Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
INGIN MENGUNJUNGI MAKAM


__ADS_3

sementara di Kosnya Cindy yang sedang pusing dengan persoalannya ditambah lagi dengan Randi yang tak muncul membuat dia menjadi sanagat kesal.


Ia pun mengambil ponselnya dan menghubungi Randi. "Ni orang lagi apa sih, kenapa susah sekali hubungi ponselnya juga nggak aktiv, awas kamu, aku nggak boleh tinggal diam'' kesalnya.


''apa jangan-jangan Dia udah ada perempuan lain? tapi siapa?, aku harus berpikir melakukukan sesuatu. O iya apa aku minta bantuan om Nurdin aja tapi , tapi kalau aku minta bantuan om Nurdin aku harus mau jadi pemuasnya dan sekarang aku lagi hamil pasti Dia nggak mau,Coba aku telpon James dulu aku tanyakan Dia sekarang'' Cindy pun menghubungi James.


''Ada apa Cindy?'' tanya James


''James, kaya kita butuh bantuan om Nurdin''


''Maksud kamu bagaimana?'' tanya James. dan Cindi pun menjelaskan rencananya ke James.


''Tapi itu berbahaya kalau kamu lagi mengandung seperti itu, lebih baik kamu gugurkan saja kandunganMu itu lagian laki-laki miskin seperti itu nggak ada manfaatnya buat kamu, yang ada buat kamu susah dan berada dalam masalah kamu lihat sekarang''


''baiklah, kalau begitu kamu kirim seseorang yang aku maksud tadi.''


''Aku akan ke tempat biasa, untuk melakukan A*****''


''Kamu hati-hati''


''Baiklah kalau begitu, Aku akan menutup telpon, kamu tetap bersembunyi sampai aman'' dan mereka pun mengakhiri percakapan mereka.


''Randi kamu lihat saja aku akan membalasMu,karena kamu aku terjebak dimasalah seperti ini, aku akan membuat semua keluargaMu menderita.'' Ucapnya dengan penuh kebencian dan amarah. Hari semakin larut, Ia pun akhirnya tertidur, dengan penuh amarah.


****


Sementara di Di Desa tempat Randi dan Tika sedang menikmati malam pertama mereka. Setelah beberapa kali mereka melakukan akhirnya mereka pun tertidur juga.


Di pagi hari Randi yang sudah lebih dahulu bangun mengecup kepala Tika, dan Tika pun menggeliat "Mas kamu sudah bangun?'' tanya Tika Dan Randi pun mengangguk "Terima kasih karena sudah mau menerimaKu, Dan membuat Aku yang merasakan milikMu yang pertama'' Kata Randi.


''Kamu kira aku Cindy apa?'' kesal Tika.


''Oh, Iya mas, semalam Cindy menelpon kamu tapi aku matikan ponsel kamu'' sambung Tika lagi.


''Biarkan saja tidak usah bahas Dia sekarangkan kita lagi berdua dan aku malas bahas Dia.'' ucap Randi.


''Iya Ya sudah mas kalau begitu, Aku mau mandi dulu''


''Aku bantu?''Tika pun hanya mengangguk.


*****


Di kamar Yuni, yang baru bangun langsung di sambut oleh pelayan."Selamat pagi Nyonya'' kata pelayan Dian.


''Pagi Bibi Dian'' balas Yuni.

__ADS_1


''Apa nyonya mau ke toilet Biar saya bantu'' Yuni pun mengangguk Lalu pelayan Dian membantu Yuni.


''Keluar lah, terima kasih'' kata Yuni dan pelayan pun keluar menunggu Yuni.


***


sementara di ruang makan sudah ada tuan Tora,dan Ibu maria yang terlihat murung" Ibu ayo makan'' kata Tuan Tora


''Iya, ibu makan biar cepat pulih'' ucap Nadia.


Ibu Maria pun akhirnya memakan makanan yang sudah disiapkan oleh Nadia.


''Ayah bisa tolong sebentar antarkan ibu ke makamnya Roni dan Rani?, ibu rindu dengan cucu-cucu ibu'' kata bu Maria.


''Iya Bu, Ayah juga ingin ke makam Roni dan Rani'' ucap Tuan Tora.


******


Kediaman Tuan Andi


''Yuni kamu mau kemana? kok sudah rapi?'' tanya Tuan Andi.


''Yuni mau ke kantor Ayah,Yuni sudah bosan begini terus''


''Aku senang jika Ayah mau temaniku, Ibu dimana Fani?'' tanya Yuni


''Fani sepertinya belum bangun, semalam Dia pulang larut'' kata Tuan Andi.


