
''Begini saja mas lebih baik mas ke kantor, biar aku yang temani ibu disini''
''apa kamu tidak apa-apa jika aku tinggalin bersama ibu disini?''
''Iya mas aku tidak apa-apa sudah mas sana pergi kekantor siapa tahu ada hal penting yang ingin di sampaikan''
''Tapi aku kuatir dengan ayah Tika, kamu lihat ibu hanya diam san tidak mau berbicara dengan kamu, aku juga takut ibu berbuat kasar kepada kamu"
"Mas ini kan di rumah sakit, jadi tidak mungkin ibu bisa berbuat seperti itu"
''Ya sudah kalau begitu aku samperin ibu terus pamit ke ibu'' Tika pun mengangguk lalu mereka berdua berjalan menuju Ibu Maria. ketika ia hendak pamit kepada ibunya dokter yang memeriksa ayahnya keluar dari ruangan
'' dokter Bagaimana keadaan suami saya"kata ibu Maria.
''suami anda mengalami serangan jantung,kita akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, untuk itu silahkan mengurusi administrasinya dulu'' kata dokter tersebut.
'' baik dokter saya akan mengurusi semua administrasinya tapi tolong Lakukan yang terbaik untuk ayah saya'' jawab Randy.
" apa Saya sudah bisa melihat suami saya?"
" Silahkan ibu tapi tolong jangan buat keributan dan hanya boleh satu orang saja yang masuk ke dalam'' kata dokter kepada Ibu Maria dan yang lain.
'' Ibu saja yang masuk melihat ayah biar saya dan Tika pergi mengurusi biaya administrasinya'' kata Randy dan Ibu Pun mengangguk lalu masuk ke dalam ruangan yang di mana Pak Tora sedang tertidur tak sadarkan diri.
''Tika ayo kita pergi mengurus semua Administrasinya'' ajak Randi ke Tika.
''Mas lebih baik aku yang mengurus mas ke kantor saja''
'' sudah tidak apa-apa Nanti baru aku Jelaskan'' ucap Randi. Tika pun mengangguk setuju.
*****
Nadia kini tengah didalam sebuah rumah dimana rumah dia tengah di sekap oleh James untuk di jadikan wanita penghibur.
''Bangun kamu'' ucap James. Nadia bertemu dengan James di club malam, hobi Nadia yanh suka mabuk-mabukan membuat Dia bertemu dengan James, James yang telah mengoprasi wajahnya, sementara orang yang meninggal di dalam penjara itu bukan james melainkan james palsu, Dia berhasil lolos berkat bantuan Nurdin dengan anak buah Nurdin yang di jadikan tumbal, bahkan orang yang melaporkan keberadaannya pun juga adalah anak buah dari James.
''lepasin aku'' ucap Nadia.
''hahahahahahahah kamu minta lepas?, semalam kamu yang datang kepadaku menyerahkan dirimu sendiri mana mungkin aku akan melepaskanmu? begitu saja'' ucap James dengan sudah mendekat ke arah Nadia.
__ADS_1
''bajingan mau apa kamu sebenarnya?''
''Kamu bertanya mau? kalau mauku tubuhmu apa kau mau?''
''Ciiih, asal kamu tau aku bukan wanita p******, kamu sepertinya salah, Aku semalam mabuk dan tidak tahu apa-apa''
''benarkah? hampir setiap malam aku melihatmu dalam Clup itu, dan aku selalu melihatmu dic****** oleh pria yang ada di sana mana mungkin kalau kamu wanita baik-baik, sudahlah lebih baik kamu menirut padaku maka kamu akan mendapatkan banyak uang'' Nadia yang mendengarkan mendapaykan banyak uang pun mulai memelankan suaranya.
''memangnya berapa yang kau sanggup bayar padaku?asal kau tau aku masih p******''
''aku tidak yakin''
''kan tadi sudah ku bilang berapa kau sanggup membayarku?''
''200jt bagaimana kalau Dp 50 aku kasi kamu setelah selesai membuktikannya baru aku lunassi''
'' Baiklah aku mau pembuktiannya, silakan transfer dan melepaskan ikatannya'' James pun melepaskan ikatannya,'' berikan nomor rekening'' setelah beberapa saat ponsel Nadia masuk notifikasi m-banking'' sudah kan?, Ayo kita mulai, Apa kamu sudah siap?'' ajak James.
