Aku Istri Yang Tak Dianggap

Aku Istri Yang Tak Dianggap
MEMINTA IZIN


__ADS_3

setelah ia menutup teleponnya Ia pun masuk kembali ke dalam kamar untuk melihat Cindy yang sudah bergelora dengan gairah.


''Bagus jalang kecilku, cepat puaskan aku'' Perintah Nurdin dan Cindy pun melakukan pekerjaannya.


setelah meraka melakukan tersebut Nurdin pergi, namun sebelum pergi Dia memperingatkan kepada Cindy agar jangan macam-macam. Cindy yang karena lelah ia pun tertidur.


*****


di tempat lain tepatnya di sebuah gudang bekas.


'' di mana anak itu''


'' Maafkan saya gagal''


PLAK


''Bagaimana bisa kamu gagal meyakinkan mereka?,Aku tidak mau tahu kamu harus dapatkan anak itu, bila perlu bunuh anak itu!'' titah seorang pria.


''tapi tuan anak itu sedang dalam tangan orang yang berpengaruh.''


'' Maksud kamu apa bukannya anak itu sedang berada dalam panti asuhan?''


'' dia telah diadopsi tuan dari satu minggu yang lalu, bahkan orang yang mengadopsi dia setelah mencari tahu tentang seluruh keluarga anak itu, jika saya ingin mengambil anak itu saya harus bawa bukti kalau anak itu saudara benar-benar cucu saya''


'' brengsek Siapa dia'' geram seorang pria.


'' Kalau tidak salah namanya Christian tuan''


''Kau cari tahu tentang pria itu,Dan kau tetap buat agar mereka percaya'' titahnya kepada ibu susi dan seorangnya lagi. setelah itu Ia pergi dari tempat itu.


*****


Di perjalanan pulang, kris berbincang kepada Yuni


'' sayang, Aku ingin pernikahan kita lebih dipercepat, aku nggak tenang kalau jauh-jauhan sama kamu terus''


'' Emangnya kamu mau kapan?''


'' tiga hari lagi aku yang akan urus semua surat-surat''

__ADS_1


''tiga hari sayang?, serius?''


''Iya aku serius''


'' Baiklah tapi kita harus bicara sama ayah dan ibu, terus orang tua kamu sayang''


''Kalau mama dan papa biar aku yang ngomong nanti, ini nanti sampai di rumah kamu kita bicara yah sama orang tua kamu''


''Iya, sayang,oh ya sayang Aku nggak mau ada resepsi nanti setelah 40 hari anak-anak baru aku mau ada resepsinya''


''Iya sayang, nggak masalah soal resepsi yang penting kita nikah dulu, aku takut kehilangan kamu''


''Kak, aku nggak mungkin ninggalin kamu kak, kamu yang buat aku sampai kuat ke gini''


''terima kasih Yuni I Love you''


''Love you too'' lalu mereka menghentikan pembicaraan mereka karena sudah tiba di rumah Yuni. Rein yang sedang menangis sudah menunggu depan rumah bersama suster.


'' suster dia kenapa sampai nangis begini?, terus ayah dan ibu di mana?''


'' Tuan dan nyonya di dalam, Rain Tidak mau dengan Nyonya ataupun tuan dia hanya menangis mencari anda nyonya'' kata suster. Yuni pun langsung mengambil alih Rain dari tangan suster.


''Mau ke papa?'' Kris pun menyodorkan tangannya.


''Anak jagoan itu nggak boleh nangis'' kata Kris sambil mencium pipi Rein.


''eeh Yun kamu sudah pulang?, ajak Nak Kris masuk dong Nak'' kata Ibu Mira yang tiba-tiba datang dari dalam rumah.


''Iya bu, entar kita tenangin Rein dulu ada yang pingin kita bicara juga sama ibu dan ayah''


''baiklah Nak'' kata ibu Mira dan Ibu Mila pun masuk kedalam rumahnya sedangkan Kris dan Yuni Masih bersama dengan Reinhard.


setelah beberapa saat akhirnya Reinhard pun diam " kak, Dia udah tenang, ayo kita ke dalam'' ajak Yuni.


