Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
MAKAN MALAM BERSAMA


__ADS_3

'' Ayah aku pengen rumah itu dijadikan rumah singgah untuk anak-anak yang tidak mampu dan anak-anak yang kehilangan orang tua mereka, nanti aku akan menyewa beberapa orang untuk mengurus dan mencarikan guru untuk mengajar anak-anak di rumah itu''


''Bagus itu ayah mendukung kamu sayang''


''Ibu juga, ibu akan membantu kamu mengurus semua keperluannya nanti''


''Terima kasih Ayah, Ibu atas dukungan kalian''


''sama-sama Nak, tapi lebih baik kita bersiap karena untuk makan malam bersama takut telat kan nggak enak sama orang tuanya Kris'' Ucap Ibu Mira.


''iya, Suster tolong siapin Rein yah aku mau Dia ikut''


''Baik Nyonya''


****


Di Apartemen Sandro, anak buahnya sedang melaporkan hasil tentang siapa Kristian.


''Bagaimana apa sudah dapat info tentang Kristian?''


''sudah Bos, Kristian Ia orang yang berpengaruh di berbagai bisnis, Ia sangat pintar dan ramah Dia salah satu pengusaha muda yang sukses.


sedangkan anak yang mereka adopsi iti tinggal bersama calon istrinya yang bernama Yunike Lie, Yunike Lie sudah lernah menikah dan anaknya meninggal akibat tabrak lari.''


''Tunggu kamu bilang calon istrinya bernama Yunike lie apa kamu tidak salah?''


''Benar Tuan saya tidak salah informasi yang saya dapat benar-benar akurat''


''Apa Dia masih ada hubungan keluarga denganku? Lebih baik aku hubungi ibu dan menanyakan hal ini'' kata Sandro, lalu Ia pun segera menghubungi ibunya


tut...


tut...


tut...


''Halo ibu''


''ada apa Sandro kau mengganggu ibu saja ibu lagi yoga''


''Maaf tapi aku mau bertanya apa ayah punya saudara di kota J?''


''Sepertinya tidak ada ayah tidak pernah menceritakan kepada ibu''


''Coba ibu tanya dulu kepada ayah, siapa tahu ayah memang mempunyai saudara disini bu''


''Kau ini meropotkan saja, baiklah nanti ibu tanyakan pada ayahMu'' ucap Sandro dan langsung mematikan ponselnya.


''Terus apa yang kalian dapat dari Yunike ini?" tanyanya lanjut pada anak buahnya.

__ADS_1


"mantan suaminya sedang ada masalah dengan keluarganya saya rasa kita bisa memanfaatkan mantan suaminya untuk mengambil anak itu dari mereka"


"Maksud kamu?"


"jadi begini tuan Mantan suaminya ini sedang di tuntut ganti rugi oleh perusahaannya sebesar 500 juta, kita manfaatkan situasi ini untuk membuat mantan suaminya yang mengambil anak itu dari mereka"


"ada benarnya kamu, cepat cari tahu dimana Dia tinggal dan bawa dia ketemu dengan ku sekarang"


"Anak buahku yang lain sedang mengikutinya, Dia sekarang sedang di rumah sakit, ayahnya sedang di operasi"


"baiklah kalau begitu bawa aku kesana biar aku saja yang temui Dia"


"baik Tuan", Lalu mereka pun pergi menuju rumah sakit tempat Randi sekarang berada.


****


Di kota S, Ricard yang baru tiba di rumah ibunya,


''Ricard, dimana Aliandro kenapa kamu tidak membawanya?'' tanya ibu Tamara.


''Kita yang akan kesana bu besok, Aku kesini karena ingin memberitahukan kepada ayah atas perbuatan Sandro dan Ibu Karina''


''Itu percuma sayang , AyahMu tidak akan mempercayaiMu, dimatanya kita ini orang asing''


''Tapi bu aku harus bertemu dengan ayah''


''Dari kau saja lebih baik kau temui istrimu''


''Permisi Nyonya di depan gerbang ada Tuan besar''


''Cihh.... mau buat apa Dia kesini?, Bukan Dia gerbangnya.''


''baik Nyonya''


setelah beberapa menit Tuan Dion pun masuk ''Masih ingat kau pada rumahku ini?'' ucap Ibu Tamara.


