Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
DRAMA CINDY


__ADS_3

"Iya Tuan bagaimana?"


"begini Ando, aku baru mendapatkan Info dari sekretarisku kalau Randi telah melunasi hutangnya, Aku harap kalian selalu waspada, takutnya ia bekerja sama dengan saingan bisnis atau musuh kalian"


"Baik Tuan terima kasih atas infonya" tuan joe dan Ando pun mengakhiri percakapan mereka.


*******


Di hotel Kris dan Yuni yang baru saja melakukan riatual suami istri, Ini bukan pertama buat mereka berdua melakukannya, mereka tahu mereka salah dalam melakukannya sebelum Yuni resmi bercerai dengan Randi, ada rasa penyesalan dalam diri mereka namun semua sudahbterjadi dan sekarang mereka sudah menjadi sah suami istri.


Kris pun mencium perutnya Yuni dan berkata "semoga suatu saat nanti akan tumbuh Kris dan Yuni junior disini"


"Iya sayang Amin"


"Ayo bersihkan dirimu dulu,aku siapkan air hangatnya yah sayang"


"tidak usah sayang biar aku saja"


"nggak apa untuk istri tercintaku" Yuni pun bahgia karena Kris memperlakukan Dia dengan sangat baik.


"Terima kasih sayang, Aku sayang banget sama kamu" Ucap Yuni sambil memeluk Kris "Aku juga sayang banget sama sayang" kata Kris sambil mencium b**** Yuni, dan mereka saling membalas satu sama lain, dan mereka melanjutkan kegiatan panas mereka.


Hari sudah malam mereka berdua sadar dari tidurnya dan segera membersihkan diri. setelah selesai mereka segera bergegas kerestoran untuk makan malam.


sesampai mereka disana mereka pun memesan makan, " sayang kamu pesanin apa aja aku jawab telpon dari Ando dulu'' kata Kris.


"Iya" Yuni pun memesan makan untuk dirinya dan suaminya. sedangkan Kris menjawab telpon.


****


"Hahahahah, Mampus kau tua bangka" suara umpatan dari Cindy yang menggelegar di apartemen.


Nurdin yang mulai terasa sesak di dadanya dan kehilangan kesadarannya " brengsek kau ja…lang..." Ia pun terjatuh dari di lantai.


Cindy pun memanggil anak buah Nurdin yang bekerja sama dengannya untuk melenyapkan nyawanya..


"Pastikan kalau Dia benar-benar sudah tak benyawa"


"Dia sudah tak bernapas lagi."


"bagus buka seluruh bajunya dan letakan Dia posisi telentang aku yang akan melakukan Drama tentang kematiannnya"


"Baik Nona" lalu orang itu pin melakukan seperti apa yang di perintah, setelah selesai Ia melakukan tugasnya Ia pun keluar dari kamar tersebut.


"Tunggu ini bagian kamu" Ucap Cindy sambil menyerahkan sebuah amplop coklat yang berisi uang.


"Keluarlah, ketika aku teriak ajak supirnya dan yang lainnya masuk" ucap Cindy, Dan orang itu pun keluar dari kamar.

__ADS_1


Cindy pun mulai membuka bajunya dan naik ke tempat tidur Ia pun memposisikan dirinya di samping Nurdin.seakan mereka sesang berhubungan intim.


"Tolong... Tolong....Tolong... Om Nurdin nggak bergerak lagi" Teriak Cindy. Anak buah Nurdin yang mendengar pun mereka segera masuk.


"Ada apa?" tanya anak buah yang lain.


"Tidak tahu kami sedang berhubungan tapi tiba-tiba ia tak bergerak aku pikir ia tertidur karena aku mendengar suaranya mendengkur, tapi lama kelamaan suaranya menghilang"


"Nona tolong anda kenakan baju anda dulu, biar bos kami yang urus" salah seorang mulai memeriksa denyut nadi dari Nurdin.