''iya'' Yuni dan Kris pun masuk dengan menggendong Reinhart.


'' Yuni Kris katanya ada yang ingin kalian bicarakan kepada ayah dan ibu?'' sambung Tuan Andi yang sedang duduk di kursi sofa.


'' Iya Ayah Ibu''

__ADS_1


'' kemari duduk di sini nak'' ajak tuan Andi. kris dan yuni pun duduk di kursi sofa bersama ayah dan ibu mereka, sambil dengan tetap Kris menggendong renhard.


''Yuni lebih baik Rein di kasih ke suster dulu biar Kris nyaman ngomongnya''


''Tidak apa-apa ayah'' tolak Kris dengan lembut." jadi gini Ayah, Ibu saya ingin meminta izin kepada ayah dan Ibu, untuk menikahi Yuni dalam tiga hari lagi, dan tadi juga saya sudah bicarakan sama Yuni Dia juga setuju'' Kata Kris.


''Ya kalau kalian berdua sudah sepakat silahkan saja, hanya Yun ini kan belum 40 hari anak kamu, nggak baik kalau kamu mengadakan resepsi''


''Iya, Ayah tadi Yuni sudah bicara sama kris soal itu dan kami berdua sepakat untuk tidak mengadakan resepsi sampai 40 hari anak-anak jadi Kami cuma menikah secara agama dan negara saja ayah, dan cuma kita keluarga dekat saja ayah''


''baiklah kalau begitu, ayah setuju''


''Ibu turut senang dengan keputusan kalian berdua, Yuni semoga ini pernikahan yang terakhirMu, dan kamu Nak Kris tolong jangan sakiti anak ibu''


''Iya, bu aku janji akan menjaga anak ibu dan ayah dengan baik''


''kalian berdua ini buat ibu sedih, terimakasih nak Kris karena kamu dan keluargaMu sudah mau terima Yuni apa adanya dia, dengan masa lalunya''


''benar Nak kami berterima kasih''


''Ayah, Ibu status dan masa lalu Yuni tidaklah menjadi masalah buat keluarga kami, yang jalani kami Aku sudah merasa nyaman dengan Yuni, dan sebenarnya sejak dulu sekali aku menyukai Yuni, tapi karena ada satu hal yang membuat aku tidak berani mengungkapkan perasaanku pada Yuni ayah''


''Benarkah,memang kalau memang seperti itu berarti kata pepatah tu benar kalau jodoh juga nggak kemana, Oh Iya Yun tadi sebenarnya kamu kemana?''


''Aku ke panti Ayah, aku bertemu dengan seseorang yang mengaku kalau dia adalah nenek dari Reinhart''


''Terus bagaimana, apa Dia ingin mengambil Reinhard?''


''tadi kak Kris yang berbicara dengan Dia karena waktu Ia mengatakan kalau dia adalah nenek dari Rein dan ingin bertemu dengan Rein tiba-tiba saja kepalaku terasa pusing dan aku tidak sadarkan diri lagi.'' ucap Yuni.


''Benarkah? apa betul Dia neneknya Rein?''


'' bukan dia bukan neneknya Rain, karena data yang asisten Ando berikan kepadaku, Ren itu bukan anak kandung dari orang tua yang meninggal saat kecelakaan itu, menurut warga di sekitar, anak itu selalu menangis dan memanggil-manggil mama mama, ketika mereka berdua keluar pada malam hari itu ke tempat semacam Club, pulang dengan mabuk,sehingga mereka kecelakaan dan meninggal'' ucap Kris.


''Benarkah berarti Rein ini di culik''


''Ya, tepat sekali, Ayah satu lagi aku minta tolong rumah ini dijaga perketat jangan biarkan Rein sendirian ayah, sepertinya ada yang mengincar Rein'' Ucap Kris.


''Sepertinya kita harus mencari tahu orang tuanya Rein yang sebenarnya'' ucap Tuan Andi. sekilas wajah Yuni menjadi sedih, mendengar apa yang di bicarakan oleh Kris dan ayahnya, Kris pun menyadari kalau Yuni sedang sedih, Dia memegang tangan Yuni yang mengunakan tangan sebelahnya dan mengusap pelan tangan Yuni.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2