
Ando yang sejak tadi mendengar percakapan mereka'' ternyata si wanita ini bukan wanita baik-baik, Kasihan sekali Tuan Rendy melepaskan berlian dan memilih memungut batu kali'' gumamNya sambil tertawa kecil dalam hati.
Ternyata bukan cuma Ando yang sedang memperhatikan mereka ada seseorang yang juga berada ditempat itu. Telinganya serasa panas mendengar semua pembicaraan ke dua orang itu.
Dadanya serasa sesak, kepalanya serasa pening mendengar percakapan kedua orang tersebut. "Tuhan inikah yang dinamakan karma?'' Bathin wanita paru baya tersebut.
Ibu Maria sedang bersama-sama dengan teman arisanNya di cafe tersebut karena sudah selesai, Dia hendak pulang namun karena melihat Cindy Ia ingin melihat dan Mendengar pembicaraan calon menantunya, lalu setelah mendengar percakapan Cindy dan Sinta Ia pun segera berjalan keluar karena jaraknya sangat dekat dengan mereka berdua Cindy melihat Ibu Maria keluar.
''aahggg,sial ternyata perempuan tua itu ada disini'' Gumamnya dalam hati. "Aku harus kejar Dia sebelum Ia ketemu Mas Randi.
''Ta, aku pamit lebih dulu yah ada urusan'' Ucap langsung pergi meninggalkan Sinta.
"Cindy ko buru-buru'' Ucap cinta tapi tak dihiraukan oleh Cindy ia malah terus berjalan mengikuti Ibu Maria.
"aahgg kemana Dia" kata Cindy sambil melihat ke arah sekitar, dan akhirnya melihat ibu maria sedang, menaiki taxi, Dia pun segera melihat ada ojek lalu dinaikinya.
__ADS_1
"pak ikuti mobil itu pak" kata cindy ke tukang ojek.
sementara Sinta yang baru selesai membayar mengejar Cindy keluar. " Gila... ni Cindy ngejar apa sih sampe nekat kaya gitu mana lagi hamil lagi" Gumam Sinta lalu Ia pun pulang ke rumah kristian.
Sementara di vila Kristian Yuni yang sudah merasa baikan.
''Yun, Ibu kamu menelpon'' Kata Kristian sambil menyerahkan ponsel Yuni.
" terima kasih kak''
"Yun, bagaimana kabar kamu sayang?'' tanya ibu Mira kepada Yuni.
'' Syukurlah kalau kamu baik-baik saja soalnya firasat Ibu tidak enak''
'' ibu tidak usah kuatir aku baik-baik di sini kak tris menjagaku dengan sangat baik'' ucap Yuni.
__ADS_1
'' Yun, ayahmu ingin berbicara denganmu'' kata ibu kepada Yuni.
'' Baiklah Ibu mana Ayah aku juga ingin menanyakan kepada ayah, tentang sidang hari ini keputusannya bagaimana?"
"iya Nak" kata ibu Mira sambil menyerahkan ponsel kepada ayah Yuni yaitu Tuan Andi.
" Halo Yun" kata tuan Andi
" ayah, apa Ayah sehat-sehat saja? "
''iya Ayah sehat Nak, Ayah ingin memberitahukan kepadamu, kalau sidang perceraian mudengan Randy sudah berakhir Randy menyetujui untuk bercerai dengan kamu dan dan ayah tidak menuntut apa-apa kepada dia, dan untuk harta harta benda gono-gini kalian Ayah tidak menuntut sesuai permintaanmu kemarin''
'' Terima Kasih Ayah, biarkan Mas Randy memilih hidupnya sendiri Ayah, aku sudah tidak mau berurusan dengan mereka lagi." kata Yuni.
"Aku ingin fokus mencari pelaku penabrakan kami, Oh iya betul ayah ngomong- ngongomong, apa ayah sudah mendapat info tentang pelaku nya?" tanya Yuni.
__ADS_1
"sebernarnya, ayah sudah mencari tahu pemilik mobil itu,namun saat anak buah Ayah pergi kerumah pemilik mobil itu kosong, dan kata warga sekitar kalo pemiliknya sudah tidak pernah kembli lagi kerumah itu sejak lama, kamu tidak usah kuatir ayah akan mencari orang itu sampai ketemu'' kata Tuan Andi.
bersambung