Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
GADIS DESA


__ADS_3

''iya terima kasih Elsa'' jawab Yuni. dan Elsa pun pergi meninggal mereka berdua..


''Kak, aku nggak mau balik kerumah dulu, disana banyak kenangan bersama anak-anak''


''Ya sudah kamu ke apartemen aku saja, disana kamu bisa beristirahat, Nanti aku hubungi ayah dan ibumu dan Fani agar bisa mengantarkan bajuMu atah kau Fani menemanimu juga bisa''


''tidak aku mau menyendiri di VilaMu aku bisa pinjam tidak selama 1 minggu?'' tanya Yuni kepada Cristian.


''apa kamu Yakin?''


''iya aku Yakin''


''Ya sudah, jika itu mauMu'' jawab Christian. lalu Yuni berpamitan kepada kedua anaknya.


''Sayang ibu pulang dulu, ibu janji akan sering menemui kalian disini'' Yuni menatap penuh tangis di makam ke dua anaknya.


''Yuni ayo, ini sudah siang matahari sudah semakin terik'' ucap Cristian dan Yuni pun mengangguk lalu Cristian pun menggendong Yuni menuju mobilnya sedangkan supir membawa Kursi Rodanya.


Sesampai di jalan Yuni pun masih terdiam sehingga Dia mengingat kejadian tersebut. ''Kak bisahkah aku bertemu dengan orang yang menabrak kami?'' pertanyaan dari Yuni pun seketika membuat Cristian mengingat kalau pelaku penabrakan itu belum di temukan.


Dia merangkul dan memeluk Yuni lalu berkata kepada Yuni. ''Yun, maaf tapi pelaku itu kabur dan belum di temukan, Polisi juga sudah melacak kendaraan tersebut tapi belum ada hasil, dan sepertinya Dia sudah mengikuti kalian keluar dari rumah AyahMu''


''Kak berarti ada yang tidak suka denganku tapi siapa?, apa pesaing bisnis ayah ?''


''Sudahlah tidak usah bahas itu dulu,untuk itu kamu harus sembuh dan kita mencari tahu siapa dalang di balik kecelakaan kalian, aku berjanji untuk selalu melindungi kamu, besok sidang akhir perceraian Kamu apa kamu mau mengikutinya atau tidak?''


''Tdak kak, wakilkan saja ke pengecara, aku ingin menenangkan diriKu dulu, aku juga tidak mau bertemu dengan Mas Randi dulu, ahh Iya apa mereka sudah tau kalau aku sudah sadar?'' tanya Yuni yang penasaran.


'' belum terakhir yang aku tahu setelah Randi bertemu denganMu Iya ingin mencoba bunuh diri dan Paman tidak mau mereka tahu kalau kamu sudah sadar'' kata Cristian mendengar penuturan Cristian Yuni pun menaikan wajahnya menatap Cristian.

__ADS_1


''Randi bertemu denganKu kak?, Bunuh Diri maksud kakak bagaimana?'' tanya Yuni yang membeo ulang kata-kata Cristian.


''Aku juga tidak tau apa yang Ia bicarakan saat kamu belum sadarkan diri, tapi yang aku lihat Dia menangis saat meninggalkan kamu. Dan tak lama ayahMu memeberi tahu kalau Randi mencoba bunuh dirinya hanya itu saja yang aku tahu'' kata Christian dan terlihat Yuni berpikir sejenak.


''hei Apa yang kamu pikirkan?'' tanya Christian kepada Yuni.


'' tidak aku tidak memikirkan apa-apa hanya saja kenapa sampai ia ingin membunuh dirinya?'' ucap Yuni.


'' sudah kamu tidak usah pikirkan itu lagi, sekarang kamu ingin pulang dulu ke rumahmu atau mau langsung ke Villa?'' tanya Christian kepada Yuni.


'' setelah aku pikir-pikir lebih baik aku pulang dulu ke rumah memberitahukan ayah dan ibu secara langsung sekalian mengambil beberapa baju milikku'' kata Yuni sambil menyandarkan badannya ke tubuh Christian.


