengan bahagia.


''Ahhh, aku kenapa bisa tertarik dengannya kalau sampai tuan Kris tau bisa-bisa Ia langsung memecatKu'' Ucapnya yang Merasa merinding jika Kristian mengetahui. saat dia tengah sibuk dengan pemikirannya ponselnya berdering.


ketika dia melihat nama di layar ponselnya adalah ratu drama, diapun langsung memberhentikan mobilnya sebentar" duh ini orang kenapa tiba-tiba telepon, dijawab saja siapa tahu penting" gumamnya Sendiri Lagi.


Ando pun akhirnya menjawab telepon dari Fani "Halo Nona Fani''


''Halo kak Ando, biaa minta tolong tidak?''

__ADS_1


''minta tolong apa Nona Fani?''


''Begini, Tolong Kak Ando pergi ke toko perhiasan, Aku pernah memesan perhiasan berinisial namaku dan Andre sebagai hadiah anniversary kami tapi sayang tidak jadi karena kak tau sendiri alasannya, Kakak tolong pergi ke toko itu dan ambil perhiasan itu lalu kakak jual kembali saja karena aku tidak membutuhkan benda itu lagi'' kata Fanny kepada Ando.


''Baiklah kalau begitu,apa itu saja?''


''Ya, kak aku kirim notanya, ya sudah kak aku mau ada kelas lagi aku tutupnya telponnya''


''Iya, kamu hati-hati disana jaga kesehatan kamu''


''terima kasih kak Ando''


''iya sama-sama'' lalu mereka pun mengakhiri percakapan mereka dan Ando pun melanjutkan perjalanannya.


Akhirnya Ando tiba juga dengan memakan waktu dua jam perjalanan, sebelum ia ke apartemennya, Ia ke tempat yang di suruh oleh Fani. Ternyata di tempat itu ada Andre dan putri yang sedang mencari cincin untuk pernikahan mereka, Ando yang melihat mereka pun berdecak.


''ciiih'' lalu menuju ke bagian kasir.


''Permisi saya mau ambil pesanan, Ini notanya'' ucap Ando sambil menunjuk ponselnya.


''Kalungnya cantik pasti untuk pacarnya?'' ucap pelayan sontak Ando hanya tersenyum dan berterima kasih''


''Heh, Dia itu cuma jadikan kamu pelarian, Dia sangat mencintaiku'' ucap Andre yang tiba-tiba Ando pun langsung membalikan badannya dan melihat.


''Anda berbicara kepadaku?'' tanya Ando pura-pura tak mengenal Andre.


''Tidak usah berpura-pura tidak mengenalku'' ucap Andre.


'' asal anda tahu Tuan Andre yang terhormat, aku dan Fany sudah memutuskan untuk menikah di tanggal dan bulan yang kamu dan Fani sepakati itu''


''Tidak mungkin, kamu jangan mengada-ngada''


''kenapa tidak mungkin, anda saja tiba-tiba ingin menikah dengan wanita itu kenapa tidak mungkin bagi kami, kami mempunyai banyak kesamaan''


''Andre, kamu ini Fani saja sudah melupakan kamu, kenapa kamu yang tidak bisa melupakan Dia?''


''Diam kamu ini semua gara-gara kamu aku kehilangan orang yang aku cinta'' ucapan saya dan dia pun pergi meninggalkan Putri di tempat itu sendiri.

__ADS_1


'' Awas kamu aku akan melaporkan kamu ke ayah'' gumamnya


Anda yang menyaksikan keduanya sedang bertengkar pun berdecak ''Cih, perempuan ini benar-benar tidak tahu malu, dengan cara licik dia mendapatkan pria yang dicintainya''


Ando pun kemudian mengambil kalung tersebut dan pergi menuju ke mobilnya, Sesampainya di luar ternyata Andre sedang menunggunya. " ada apa tuan andre yang terhormat?''


'' Jika kamu benar mencintai Fani, tolong jaga dia baik-baik jangan sakiti dia, jangan seperti aku jadi pengecut yang tidak berani memperjuangkan cinta aku''


'' anda tidak perlu kuatir Tuan Andre aku tidak mungkin menyakiti orang yang aku cintai'' Andre yang mendengar kata-kata dari Ando pun menjadi bertambah sakit hati, wanita yang ia jaga selama beberapa tahun ternyata bukan jodohnya.


andre pun berjalan menuju ke mobilnya sedangkan Ando juga memasuki mobilnya, sementara Putri Tengah mengejar Andre " Andre kamu jangan macam-macam aku akan laporin kamu ke orang tua aku dan orang tua kamu''


'' cukup putri, Apakah kamu hanya bisa mengadu dan mengadu terus kepada orang tua kita?, kenapa kamu tidak pernah bisa menyelesaikan masalah kita berdua sendiri selalu saja melibatkan dengan orang tua kita'' kata Andre dengan sarkas kepada Putri.


Putri yang mendengar bentakan dari Andre pun menjadi diam kikuk tak berani membalas kata-kata Andre Dia hanya membalas kata Andre" apa nggak bisa kasih cinta kamu sedikit aja buat aku"


"Jawab aku Andre"


"Aku rasa kamu sudah tau jawabannya jadi aku nggak perlu menjawab pertanyaanmu" ucap Andre dan Putri yang mendengar jawaban dari Andre langsung pergi meninggalkan Andre.


''Maaf Putri, tapi itu kenyataannya Aku tidak bisa mencintaiMu, kalau pun kita menikah itu karena terpaksa'' Gumamnya dalam hati.


****


di tepian jalan yang sepi Randi yang baru saja pulang kantor tiba-tiba di hadang oleh beberapa menghadangnya di jalan...


''Mau kalian apa''


''jangang banyak tanya keluar dari mobil kamu'' kata salah satu preman Radi pun diam sejenak Dia berpikir dengan tenang, apa yang harus di lakukannya.


bersambung...


Mohon tetap Like, komen dan votenya


TERIMA KASIH para Readers.......


love... love.... love....

__ADS_1


__ADS_2