'' Ayah tahu dari mana Kalau semalam Fani pulang larut dan Fani semalam ia pergi sama siapa Kenapa tidak Beritahu ibu?''


'' Ayah yang memberikan dia izin katanya dia ingin ke minimarket Ada yang ingin dia beli, terus Ayah menunggunya sampai ia pulang, Sepertinya dia diantar oleh eh asistennya Christian''


''Humm, asistennya Kak Kris? ada perlu apa yah, perasaan Semalam Kak Kris teleponan sama aku aku nggak kemana-mana kenapa bisa dia sama asistennya Kak Kris?'' kata Yuni.


'' mungkin kebetulan ketemunya''


''Bisa jadi''


''Selamat pagi semuanya'' tegur Fani.


''Tuh, orang yang di omongin udah bangun''


''kamu semalam jalan sama Asisten Ando yah?''tanya Yuni.


''Kakak tau dari mana?''

__ADS_1


''Dari ayah, Ayah bilang kalau semalam melihat Asisten kak Kris''


''Iya, kebutulan, kami ketemu di Alun-alun kota karena sudah larut yah dia mengantarkan aku pulang.''


''Bagus deh Asisten Ando itu baik loh Dek, udah gitu Dia udah mapan loh dek'' ucap Yuni yang tampa melihat ada ayah dan ibunya.


''eheemm, eheemm,ehemmm, kalian berdua ngomong apa lupa kalau ada ayah dan ibu disini?, Yuni adik Mu itu sudah mau tunangan kok kamu jodohin adikMu lagi dengan pria lain?'' kata Tuan Andi.


''Ayah, sebe..narnya,Aku sama Andre sudah tidak berhubungan lagi, andre sudah mau dijodohkan dengan anaknya om Tirta Ayah karena perushaan om Tirta yang membantu perusahaannya Om Hardi'' ucap Fani


''kenapa bisa seperti itu? apa Dia ingin mempermainkan keluarga kita?, Ayah akan tarik semua saham yang tanam ke keluarga mereka kurang ajar, sekali Hardi, Tirta bersama anaknya, kemarin aku sudah menyuntikan Dana ke perusahaannya, ternyata mereka manfaatkan untuk menjodohkan anak nya''


''Tapi dengan begini aku tau kalau Andre tidak bisa memperjuangkan cintanya kepadaKu,memang ada rasa sakit hati mengingat masa lalu kami, tapi aku nggak mau kejadian yang menimpa kak Yuni terjadi juga kepadaku,lebih baik sekarang dari pada nanti''


''Jadi sekarang kamu mau ayah berbuat apa? agar membalas sakit hatiMu?''


''Tidak usah Ayah biarkan mereka bersenang-senang dulu,Ooh, iya Besok aku akan kembali ke luar Negri, kak Yuni kan sudah mulai membaik jadi Dia bisa bantu ayah di kantor'' ucap Fani.


''Baiklah kalau itu mau sayang'' balas Tuan Andi.


''Ibu, temani aku jalan-jalan yah, aku sudah rindu jalan-jalan Aku mau hari ini bersama dengan ibu, kalau kak Yuni mau kak Yuni Juga ayo kita jalan-jalan''


''baiklah sayang kalau kau mau jalan-jalan bersama ibu,Ayo Yuni kita'' ajak ibu.


''kakak tidak bisa , kakak hari ini mau ke kantor Ayah, terus kakak mau ke makam Roni dan Rani. Kakak sudah rindu sekali dengan mereka''


''Iya kak''


''Permisi Tuan ada Asisten anda di depan'' kata seorang pelayan.


'' Baiklah anak-anakku saya temui dulu asisten ayah, kalian lanjut ya'' kata tuhan andi dan ia pun pergi menuju ke ruang tamu untuk menemui asistennya.


'' Saya permisi dulu Tuan dan Nyonya'' kata pelayan


'' bibi tunggu , aku mau tolong siapkan semua barang-barang milik anakku karena hari ini aku akan membawa semua barang-barang itu ke panti asuhan''


''Baik Nyonya''


''Sayang apa kau yakin ingin memberikan semua barang milik Roni dan Rani?''


''Iya Bu, Dari pada nggak kepake lebih baik kasi keorang yang membutuhkan'' ucap Yuni.


bersambung


mohon tetap dukungannya like, vote dan tambahkan di vavorit kalian

__ADS_1


__ADS_2