''Tamara begitukah caramu menyambut suamiMu?''


''Apa kau masih menganggap aku ini istrimu Dion?''


''Kau bicara apa Tamara, kau tetap istri sahku''


''Kalau aku istri sahMu mana mungkin kau melupakan aku dan anakMu, cucu kandungMu saja kau tidak peduli keberadaannya sekarang''


''siapa bilang aku tidak perduli, aku juga ikut mencarinya bahlan aku mengutus sandro untuk membantu karena aku memang sibuk''


''Kau bilang Sandro membantu mencari? asal kau tahu anak kesayanganMu iti menarik laporan di kantor polisi Dia mengatakan kalau cucuku sudah di temukan''


''Tamara kau boleh marah denganKu tapi jangan kau fitna Sandro Dia sangat baik dan bahkan Dia sangat membantuku di perusahaan''

__ADS_1


''Yah, kau terus saja membela Dia sedangkan Anakku kau tidak perduli''


''Ayah... Ibu.. Aku mohon bisa tidak kalian berdua jangan berdebat terus seperti ini?''


''Ricard apa kabar kamu? kenapa hari ini kamu tidak pergi ke kantor? bagaimana ayah mau mempercayaimu memegang perusahaan ayah?''


''Ayah jika ayah tidak mempercayai aku memegang perusahaan ayah tidak apa-apa asalkan jangan ganggu keluargaKu lagi, aku tidak menginginkan kekayaan harta yang berlimpah yang aku inginkan ketenangan buat keluargaKu, Ayah silahkan berikan semuanya ke kak Sandro aku akan membawa ibuku dan istriku keluar dari kota ini''


''Ricard apa yang kau katakan, Nak kau anak Ayah, kau juga berhak atas semua yang ayah miliki, dan apa yang kau katakan apa kau ingin membawa ibu dan istrimu pergi kemana?''


''Sudahlah Dion apa yang dikatakan Ricard aku menyetujuinya kami ingin hidup tenang tidak mau di ganggu'' Tuan Dion yang merasa kesal dengan apa yang di ucapkan istrinya pun pergi meninggalkan rumah Ibu Tamara,'' aku harus menyuruh orang untuk mengikuti anak dan istriku aku tidak mau Sesuatu terjadi kepada mereka''


''apa benar yang di katakan Tamara tadi soal cucuku?aku harus menghubungi orang untuk mengikuti istri dan anakku, dan kalau sampai benar Sandro dan Karina di balik ini semua aku tidak akan memaafkan mereka.'' kata Tuan Dion.


*****


Di kota J Di ruangan VIP sebuah restoran keluarga Kristian dan keluarga Yuni sedang ada jamuan makan malam bersama.


"Ibu Mira Terima kasih atas kadonya Bu aku sangat suka dengan Bros yang ibu berikan cantik sekali"


"Sama-sama"


"Yuni dan Kris apa persiapan kalian sudah beres semuannya?" tanya Tuan Rudi.


"Sudah, Pah tinggal besok nunggu sah yah aja'' jawab Kris.


''bagus kalau gitu''


''Mama bisa tidak tellpon papa sama mama aku kangen'' ucap Rein dengan pelan.


''Bisa sayang, sebentarnya mama ambil ponselnya mama dulu''


''Loh Yun, memangnya Rein punya papa dan mama selain kalian berdua?''


''Iya mah, tepatnya orang tua kandung Rein'' jawab Kris.


''Maksudnya gimana?orang tua kandung rein? bukannya udah meninggalnya?''


''bukan mah, yang meninggal itu penculik Rain, mereka menculik Rin dari kota menuju ke kota J, dan ternyata Rain ini masih ponakannya Yuni''


" Wah, pantas dia langsung lengket sama kamu Yun, itu karena kalian masih ada hubungan darah, tapi kok ada yah orang yang tega menculik anak selucu Rein''


''Iya mah, beruntung anaknya selamat dan nggak apa - apa, dan sekarang Dia sudah mulai ceria lagi nggak kaya awal-awal Dia yang suka murung dan nggak mau bicara'' Ucap Yuni.


bersambung....


jangan lupa Like, hadiah dan votenya penggemar setiaku.


Terima kasih karena kalian memang para readers luar biasa.

__ADS_1


love...love...love..... untuk kalian.


__ADS_2