'' baiklah, Pak kita ke rumah calon istriku dulu, setelah itu baru kita ke Villa pribadiku'' Christian memberitahukan arahan kepada sang sopir yang menyetir mobil itu.


sementara di tempat lain tepatnya di rumah Randy, Cindy yang sedang duduk memperhatikan Randy yang sedang mengganti baju nya di walk in closet.


'' Mas Jadi kapan kita akan menikah?'' ucap Cindy sambil berjalan menuju walk-in closet.


''heh, Mas asal kau tahu perutku ini nanti sudah semakin membesar, aku akan kesusahan jika diperhambat terus'' ucap Cindy yang kesal dengan Randy.


''ya sudah, kamu jangan marah-marah terus kuping ku sakit tiap hari mendengar pertanyaanMu itu terus.Aku juga pasti akan bertanggung jawab atas anak yang ada dalam perutmu.'' kata Randi Cindy yang mendengar apa yang dikatakan oleh Randi cindy pun jadi senang dan memeluk Randi dari belakang,''Mas aku sudah hampir 1 sebulan kamu tidak sentuh, Aku rindu mas'' kata Cindy yang sydah mulai merangsang tubuh Randi namun sayang bukannya Ia mendapat balasan dari Randy malah penolakan.


''Aku cape Cindy, Aku mau Istirahat nanti saja lagiankan Kau sedang mengandung,aku tidak mau membahayakan JaninMu'' tolak Randi dengan pelan agar Cindy tidak merasa kecewa.


''Tapi mas kita bisa melakukannya dengan pelan-pelan aku yakin tidak apa-apa kok'' bujuk cindy agar Randi mai melalukannya.


''Tidak cindy aku sudah kehilangan dua anak sekaligus, aku tidak mau jika kehilangan lagi''Jawab Randi yang bergegas menuju keluar kamar. ''Aku ada Urusan denga Bos ku, kamu jangan kemana-mana'' kata Randi lalu meninggalkan Cindy.


sesampai di luar Randi yang ingin menaiki mobilnya tiba-tiba ada tamu seorang wanita sepertinya dari Desa. ''Permisi Tuan'' Apa betul ini rumah Ibu Cindy?''

__ADS_1


''hmmmp siapa ini, seprtinya gadis Desa tapi lumayan cantik'' gumamnya dalam hati.


''Maaf tuan'' ucap wanita itu tersadar dari lamunannya Randi . ''Aaah Iya ada perlu apa?''


''begini Tuan, saya baru datang dari Desa saya pembantu yang ibu Cindy minta dari Social media''


''ohh begitu, mari silahkan masuk'' ucap Randi dengan manis.


''Cindy.. Cindy...'' panggil Randi


''Ada apa mas teriak teriak? tanya cindy yang keluar dari falam kamar.


''ini katanya kamu yang suruh datang'' kata Randi sambil menujuk wanita tersebut.Cindy yang melihat pun akhirnya menjawab.


''ooh Iya mas Aku lupa kasih tau kamu kalau aku membutuhkan asisten dalam rumah aku tidak mungkin membereskan pekerjaan Rumah sendirian.''


''Ohh begitu, baiklah silahkan kalau begitu siapa namaMu'' tanya Randy.


''Namanya Atika mas panggil saja Tika,Tika ayo aku antarkan kekamarMu'' Kata Cindy.


''Ya sudah kalau begitu aku jalan dulu Cindy'' pamit Randi dan segera meminggalkan rumahnya.


''aku suka, sepertinya belum tersentuh'' gumamnya dengan penuh senyum.


hari sudah sore, Christian dan Yuni pun sudah menuju ke Villa Christian.


''Sayang aku akan menyuruh bu Darmi menyiapkan makan malam dulu, kamu istirahat saja dulu'' Yuni pun hanya mengangguk.


''bu tolong siapkan makan malam kami, yah Bu selama beberapa hari kedepan Aku dan Yuni akan menginap di sini,ibu tolong bantu Yuni yah Dia baru pulih dan baru kehilangan anaknya, jangan biarkan Dia sendirian bu'' kata Cristian menjelaskan kepada Bu Darmi.

__ADS_1


''Baik Tuan''


''Terimakasih bu, baiklah kalau begitu silahkan mengerjakannya'' ucap Cristian dan pergi menuju kamar Yuni.


__ADS_2