'' tunggu dulu, apa sakit?, kata teman-temanku jika baru pertama kali melakukannya akan terasa sakit''
''hahahaha jadi Benarkah kamu tidak pernah melakukannya?'' Nadia pun mengangguk
''Kamu lihat Randi kau membuatku masuk dalam masalah besar maka aku akan membuat adikmu ini masuk dalam duniaku,adikmu ini aku akan jadikan mesin uang buatku, dan aku takan melepaskannya'' ucap James dalam hati.
****
sementara di kediaman Tuan Rudi dan ibu Bella, Sinta sedang berkunjung ke rumah mereka, ''permisi pak kata ibu bella dan tuan rudi berada di rumah?" tanya Sinta kepada satpam.
'' Maaf nona Tuan Rudi dan ibu Bella sedang pergi ke luar kota selama beberapa hari''
'' terus Pak kalau anaknya ada atau tidak?'' tanya cinta lagi.
'' Tuan Christian sudah pergi bekerja'' kata satpam.
'' apa aku bisa minta alamat kantornya?, aku ini Calon tunangannya'' ucap cinta kepada satpam.
'' silahkan mana pergi ke jalan xxxxxxxx nama peruaahaannya Crystal Group'' kata satpam tersebut dan Shinta pun berjalan meninggalkan rumah itu.
''aku harus bertemu dengan pria tampan itu sebelum aku pulang ke kotaku'' ucapnya dalam hati. lalu di pun menuju ke kantor milik Kristian, sesampainya di kantor tersebut Dia berjalan menuju resepsionis dan bertanya letak ruangan Kristian.
__ADS_1
''Kantornya besar sekali, waah kalau aku menikah sama dia aku nggak bakal menyesal deh'' ucapnya dalam hati.
''Permisi saya mau tanya di mana ruangan Kristian?''
''maaf apa anda sudah buat janji dengan Tuan Kris?''
''belum, tapi coba tolong tanyakan ke kris katakan kalau calon tunangannya Sinta ingin bertemu'' ucapnya dan dua orang resepsionis pun saling tatap dan berbisik ''Apa tidak salah?, bukannya pak Kris sudah bertunangan dengan nyonya Yuni?''
''Sudahlah lebih baik kita hubungi, Asisten Ando saja'' kata salah satunya dan mereka pun mengbubungi asisten Ando.
''Halo Asisten Ando,di loby ada seorang wanita mengaku kalau dia calon tunangannya Tuan kris''
''siapa namanya?''
''Namanya Nona Sinta Asisten Ando''
''katakan padanya kalau dia salah alamat, mungkin Kris yang dia maksud Kris lain''
''baik Asisten Ando'' lalu resepsionis itu pun menutup panggilannya." Permisi nona Saya sudah hubungi asisten Tuan Kris, tapi katanya sepertinya anda salah alamat"
" aku tidak mungkin selamat, saya tadi dari rumahnya dan satpamnya mengatakan kalau Kris sedang di kantor''
'' Maaf mana tapi Tuan Kris juga tidak berada di kantor''
''memamngnya Dia kemana kenapa tidak di kantor''
''Maaf Nona itu bukan hak kami mencampuri urusan atasan kami''
''huhh, ya sudah'' ucapnya dengan keaal dan lansung berbalik dari meja resepsionis tersebut.
''sepertinya mereka sengaja menghindariku'' gumamnya.
''aku tidak akan Melepaskanmu Christian, Aku akan berusaha mencari dan bertemu denganmu, tetapi Besok aku harus kembali ke kotaku kalau tidak si om akan marah denganku, Aku harus apa ya? Cindy juga tidak bisa dihubungi, kemana anak itu?'' ucapnya sambil berjalan keluar dari kantor Christian.
bersambung.....
jangan lupa Like, hadiah dan votenya penggemar setiaku.
Terima kasih karena kalian memang para readers luar biasa.
__ADS_1
love...love...love..... untuk kalian.