"Maaf Nona Bos sudah tudak ada"


"Apa tidak mungkin Dia baru saja bermain denganku"


"Maaf nona tapi ini memang benar tuan sudah tidak ada, lebih baik kita urus pemakamannya saja, karena bos juga tidak punya sanak saudara maka hari ini nona yang menggatikan bos, karena nona satu-satunya orang yang dekat dengan bos"


"Tapi aku tisak bisa memimpin"


"Nona tenang saja kami akan membantu nona"


"Sudah lah lebih baik kalian urus dulu pemakaman om Nurdin, nanti baru kita bahas masalah ini" kata Cindy yang berpura-pura sedih. Lalu mereka pun mulai mengurus jenazah Nurdin dan di kuburkan.


******


sementara Randy dan Nadia yang sudah tiba di rumah sakit pun "Nadia kamu dari mana saja ?" tanya ibu Maria yang baru melihat putrinya.


"ibu bagaimana kabar Ayah?"


"Ayah baru saja tertidur"


"Ibu sama Tika susah makan belum?"


"Belum nak"


"Ya sudah kalau begitu biar Nadia yang menjaga Ayah, Ibu dan Tika ke kantin kita makan bersama yah"


"Loh mas kamu belum makan?"


"bagaimana mas mau makan istri mas saja belum makan"


"Kak maksud kakak wanita ini istri kakak bagaimana ceritanya?"


"Ia Nadia namanua Atika dia istri kakak, kakak dan Atika susah menikah"


"Apa kak, terus Cindi wanita ular itu bagaimana?"


"entahlah Dia dimana yang jelas kakak sudah tidak pernah bertemu dengan Dia lagi"

__ADS_1


"begitu yah, ya sudah terserah kakak yang penting kakak bahagia"


"Nadi kamu jagain ayah sebentar yah ibu dan Atika mau makan dulu" kata Iba Mariah.


"Iya bu"


"Ayo Tika, Randi" ajak bu Maria. Mereka pun berjalan keluar menuju ke kantin rumah sakit, setelah mereka di kantin Mereka pun memesan makanan setelah selesai makan Randy pun mengucapkan kalau ia sudah menemukan pekerjaan baru.


"Ibu..,Tika, Untuk sementara aku sudah ada kerja sampingan, jadi aku tidak biaa menemani ibu di rumah sakit"


"Tidak apa-apa Nak yang penting kamu bisa menafkahi istrimu"


"Iya mas, Memangnya kamu kerja dimana mas? terus hutang kamu bagaimana?"


"kalian tenang saja tidak usah memikirkan soal hutang"


" malam ini biar aku dan Nadia yang menjaga ayah, ibu dan Tika lebih baik pulang untuk beristirahat di rumah saja Bu"


" Iya, Ya sudah kalau begitu kita ke ruangan ayah, Ibu mau pamit sama ayah dulu" Randy dan Tika pun mengangguk lalu mereka berjalan kembali ke ruangan di mana Tuan Tora dirawat.


Sesampai mereka di ruangan Ibu Maria pun langsung berpamitan kepada suaminya." Ayah Ibu pulang dulu besok Ibu kemari lagi" itu antara yang kebetulan sudah terbangun pun mengangguk tanda setuju dengan istrinya.


" Nadia kamu jagain Ayah yang benar ya"


" Iya Ibu tenang saja aku pasti akan menjaga Ayah dengan benar" kata Nadia, lalu Ibu Maria dan Atika berjalan keluar dari kamar tersebut diantar oleh Randi hingga ke tempat parkiran.


" tiga kalau kamu sudah sampai di rumah bersama ibu segera kabari aku ya"


"iya mas, aku pamit dulu"


"iya kalian hati-hati di jalan,itu taksi onlinenya sudah datang" ucap Randi sambil menunjukan sebuah mobil.


Ibu Maria dan Atika lalu masuk ke dalam mobil tersebut, sementara Randy masuk kembali ke dalam ruangan di mana Tuan Tora dirawat.


"kak apa ayah dan istri kaka sudah pulang?"


"iya sudah"


"Atika itu umurnya berapa sih kak ko kelihatan kaya umurnya dibawah aku, kakak kenal Dia dimana?"


"Dia itu sebenarnya asisten rumah yang di pekerjakan oleh Cindy, karena Cindy tak pernah kembali ke rumah ya, sudah kakak jadi suka kepadanya."


bersambung


jangan lupa Like, hadiah dan votenya penggemar setiaku.


Terima kasih karena kalian memang para readers luar biasa.

__ADS_1


love...love...love..... untuk kalian.


__ADS_2